Dibawah ini adalah petunjuk teknis pedoman kompetisi sains madrasah untuk mi, mts, dan ma tahun 2017.

Petunjuk Teknis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tahun 2017

https://tomatalikuang.blogspot.co.id
Anda bisa mendownloadnya disini.(pdf)


KATA PENGANTAR 

Bismillahirrahmanirrahim
Puji  syukur  kehadirat Allah SWT seraya mengucapkan alhamdulillahi rabbil „alamin buku Petunjuk Teknis (Juknis) Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2017 telah rampung disusun sebagai acuan penyelenggaraan KSM tahun 2017 yang insya Allah akan diselenggarakan di kota Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta. Kami juga bersyukur pada perhelatan KSM tahun 2016 di kota Pontianak Propinsi Kalimantan Barat telah sukses dilaksanakan. Sholawat salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan nabi besar Muhammad SAW juga kepada keluarganya, para sahabatnya dan umatnya hingga akhir zaman.
KSM tahun 2017 merupakan KSM yang keenam kalinya diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama. Program ini setiap tahun dilaksanakan dalam rangka terus mendorong siswa madrasah agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional dan spiritual berdasarkan nilai-nilai agama. Disisi lain agar madrasah dapat meningkatkan mutu pendidikan sains secara komprehensif melalui penumbuhkembangan budaya belajar, kreativitas, dan motivasi meraih prestasi terbaik dalam ridha Allah SWT dengan kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai Islam dalam mempelajari dan memahami sains.
Melanjutkan kebijakan penyelenggaraan KSM tahun 2016, pada tahun 2017 KSM terbuka bagi siswa madrasah maupun siswa sekolah. Demikian pula pada setiap materi kompetisi diberikan materi agama Islam.
Perpaduan sains dan al-Qur’an tidak bisa dilepaskan karena memang fakta ilmiah dalam al-Qur’an telah terbukti kebenarannya yang telah banyak ditemukan oleh para ilmuwan. Pendidikan madrasah mengarah bagaimana siswa dapat menemukan kebenaran al-Qur’an dari aspek sains dan teknologi.
 Selamat berkompetisi, raih prestasi untuk kehidupan yang lebih baik dan bermartabat. Mari kita sukseskan ajang KSM tahun 2017 dan ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak atas tersusunnya buku Petunjuk Teknis KSM tahun 2017.

Jakarta, 19 Januari 2017 
Direktur Jenderal Pendidikan Islam 

Ttd 

Prof. Dr. Phill. H. Kamaruddin Amin, MA 




PETUNJUK TEKNIS  
KOMPETISI SAINS MADRASAH (KSM) TAHUN 2017 

BAB I  PENDAHULUAN 


A. Latar Belakang 

  “…..maka berlomba-lombalah kamu dalam berbuat kebaikan”
(QS. Al-Baqoroh: 148) “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”
(QS. Al-Mujadalah : 11)
Dari Abdullah bin Mas‟ud r.a. Nabi Muhamad pernah bersabda :”Janganlah ingin seperti orang lain, kecuali seperti dua orang ini. Pertama orang yang diberi Allah kekayaan berlimpah dan ia membelanjakannya secara benar, kedua orang yang diberi Allah al- Hikmah dan ia berprilaku sesuai dengannya dan mengajarkannya kepada orang lain (HR Bukhari).
Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah mengantarkan umat manusia ke era kompetisi global di berbagai bidang kehidupan. Era kompetisi global   melahirkan tantangan pada berbagai aspek kehidupan umat manusia, tidak terkecuali pada bidang pendidikan. Pendidikan pada era ini harus mampu  mempersiapkan sumber daya manusia yang berkarakter kuat, jujur, kokoh, tahan uji, kompetitif, serta memiliki kemampuan yang handal di bidangnya. Realisasi pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kemampuan berpikir logis, kritis, sistematis, dan kreatif merupakan hal mutlak untuk dimiliki setiap peserta didik dalam menghadapi tantangan di era kompetisi global.
Kompetisi  Sains Madrasah  (KSM) diharapkan mampu memupuk motivasi siswa untuk terus mencintai dan bergairah mempelajari bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Setelah memiliki dan mengamalkan ajaran agama Islam yang kuat dan menjadi panutan bagi yang lainnya, sebagai anak bangsa yang baik dan berakhlakul karimah, diharapkan setiap siswa madrasah/sekolah mampu membangun bangsa khususnya di bidang IPTEK yang semakin hari semakin tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat saat ini.
Selain itu, kompetisi ini diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang berkarakter kuat, kokoh, tahan uji dan memiliki kemampuan yang handal dibidang nya dan mampu berkreasi memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari- hari. Pada kegiatan ini juga peserta dilatih dan dibiasakan untuk selalu meningkatkan daya nalar, kreativitas dan berpikir kritis serta mampu mengaplikasikannya dalam setiap langkah pengembangan ke depan. Oleh karena itu, Kompetisi Sains Madrasah merupakan salah satu wadah strategis untuk merealisasikan paradigma pendidikan di atas.

B. Dasar Pelaksanaan 

Dasar pelaksanaan kompetisi tersebut adalah:
1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4301);
3. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2016 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2017 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 240);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun Nomor 4496) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun  Nomor 5410);
5. Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2015 tentang Kementerian Agama;
6. Peraturan  Menteri  Pendidikan  Nasional  Nomor  22  Tahun  2006  Tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;
7. Peraturan  Menteri  Pendidikan  Nasional  Nomor  39  Tahun  2008  Tentang Pembinaan Kesiswaan;
8. Peraturan  Menteri  Agama  Nomor  42  Tahun  2016  Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama;
9. Peraturan Menteri Agama No. 13 Tahun 2012 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Kementerian Agama;
10. Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah sebagaimana telah diubah terakhir dengan PMA No. 60 Tahun 2015 Tentang Perubahan atas PMA No. 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah;

C. Tema Kompetisi Sains Madrasah 

“sehat, unggul, dan berdaya saing global”

D. Logo Kompetisi 


Makna Logo : 
Bulat Merah Putih
Tubuh dengan simbolik  : Olah pikir, kreatif, inovatif demi kejayaan bangsa dan negara
huruf M  : Siswa madrasah yang energik dan berprestasi
Tulisan Ilmu – Iman – Amal  : Keseimbangan antara ilmu, iman dan amal

E. Tujuan   

Secara umum Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2017 bertujuan untuk peningkatkan mutu pendidikan Sains di madrasah/sekolah secara komprehensif melalui penumbuhkembangan budaya belajar, kreativitas, dan motivasi meraih prestasi terbaik dalam ridha Allah SWT dengan kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai Islam dalam mempelajari dan memahami sains.

Secara khusus tujuan KSM tahun 2017 adalah sebagai berikut :
a. Menyediakan  wahana  bagi  siswa  Madrasah/sekolah  untuk  mengembangkan  bakat dan minat di bidang sains sehingga dapat menumbuhkan dan mencintai sains bagi siswa madrasah/sekolah.
b. Memotivasi siswa madrasah/sekolah agar selalu meningkatkan kemampuan  intelektual, emosional, dan spriritual berdasarkan nilai-nilai agama.
c. Menumbuhkembangkan budaya kompetitif yang sehat dikalangan siswa Madrasah/sekolah.
d. Memberikan kesempatan   yang   sama   bagi   siswa   madrasah/sekolah   dalam   belajar, berkreatifitas dan berprestasi.

F. Tanggal Pelaksanaan 

Kompetisi Sains Madrasah Tahun 2017 dilaksanakan pada tanggal 7 s.d.12 Agustus 2017.

G. Tempat Pelaksanaan
Tempat  Pelaksanaan  Kompetisi  Sains  Madrasah  Tahun  2017 dilaksanakan  di kota Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta.

H. Jadwal Pelaksanaan 

Lihat lampiran 1

I. Bidang Yang Dilombakan 


No  Madrasah Ibtidaiyah  Madrasah Tsanawiyah     Madrasah Aliyah 
Matematika + Agama Islam  Matematika+ Agama Islam  Matematika+ Agama Islam
IPA+ Agama Islam       Biologi+ Agama Islam      Biologi+ Agama Islam
                                       Fisika+ Agama Islam    Fisika+ Agama Islam
                                                                              Kimia+ Agama Islam
                                                                               Ekonomi+ Agama Islam
                                                                                   Geografi+ Agama Islam

J. Sasaran 

Peserta KSM adalah siswa dan siswi madrasah/sekolah tingkat MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA yang berasal dari seluruh provinsi Indonesia (34 provinsi) dan masih terdaftar sebagai siswa/i pada saat pelaksanaan KSM. Perwakilan tiap propinsi terdiri dari 1 siswa per mata pelajaran yang dilombakan untuk setiap tingkat MI/SD, MTs/SMP dan MA/SMA.

K. Hasil Yang Diharapkan 

a. Berkembangnya  bakat  dan  minat  di  bidang  sains  sehingga  dapat  berkreasi  dan mencintai sains.
b. Siswa madrasah/sekolah memiliki motivasi untuk selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan spriritual berdasarkan nilai-nilai agama sehingga menjadi yang terbaik dibidangnya.
c. Berkembangnya budaya kompetitif yang sehat dikalangan siswa madrasah/sekolah.
d. Terjaringnya bibit unggul dan berprestasi sebagai calon peserta ajang kompetisi tingkat Internasional.
e. Menghasilkan siswa-siswi terbaik disetiap bidang dan menjadi SDM yang mencintai bidang keilmuannya.


BAB II MEKANISME PENYELENGGARAAN 


A. Persyaratan Peserta 

Syarat dan Ketentuan peserta KSM adalah :
1. Siswa  yang  mengikuti  KSM  adalah  siswa  yang sah  dan terdaftar  secara  resmi di madrasah/sekolah, dibuktikan dengan kartu pelajar dan surat keterangan kepala madrasah/sekolah serta raport terakhir.
2. Siswa  Madrasah  Ibtidaiyah/Sekolah Dasar kelas  4,  5, dan 6, Madrasah  Tsanawiyah/Sekolah Menengah Pertama kelas 7, 8 dan 9, Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah Atas kelas 10, 11 dan 12 pada tahun pelajaran 2017/2018.
3. Siswa yang sudah pernah mendapatkan medali emas pada bidang dan jenjang tertentu tidak diperbolehkan untuk mengikuti KSM pada bidang dan jenjang yang sama.

B. Bentuk dan Tahapan Kegiatan Serta Materi Lomba 

Kegiatan KSM dilaksanakan di tingkat ma d r a s a h / sekolah, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional dengan mekanisme dan materi lomba sebagai berikut :

Tahap  Tingkat  Penyelenggara  Materi Uji  Tempat sekeksi
Tahap I  Madrasah  Masing-masing
Madrasah  Ditentukan  oleh madrasah  Masing-masing
Madrasah
Tahap II  Kabupaten/kota  Masing-masing
Kabupaten/
Kota   Materi tertulis yang disiapkan secara terpusat oleh  kemenag  Masing-masing
Kabupaten/
Kota
Tahap III  Provinsi  Masing-masing Provinsi bekerja sama dengan Perguruan Tinggi  Materi tertulis yang disiapkan secara terpusat oleh  kemenag pusat.  Masing-masing
Provinsi
Tahap IV  Nasional  Kemenag  Pusat bekerja sama dengan Perguruan
Tinggi  Materi tertulis dan eksperimen/ eksplorasi  Yogyakarta,
Daerah Istimewa
Yogyakarta



Pelaksanaan seleksi tingkat Provinsi dengan menggunakan materi tertulis yang disiapkan oleh pusat. Panitia daerah (Provinsi) menyampaikan alamat e-mail dan nama penghubung untuk penyampaian materi dan kunci jawaban materi uji.

Agar pelaksanaan seleksi pada tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi dengan menggunakan uji materi terpusat dapat berjalan objektif, diharapkan adanya kesepakatan waktu pelaksanaan seleksi secara serempak.

Pelaksanaan seleksi dan penilaian di tingkat kabupaten/kota dan provinsi hingga penetapan pemenang merupakan tanggung jawab kabupaten/kota.

Tingkat/Bidang studi  Hari pertama  Hari kedua
MI/SD
a. Matematika +
Agama Islam
b. IPA + Agama
Islam 
a. Tes tertulis (Teori Matematika dan Teori Agama Islam)
b. Tes tertulis (Teori IPA dan Teori Agama Islam
  a.
b.  Explorasi
Matematika
Experimen IPA
MTs/SMP
a. Matematika +
Agama Islam
b. Biologi +
Agama Islam
c. Fisika + Agama
Islam 
a. Tes tertulis (Teori Matematika dan Teori Agama Islam)
b. Tes tertulis (Teori Biologi dan
Teori Agama Islam)
c. Tes tertulis (Teori Fisika dan
Teori Agama Islam)  a.
b.
c.  Explorasi
Matematika
Experimen
Biologi
Experimen
Fisika
MA/SMA
a. Matematika +
Agama Islam
b. Biologi +
Agama Islam
c. Fisika + Agama
Islam
d. Kimia + Agama
Islam
e. Ekonomi +
Agama Islam
f. Geografi + agama Islam  a. Tes tertulis (Teori Matematika dan Teori Agama Islam)
b. Tes tertulis (Teori Biologi dan
Teori Agama Islam)
c. Tes tertulis (Teori Fisika dan
Teori Agama Islam)
d. Tes tertulis (Teori Kimia dan
Teori Agama Islam)
e. Tes tertulis (Teori Ekonomi dan
Agama Islam)
f. Tes tertulis (Teori Geografi dan
Teori Agama Islam  a.
b.
c.
d.
e.
f.  Explorasi
Matematika
Experimen
Biologi
Experimen
Fisika
Experimen
Kimia
Explorasi
Ekonomi
Explorasi
Geografi
 
C. Bentuk Tes
Tes KSM Tingkat Madrasah terdiri dari:
1. Tes Teori
Tes teori akan disesuaikan dengan silabus KSM yang mengacu pada standar silabus SD/MI, SMP/MTs, dan MA/SMA nasional. Untuk teori Agama Islam terdiri dari mapel Aqidah Akhlak, Qur’an Hadits, Fiqih dan Sejarah Kebudayaan Islam. KSM akan menguji tiga aspek, yakni:
1) Proses sains dan kemampuan berfikir
2) Konsep dan pengetahuan sains
3) Kemampuan dalam aplikasi sains dan teknologi

2.  Eksperimen/Eksplorasi
Eksperimen/Eksplorasi akan menguji kemampuan siswa/i dalam mendesain, menganalisis, memecahkan masalah, dan mengenali hubungan sebab akibat antara gejala/sebab akibat yang sifatnya lebih mengarah ke aspek praktikal.

D. Silabus Materi
Lihat lampiran 2

E. Hadiah dan Penghargaan
Hadiah  dan  penghargaan  diberikan  kepada  peserta  lomba  sebagai  apresiasi dan motivasi untuk meningkatkan kegiatan belajar dan kegiatan pendidikan lainnya di madrasah/sekolah. Hadiah untuk para pemenang tingkat kabupaten/kota dan tingkat provinsi pengaturannya diserahkan sepenuhnya kepada Satuan Kerja masing-masing sebagai penyelenggara sesuai dengan situasi dan kondisi. Para pemenang tingkat nasional akan diberikan hadiah medali dan uang penghargaan.

F. Peserta KSM Tingkat Nasional
Dalam penyelenggaraan KSM terbagi menjadi dua bagian peserta yaitu :
a. Peserta Madrasah
Adalah peserta dari madrasah pada umumnya dari semua jenjang; MI, MTs dan MA
b. Peserta Madrasah Aliyah Unggulan
Adalah peserta dari 20 Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia yaitu
1. MAN IC Serpong
2. MAN IC Gorontalo
3. MAN IC Jambi
4. MAN IC Aceh Timur
5. MAN IC OKI
6. MAN IC Siak
7. MAN IC Paser
8. MAN IC Kota Pekalongan
9. MAN IC Bangka Tengah
10. MAN IC Padang Pariaman
11. MAN IC Bengkulu
12. MAN IC Kota Batam
13. MAN IC Tanah Laut
14. MAN IC Sambas
15. MAN IC Kota Kendari
16. MAN IC Kota Palu
17. MAN IC Sorong
18. MAN IC Tapanuli Selatan
19. MAN IC Lombok Timur 20. MAN IC Maluku Utara;  dan 1 (satu) madrasah aliyah unggulan dari MAN III Malang Provinsi Jawa Timur.
Peserta KSM tingkat nasional adalah siswa yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi sebagai utusan peserta KSM Tingkat Nasional. Sementara untuk madrasah aliyah unggulan ditetapkan oleh masing-masing kepada madrasah aliyah unggulan.
Jumlah maksimal siswa sebagai utusan provinsi untuk seluruh mata lomba adalah 11 orang. Setiap mata lomba hanya dapat diwakili 1 orang. Untuk madrasah aliyah unggulan jumlah pesertanya adalah 6 orang.
Seluruh nama utusan peserta KSM  tingkat  nasional harus sudah dapat diterima oleh Panitia Pusat paling lambat 1 minggu sebelum pelaksanaan KSM tingkat nasional. Penetapan peserta KSM tingkat nasional ditetapkan oleh Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam.

G. Tim Pendamping Peserta KSM Tingkat Nasional
Tim pendamping peserta KSM adalah guru mata lomba yang dilombakan pada KSM Tingkat Nasional. Setiap provinsi dapat menunjuk 1 orang guru untuk setiap mata lomba. Total jumlah pendamping peserta KSM tingkat nasional setiap provinsi sebanyak maksimal 11 orang. Demikian juga untuk tim pendamping dari madrasah aliyah unggulan sehingga total pendamping peserta dari madrasah aliyah unggulan adalah 6 orang. Keterlibatan tim pendamping peserta KSM tingkat nasional pada saat penyelenggaraan KSM disesuaikan ketersediaan anggaran.
Tim pendamping peserta KSM ditetapkan melalui Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan sudah dapat diterima oleh Panitia Pusat paling lambat 1 bulan sebelum penyelenggaraan KSM tingkat nasional. Untuk tim pendamping madrasah aliyah unggulan ditetapkan oleh masing-masing kepada madrasah aliyah unggulan.



Tingkat  Jumlah Pendamping
Madrasah Ibtidaiyah  Madrasah Tsanawiyah  Madrasah Aliyah 
Matematika +
Agama Islam  Matematika +
Agama Islam  Matematika + Agama
Islam  1 orang setiap materi lomba pada setiap jenjang

IPA + Agama
Islam  Biologi +
Agama Islam  Biologi + Agama
Islam 
  Fisika + Agama
Islam  Fisika + Agama Islam 
  Kimia + Agama Islam 
Ekonomi + Agama
Islam 
Geografi + Agama
Islam 

H. Tim juri
Tim juri tingkat nasional adalah tim yang ditunjuk dan ditetapkan oleh Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam sedangkan Tim juri untuk tingkat kabupaten/kota dan provins ditunjuk dan ditetapkan oleh Keputusan Kepala Kementerian Agama Kabupaten/Kota atau Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.
Pembentukan juri harus mempertimbangkan kredibilitas, kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki.
Adapun kriteria umum juri adalah sebagai berikut :
1. Kompeten dalam bidang ilmu yang dilombakan.
2. Independen (tidak memiliki kepentingan dan tidak memihak kepada siapapun).
3. Adil, jujur dan profesional.

I. Pembiayaan
Seluruh biaya pelaksanaan KSM  baik tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional dibiayai oleh APBN pusat dan daerah serta sumber lain sesuai peraturan yang berlaku.
 
 
 
 
 
 
 
 

BAB III
MEKANISME TAHAP PELAKSANAAN

A. Tahap I : Pelaksanaan Seleksi Tingkat Madrasah
Pelaksanaan seleksi tingkat madrasah/sekolah dimaksudkan untuk menentukan wakil siswa sebagai peserta KSM tingkat kabupaten/kota. Mekanisme penyeleksian sepenuhnya menjadi wewenang masing-masing madrasah/sekolah. Adapun mekanisme yang dapat dilakukan oleh madrasah/sekolah melalui dua cara yaitu:
1. Penunjukan berdasarkan persyaratan administratif dengan melihat track record prestasi peserta selama dalam proses pembelajaran di madrasah/sekolah;
2. Memberikan peluang kepada semua siswa yang berminat dan memenuhi persyaratan untuk diseleksi. Jumlah peserta yang dapat diikutsertakan untuk kegiatan seleksi tingkat kabupaten/kota berjumlah 1 orang untuk per bidang studi.

B. Tahap II : Pelaksanaan Kegiatan Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota
Kegiatan KSM tingkat kabupaten/kota merupakan proses seleksi untuk setiap perwakilan MI,SD, MTs,SMP, dan MA, SMA/K negeri atau swasta di kabupaten/kota tersebut. Madrasah/sekolah mengirimkan 1 (satu) peserta lomba tiap bidang studi dari hasil seleksi tingkat madrasah/sekolah. Mereka akan diseleksi untuk menentukan wakil dari kabupaten/kota yang akan mengikuti seleksi KSM tingkat provinsi. Pelaksanaan koreksi dilakukan oleh panitia tingkat kabupaten/kota dan hasil seleksi tingkat kabupaten/kota dilaporkan kepada panitia tingkat provinsi. Dalam rangka menjaga objektivitas pelaksanaan KSM  diharapkan panitia tingkat daerah menjalin  kerja sama dengan institusi pendidikan/lembaga pendidikan di wilayah masing-masing. Adapun mekanisme penyelenggaraan kerjasama tersebut berkoordinasi dengan Panitia tingkat Provinsi.

C. Tahap III : Pelaksanaan Seleksi Tingkat Provinsi
Peserta tingkat provinsi ditentukan berdasarkan perwakilan kabupaten/kota. Rangking provinsi ditentukan berdasarkan hasil tertinggi dalam uji materi di tingkat provinsi. Soal seleksi untuk tingkat provinsi disiapkan oleh Direktorat Pendidikan Madrasah Dirketorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, diserahkan oleh panitia pusat kepada panitia provinsi pada saat pelaksanaan seleksi tingkat provinsi. Kegiatan seleksi dilaksanakan oleh panitia tingkat provinsi. Koreksi hasil seleksi tingkat provinsi dapat dilaksanakan oleh Panitia Provinsi mengacu kepada kunci jawaban yang diberikan oleh Panitia Pusat. Satu (1) Peserta dengan nilai tertinggi akan mewakili provinsi. Panitia KSM provinsi dapat menyampaikan pemberitahuan kepada panitia KSM pusat bila pelaksanaan seleksi tingkat provinsi menggunakan instrumen tes tersendiri (tidak menggunakan instrumen tes terpusat).  Siswa yang telah ditetapkan sebagai calon wakil peserta pada seleksi tingkat nasional dapat mengikuti pelaksanaan tes terpusat tingkat provinsi sebagai benchmark pelaksanaan KSM tahun 2017.

D. Tahap IV : Lomba Tingkat Nasional
Peserta  tingkat  nasional  merupakan  para  utusan  juara  1  di  tingkat  propinsi.  Para peserta ini akan berkompetisi untuk memperebutkan medali dan penghargaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
E. Tahapan Madrasah Aliyah Unggulan
Adapun pelaksanaan seleksi tingkat madrasah aliyah unggulan dimaksudkan untuk menentukan wakil siswa sebagai peserta KSM tingkat madrasah aliyah unggulan. Mekanisme penyeleksian sepenuhnya menjadi wewenang masing-masing madrasah aliyah unggulan. Adapun mekanisme yang dapat dilakukan oleh madrasah aliyah unggulan melalui dua cara yaitu:
1. Penunjukan berdasarkan persyaratan administratif dengan melihat track record prestasi peserta selama dalam proses pembelajaran di madrasah aliyah unggulan;
2. Memberikan peluang kepada semua siswa yang berminat dan memenuhi persyaratan untuk diseleksi.

BAB IV
ORGANISASI, TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB

A. Panitia Seleksi Tingkat Madrasah

1. Unsur kepanitiaan
kepala madrasah/sekolah,
guru mata pelajaran,

2. Tugas dan tanggung jawab panitia seleksi tingkat madrasah/sekolah adalah :
a. merencanakan dan menyeleksi peserta lomba tingkat madrasah/sekolah,
b. menyosialisasikan penyelenggaraan lomba,
c. mendaftarkan nama-nama peserta yang berminat mengikuti kegiatan seleksi tersebut,
d. menyiapkan perangkat soal tes seleksi, pengawas, dan ruangan,
e. menetapkan peserta yang mewakili madrasah/sekolah melalui surat keterangan kepala madrasah/sekolah,
f. menetapkan  1  orang  guru  pendamping  perbidang,  yang  mendampingi  siswa dalam kegiatan seleksi tingkat kabupaten/kota,
g. melaporkan peserta wakil madrasah/sekolah dan guru pendamping kepada panitia tingkat kabupaten/kota secara tertulis.

B. Panitia Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota
1. Unsur kepanitiaan
Kepala seksi kesiswaaan membentuk Panitia Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota yang terdiri dari unsur-unsur:
a. Seksi Pendidikan Madrasah/Pendis/TOS Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota
b. Musyawarah KKM (MI, MTs, dan MA tingkat kabupaten/kota
c. Lembaga pendidikan (jika diperlukan)

2. Tugas dan tanggung jawab :
a. Menyosialisasikan penyelenggaraan KSM,
b. Menyiapkan surat-surat dan keperluan lain yang terkait dengan penyelenggaraan,
c. Menyiapkan administrasi lain yang diperlukan,
d. Melakukan supervisi pelaksanaan seleksi di madrasah/sekolah,
e. Mempersiapkan petugas kabupaten/kota yang bertugas memonitor pelaksanaan seleksi di madrasah/sekolah,
f. Merencanakan dan menyeleksi peserta lomba tingkat kabupaten/kota,
g. Menetapkan dan menyiapkan tempat penyelenggaraan KSM tingkat kabupaten/kota,
h. Menerima soal tingkat kabupaten/kota dari panitia pusat melalui panitia provinsi untuk digandakan,
i. Menetapkan pengawas pelaksanaan seleksi tingkat kabupaten/kota,
j. Menetapkan  1  orang  guru  pendamping,  untuk  mendampingi  peserta  dalam kegiatan seleksi tingkat provinsi untuk setiap kelompok mata lomba. Keterlibatan pada seleksi tingkat provinsi disesuaikan kemampuan anggaran.
k. Menyerahkan hasil seleksi berupa identitas pemenang dan nilai hasil seleksi untuk diserahkan  kepada  panitia  KSM  tingkat  provinsi,  paling  lambat  10  hari  kerja setelah pelaksanaan
l. Menyampaikan laporan pelaksanaan seleksi kabupaten/kota kepada Panitia KSM provinsi.

C. Panitia Seleksi Tingkat Provinsi
1. Unsur kepanitiaan
a. Bidang Pendidikan Madrasah/Pendis/TOS Kanwil Kementerian Agama Provinsi
b. Musyawarah KKM (MI, MTs, dan MA) tingkat provinsi
c. Lembaga pendidikan (jika diperlukan)
2. Tugas dan tanggung jawab:
a. Menyosialisasikan penyelenggaraan KSM
b. Menyiapkan surat-surat dan keperluan lain yang terkait dengan penyelenggaraan
c. Menyiapkan administrasi yang diperlukan
d. Memberikan coaching/pembekalan kepada panitia kabupaten/kota
e. Melakukan supervisi pelaksanaan seleksi di kabupaten/kota
f. Menyiapkan  petugas provinsi  yang bertugas  memonitor  pelaksanaan  seleksi  di kabupaten/kota
g. Membentuk tim pemeriksa dan melakukan koreksi hasil seleksi tingkat kab/kota,
h. Dapat melaksanakan kerjasama dengan lembaga pendidikan tinggi setempat dalam menyelenggarakan seleksi tingkat kabupaten/Kota dan Provinsi
i. Melakukan supervisi pemeriksaan hasil seleksi tingkat kabupaten/kota
j. Merencanakan dan menyeleksi peserta lomba tingkat provinsi
k. Menetapkan dan menyiapkan tempat penyelenggaraan KSM tingkat provinsi
l. Menerima soal dan lembar jawaban tingkat kabupaten/kota dan soal tingkat provinsi dari panitia pusat
m. Mengoreksi lembar jawaban peserta tingkat kabupaten/kota dan menyampaikan hasil koreksi kepada panitia KSM tingkat kabupaten/kota
n. Menetapkan pengawas pelaksanaan seleksi tingkat provinsi
o. Menetapkan 1 orang guru pendamping untuk mendampingi peserta dalam kegiatan seleksi tingkat nasional untuk setiap kelompok mata lomba. Keterlibatan pada seleksi tingkat provinsi disesuaikan kemampuan anggaran
p. Menyerahkan hasil seleksi berupa identitas pemenang dan nilai hasil seleksi untuk  diserahkan kepada panitia KSM tingkat nasional, paling lambat 10 hari kerja setelah pelaksanaan
q. Menyampaikan laporan pelaksanaan seleksi provinsi kepada Panitia KSM pusat.

D. Panitia Lomba Tingkat Nasional
1. Unsur kepanitiaan
a. Direktorat Jenderal  Pendidikan Islam dan unsur terkait
b. Bidang Pendidikan Madrasah/Pendis/TOS Kanwil Kementerian Agama Provinsi,
c. Pemerintah daerah tuan rumahUntuk menjalankan tugas kepanitiaan sehari-hari, Direktur Pendidikan Madrasah membentuk Panitia Seleksi KSM Tingkat Nasional yang bersifat internal, tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
a. Menyosialisasikan KSM ke seluruh Indonesia melalui berbagai media seperti: leaflet, poster, iklan media cetak dan elektronik serta berbagai forum pertemuan, atau sesuai situasi dan kondisi,
b. Merencanakan dan menyelenggarakan KSM,
c. Menyiapkan surat-surat dan keperluan administrasi untuk terselenggaranya kegiatan,
d. Bekerja sama dengan instansi yang terkait, termasuk bidang kesehatan
e. Menyiapkan pembentukan panitia penyelenggara melalui surat keputusan,
f. Menyiapkan bentuk dan jenis lomba
g. Menyiapkan dewan juri
h. Menyiapkan surat keputusan penyelenggaraan
i. Mengolah hasil dan menetapkan pemenang tingkat nasional

E. Soal Seleksi/Lomba
Soal seleksi/lomba setiap tingkat (provinsi dan nasional) dibuat oleh tim yang ditunjuk oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Tim pembuat soal adalah tim juri yang memenuhi kriteria.

F. Tata Tertib Pelaksanaan
Tata tertib secara umum
1. Ketentuan umum
a. Pendaftaran peserta
Setibanya di tempat kegiatan, peserta mendaftarkan diri kepada panitia dan menyerahkan
dokumen administrasi yang disyaratkan.
b. Seluruh peserta akan menerima tanda peserta dan wajib selalu menggunakannya dalam rangkaian kegiatan KSM.
c. Seluruh  peserta  membawa  pakaian  seragam  sekolah  masing-masing  dan memakainya bila diminta panitia pada waktu yang ditentukan.
d. Akomodasi dan konsumsi
Ketentuan akomodasi dan konsumsi merujuk pada ketentuan yang diperlukan. e) Lain-lain
1) Bagi yang tidak berkepetingan dilarang memasuki ruang ujian peserta KSM.
2) Diharapkan seluruh peserta selalu dalam keadaan sehat/menjaga kesehatan. Namun, apabila sakit dan memerlukan dokter dapat menghubungi panitia.
3) Berpartisipasi   aktif  dalam  menjaga  keamanan  dan  kenyamanan  serta ketertiban pelaksanaan KSM.
4) Hal lainnya dapat merujuk pada Petunjuk Teknis Pelaksanaan KSM.

f)  Kewajiban peserta (siswa dan pendamping) dan panitia Semua peserta diwajibkan :
1) Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dijadwalkan panitia,
2) Hadir di ruang seleksi/pertemuan 30 menit sebelum acara dimulai,
3) Menandatangani daftar hadir yang disediakan panitia,
4) Tidak diperkenankan meninggalkan tempat kegiatan selama kegiatan berlangsung
5) Tidak diperkenankan mengakhiri kegiatan lebih awal,
6) Berpakaian   rapi,   bersepatu,   dan   memakai   tanda   pengenal   yang   telah disediakan,
7) Menjaga ketertiban bersama selama kegiatan berlangsung.

Semua pendamping diwajibkan :
1) Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dijadwalkan panitia, yakni :
a) Mengikuti technical meeting tentang pelaksanaan dan peraturan KSM
b) Menghadiri acara pembahasan tes teori bidang studi. Pembahasan tes teori adalah penjelasan tentang soal yang dikompetisikan beserta rubrik penilaiannya. Pelaksanaan pembahasan tes teori adalah setelah siswa melakukan tes teori. Tujuan kegiatan ini adalah adanya pemahaman tentang tipe soal dan pembahasannya.
c) Menghadiri marking scheme Experimen/Explorasi. Marking scheme adalah penjelasan  tentang experimen/explorasi beserta pemaparan rubrik penilaiannya. Pelaksanaan marking scheme adalah setelah siswa melakukan experimen/eksplorasi.
d) Menghadiri moderasi. Moderasi adalah pertemuan antara juri dan pendamping, dimana pendamping diberi kesempatan untuk mengonfirmasi hasil penilaian juri dengan hasil penilaian yang dilakukan oleh pendamping. Pendamping akan mendapatkan salinan hasil tes siswa setelah pelaksanaan tes berakhir. Tujuan dari moderasi adalah untuk menjamin fairness tentang penilaian. Moderasi hanya diperuntukkan untuk tes teori tidak termasuk test eksperimen/explorasi.
e) Waktu moderasi ditentukan oleh juri dan apabila pendamping tidak bisa mengikuti   moderasi, maka pihak pendamping dianggap sudah setuju dengan hasil penilaian pihak juri.

2) Hadir di ruang seleksi/pertemuan 30 menit sebelum acara dimulai,
3) Menandatangani daftar hadir yang disediakan panitia,
4) Tidak diperkenankan meninggalkan tempat kegiatan selama kegiatan berlangsung
5) Tidak diperkenankan mengakhiri kegiatan lebih awal,
6) Berpakaian rapi, bersepatu, dan memakai tanda pengenal yang telah disediakan 7) Menjaga ketertiban bersama selama kegiatan berlangsung.

Semua panitia diwajibkan :
1) Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dijadwalkan panitia, 2) Melancarkan seluruh kegiatan,
3) Melayani keperluan peserta yang berhubungan dengan kegiatan,
4) Tidak diperkenankan meninggalkan tempat kegiatan selama kegiatan berlangsung,
5) Berpakaian rapi, bersepatu, dan memakai tanda pengenal yang telah disediakan, 6) Menjaga ketertiban bersama selama kegiatan berlangsung.
2. Tata tertib bagi peserta saat ujian
a. Peserta dimohon hadir 30 menit sebelum pelaksanaan ujian dimulai.
b. Peserta menempati tempat duduk yang telah disediakan sesuai dengan pengaturan tempat duduk yang ditetapkan panitia.
c. Peserta yang datang terlambat ditempat tes, diperkenankan mengikuti tes setelah mendapat izin dari panitia/pengawas tanpa ada penambahan waktu (sesuai jadwal yang berlaku).
d. Peserta  dipersilahkan  membawa  alat  tulis  sendiri  (misalnya  ballpoint,  pensil,
e. penghapus), kecuali kertas yang akan disediakan panitia. Tidak diperkenankan saling pinjam alat tulis.
f. Peserta tidak diperkenankan menggunakan buku catatan, kamus matematika atau kamus
mata pelajaran yang lain, kalkulator, tabel, handphone, atau alat elektronik lain yang dapat digunakan untuk menghitung atau menyimpan data kecuali terdapat ketentuan lain yang memperbolehkan.
g. Peserta mengisi dan menandatangani daftar hadir yang telah disediakan.
h. Setiap peserta akan menerima satu set soal, lembar jawaban dan kertas buram.
i. Peserta  tidak  diperkenankan  mengerjakan  soal  sebelum  ada  perintah  dari pengawas. Semua peserta memulai dan mengakhiri ujian bersama-sama.
j. Sebelum  mendapatkan  perintah  untuk  mengerjakan  soal,  peserta  memeriksa kelengkapan halaman lembar soal, mulai dari halaman pertama sampai akhir dan mengerjakannya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
k. Selama tes berlangsung, jika ada hal–hal yang tidak jelas atau kurang lengkap, Peserta dapat menghubungi pengawas dengan mengangkat tangan (jangan meninggalkan tempat duduk).
l. Peserta  yang melakukan kecurangan akan dinyatakan gagal dalam tes yang bersangkutan.
m. Kesalahan pelaksanaan ekseperimen/eksplorasi karena kecerobohan peserta sehingga   alat/bahan rusak menjadi tanggung jawab peserta dan tidak memperoleh penggantian.
n. Selama tes berlangsung, peserta dilarang meninggalkan ruangan. Jika akan buang air (ke kamar kecil/ toilet) harus minta izin pengawas
o. Setelah mengerjakan soal, peserta tidak boleh meninggalkan ruangan sebelum dipersilahkan pengawas.
p. Peserta tidak diperkenankan melakukan kegiatan yang dapat merugikan peserta lain.   Apabila   melakukan   tindakan   yang   merugikan   peserta   lain,   ia   dapat dikeluarkan yang berarti gagal mengikuti tes tersebut.
q. Naskah soal dan jawaban tidak boleh dibawa pulang oleh peserta.
r. Perangkat eletronik seperti handphone dan lain-lain yang akan menimbulkan suara dan dapat mengganggu ujian, tidak diperkenankan dibawa masuk ke ruang ujian.










BAB V
EVALUASI DAN PELAPORAN

Evaluasi bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan program kegiatan, kendala dan upaya penanggulangannya. Hasil evaluasi akan dipakai untuk menyempurnakan program berikutnya agar penyelenggaraannya berlangsung lebih baik. Evaluasi meliputi tahap persiapan dan pelaksanaan, telaah materi uji, pemetaan kompetensi siswa.

Setelah semua kegiatan KSM dilaksanakan, agar disusun laporan penyelenggaraan mulai dari tahap persiapan dan pelaksanaan .


























BAB VI
PENUTUP

Demikian buku PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN KOMPETISI SAINS MADRASAH (KSM) ini disusun. Dengan harapan semoga menjadi acuan bagi kesuksesan penyelenggaraan KSM baik di tingkat madrasah, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi dan tingkat nasional.



Direktur Jenderal Pendidikan Islam

            Ttd

Prof. Dr. Phill. H. Kamaruddin Amin, MA  
Lampiran 1
JADWAL ACARA
KOMPETISI SAINS MADRASAH TINGKAT NASIONAL TAHUN 2017
Yogyakarta, 7 – 12 Agustus 2017

A. Jadwal Siswa Peserta Kompetisi Sains Madrasah

No.  Hari/ Tanggal  Waktu  Acara  Keterangan
1


  Senin , 7
Agustus
2017  09.00 - 18.00
  18.00 - 19.00
19.00 - 22.00    Persiapan dan Pendaftaran
Makan Malam
Upacara Pembukaan  Panitia


  Panitia
2   Selasa, 8
Agustus
2017   06.00 - 07.30
09.00 - 10.00


  10.00 - 11.00


   Makan Pagi 
Workshop Motivasi

 Technical meeting

 
Panitia


Ketua juri per bidang Studi
Panitia
Pendamping
Rabu, 9
Agustus
2016  06.00 - 07.30
08.00 - 09.30



10.00 - 12.00

  12.00 - 14.00
14.00 - 16.00
18.00 - 20.00  Makan Pagi
Tes Teori per bidang studi


Tes Teori  Agama Islam per bidang studi

Makan Siang
Belajar Kelompok
Makan Malam   Panitia
Juri per bidang
Studi


Juri per bidang
Studi
Panitia
Pendamping
Panitia
Kamis, 10
Agustus
2017  06.00 - 07.30
08.00 - 11.00

  12.00 - 14.00
14.00 - 16.00
18.00 - 20.00
  Makan Pagi
Explorasi  Matematika, Ekonomi dan
Geografi, Experimen Fisika, Kimia, Biologi
Makan Siang
Acara Bebas
Makan Malam
  Panitia Ketua juri per
bidang studi

Panitia
Pendamping
Panitia
Jum’at, 11
Agustus
2017  06.00 - 07.30 08.00 - 12.00 12.00 - 14.00 14.00 - 16.00 18.00 - 20.00
20.00 - 22.00  Makan Pagi
Bebas
Makan Siang
Bebas
Makan Malam
Upacara Penutupan  Panitia
Pendamping

Panitia

Panitia
Panitia

Sabtu, 12
Agustus
2017  06.00 - 07.30 08.00 - 10.00
10.00 - 12.00
  Makan Pagi
Penyelesaian Administrasi
Check out  Panitia

B. Jadwal Pendamping Peserta Kompetisi Sains Madrasah

No.  Hari/ Tanggal  Waktu  Acara  Keterangan
1


  Senin , 7
Agustus
2017  09.00 - 18.00
  18.00 - 19.00
19.00 - 22.00    Persiapan dan Pendaftaran
Makan Malam
Upacara Pembukaan  Panitia


  Panitia

Selasa, 8
Agustus
2017   06.00 - 07.30
09.00 - 10.00


  10.00 - 11.00


   Makan Pagi 
Workshop Motivasi

 Technical meeting

 

Panitia


Ketua juri per bidang Studi
Panitia
Pendamping
Rabu, 9
Agustus
2016  06.00 - 07.30
08.30 - 09.30

10.00 – 12.00
12.00 – 14.00
14.00 – 16.00
18.00 – 20.00  Makan Pagi
Pembahasan Teori per bidang studi

Pembahasan Teori Agama Islam
Makan Siang
Belajar Kelompok
Makan Malam   Panitia
  Juri per bidang studi, dan Pendamping

Juri dan pendamping
  Panitia
Pendamping
4    Kamis, 10
Agustus
2017  06.00 -  07.30
10.00 – 11.00


12.00 – 14.00
14.00 – 16.00
18.00 – 20.00  Makan Pagi
Pembahasan Experimen/eksplorasi per bidang studi

Makan Siang
Acara Bebas
Makan Malam  Panitia Ketua juri per bidang studi dan pendamping

Panitia



Jum’at, 11
Agustus
2017 
06.00 - 07.30 08.00 - 12.00 12.00 - 14.00 14.00 - 16.00 18.00 - 20.00
20.00 - 22.00 
Makan Pagi
Bebas
Makan Siang
Bebas
Makan Malam
Upacara Penutupan  Panitia
Pendamping

Panitia

Panitia
Panitia

Sabtu, 12
Agustus
2016  06.00 - 07.30 08.00 - 10.00
10.00 - 12.00
  Makan Pagi
Penyelesaian Administrasi
Check out  Panitia



C. Jadwal  Juri  Kompetisi Sains Madrasah

No.  Hari/
Tanggal  Waktu  Acara   Keterangan
1


  Senin , 7
Agustus
2017  09.00 - 18.00
  18.00 - 19.00
19.00 - 22.00    Persiapan dan Pendaftaran
Makan Malam
Upacara Pembukaan  Panitia


  Panitia

Selasa, 8
Agustus
2017   06.00 - 07.30
09.00 - 10.00


  10.00 - 11.00


   Makan Pagi 
Workshop Motivasi

 Technical meeting

 

Panitia


Ketua juri per bidang Studi
Panitia
Pendamping
Rabu, 9
Agustus
2016  07.00 - 08.30
08.30 -09.30

11.00 - 12.00
12.00 - 14.00
14.00 - 17.00  Makan Pagi
Pembahasan Teori per bidang studi
Pembahasan Teori Agama Islam
Makan Siang
Pemeriksaan Hasil Tes
Pemeriksaan hasil   Panitia Ketua juri per bidang studi
Kamis, 10
Agustus
2017  07.00 - 08.30
10.00 - 11.00


12.00 - 14.00
14.00 - 17.00
18.00 - 19.30
19.30 - 21.00  Makan Pagi
Pembahasan
Experiment/Eksplorasi per bidang studi
Makan Siang
Pemeriksaan Hasil Tes
Makan Malam
Moderasi Teori per bidang studi dan Teori
Agama Islam 
Ketua juri per bidang studi
Jum’at, 11
Agustus
2017  07.00 - 08.30
18.30 - 12.00
18.00 - 19.30
19.30 - 22.00  Makan Pagi
Rapat Keputusan Juara
Makan Malam
Penutupan  Panitia

Sabtu, 12
Agustus 2016  06.00 - 07.30
08.00 - 10.00
  10.00 - 12.00  Makan Pagi
Penyelesaian Administrasi
Check out  Panitia

D. Jadwal  Acara Pembukaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM)


SUSUNAN ACARA PEMBUKAAN
KOMPETISI SAINS MADRASAH (KSM)
TAHUN 2017


Waktu   Kegiatan  Petugas
19.20 – 20.20  Defile  Peserta
20.20 – 20.23  Pembukaan  MC
20.23 – 20.27  Pembacaan Ayat Suci Al Quran  Pemenang MTq
20.27 – 20.32  Lagu Kebangsaan Indonesia Raya  Siswa Madrasah
20.27 – 20.32  Lagu Mars Madrasah dan Hymne Madrasah  Paduan Suara MAN 1 Yogya
20.32 – 20.37  Laporan Ketua Penyelenggara   Dirjen Pendidikan Islam
20.37 – 20.44  Ucapan Selamat Datang  Gubernur DI Yogyakarta
20.44 – 21.10   Tarian Kolosal  Siswa Madrasah
21.10 – 21.20  Sambutan Nenteri Agama sekaligus
Membuka Acara Secara Resmi  Menteri Agama RI
21.20 – 21.23  Pembacaan Do’a  Kakanwil Kemenag
DI Yogyakarta
21.23 – 21.25  Penutup  MC
21.25 – 22.30  Pertunjukan Seni  Siswa Madrasah








 
E.   Jadwal  Acara Penutupan Kompetisi Sains Madrasah (KSM)

SUSUNAN ACARA PENUTUPAN
KOMPETISI SAINS MADRASAH (KSM)
TAHUN 2017

Waktu   Kegiatan  Petugas
19.00 – 19.30  Flash News  MC
19.30 – 19.35  Pembukaan  MC
19.35 – 19.40  Pembacaan Ayat Suci AlQuran  Siswa Madrasah
19.40 – 19.45  Lagu Kebangsaan Indonesia Raya   Paduan Suara Siswa Madrasah
19.45 – 19.55  Lagu Mars Madrasah dan Hymne Madrasah  Paduan Suara Siswa Madrasah
19.55 – 20.05  Laporan Ketua Penyelenggara   Dirjen Pendidikan Islam
20.05 – 20.20  Pertunjukan Siswa Madrasah  Siswa Madrasah
20.20 – 21.20   Penyerahan Medali Kompetisi Sains
Madrasah  
21.20 – 21.35  Pertunjukan Siswa Madrasah  Siswa Madrasah
21.35 – 21.50  Arahan Menteri Agama Sekaligus Menutup   Sekjen
21.50  – 21.55   Pembacaan Do’a  Kakanwil Kemenag
DI Yogyakarta
21.55 – 22.00  Penutup  MC


Lampiran 2 SILABUS MATERI
I. TINGKAT MADRASAH IBTIDAIYAH
Ketrampilan Sains Umum
1. Observasi
2. Mengukur
3. Mengklasifikasi
4. Menentukan hubungan (relationship)
5. Menghitung (Kalkulasi)
6. Presentasi data: Grafik, Tabel, Diagram, Foto
7. Prediksi/proyeksi
8. Memformulasi hipotesis
9. Menentukan variable dan kontrol
10. Eksperimenasi: Desain, melakukan eksperimen, merekam data, Intepretasi hasil dan mengambil kesimpulan

MATEMATIKA
1. Aritmatika: bilangan bulat, bilangan rasional dan representasinya (pecahan, desimal dan persentase), pemfaktoran bilangan, dan faktor persekutuan terbesar, kelipatan persekutuan terkecil, pengurutan bilangan, rasio dan perbandingan.
2. Geometri: sudut dan ukurannya, luas dan keliling, segi tiga, segi empat, jajaran genjang, trapesium, lingkaran, kubus, prisma dan limas, simetri, pencerminan dan rotasi, kemiripan dan proporsi/bagian.
3. Data dan pengukuran: representasi data, rata-rata, median dan modus.

SCIENCE/ILMU PENGETAHUAN ALAM
1. Keterampilan sains dan metodologi, kesehatan umum (gizi, penyakit umum dan bagaimana mencegahnya).
2. Permasalahan  lingkungan  umum  (deforestasi/penggundulan  hutan,  pengelolaan sumber daya alam, polusi, air dan siklus karbon, dll).
3. Dasar ekologi (habitat, interaksi, rantai makanan dan jaring makanan, ekosistem populasi, siklus hidup dll).
4. Fisiologi (fotosintesis dan respirasi).
5. Perkembangan teknologi terkini (seperti: organisme yang direkayasa secara genetik (GMO:Genetically Modified Organism), biotek, biofuel, satelit, dll).
6. Anatomi dan fungsi tubuh manusia (kerangka dan sistem gerak, sistem penciuman, sistem pendengaran, mulut, mata, peredaran darah, sistem pencernaan, kulit, sistem pernapasan) serta penyakit-penyakita dan masalah-masalahnya
7. Mengelompokkan   organisme   berdasarkan   pada   makanan   mereka,   anatomi, sistematika, sistem reproduksi dan habitatnya.
8. Nama-nama spesies yang sangat umum atau yang hampir punah.
9. Mekanika (gerak benda, cairan statis, dan gas)
10. Sistem tata surya (anggota tata surya, rotasi bumi dan bulan, bumi dan gerhana bulan)
11. Planet bumi (struktur, permukaan, proses terbentuknya bumi, siklus air, sumber daya alam terbarukan, iklim, musim, gravitasi, angin)
12. Kelistrikan dan kemagnetan (aplikasi, model)
13. Materi (sifat-sifat, perubahan fasa (padat / cair / gas), perubahan fisis, kimiawi dan biologis)
14. Sifat-sifat termal/panas (suhu, termometer, energi, konduksi, konveksi,radiasi)
15. Cahaya (sifat-sifat, penglihatan, warna)
16. Gaya (perubahan bentuk materi, magnet, gravitasi, gaya gesek)
17. Energi   dan   perubahan   energi   (kinetik,   potensial,   panas,   suara,   terbarukan, kekekalan energi)

B. TINGKAT MADRASAH TSANAWIYAH
Ketrampilan Sains Umum
1. Observasi
2. Mengukur
3. Mengklasifikasi
4. Menentukan hubungan (relationship)
5. Menghitung (Kalkulasi)
6. Presentasi data: Grafik, Tabel, Diagram, Foto
7. Prediksi/proyeksi
8. Memformulasi hipotesis
9. Menentukan variable dan kontrol
10. Eksperimenasi: Desain, melakukan eksperimen, merekam data, Intepretasi hasil dan mengambil kesimpulan.









MATEMATIKA
I. Seleksi Tingkat Kabupaten

No  Materi Pokok  Deskripsi
Teori Bilangan   Sifat-sifat operasi pada himpunan bilangan bulat.
 Pembagian bersisa.
 Sifat-sifat operasi pada himpunan bilangan rasional.
 Sifat-sifat operasi pada himpunan bilangan real. o klasifikasi bilangan (bulat, pecahan, irrasional)
o merasionalkan bentuk akar
 FPB dan KPK
Aljabar   Himpunan o himpunan bagian o operasi dua himpunan  Fungsi o pengertian fungsi
o sifat-sifat fungsi secara umum  Perbandingan o perbandingan senilai o perbandingan berbalik nilai
 Faktorisasi suku aljabar o bentuk (a  b) n
o bentuk a 2    b2    (a  b)(a  b)
 Persamaan garis lurus
 Pertidaksamaan linier satu variabel
 Sistem persamaan linier dua variabel
Geometri    Bangun datar o segi-n dan lingkaran
o garis tinggi dan garis berat segitiga o titik berat segitiga   Bangun ruang o volum tabung, kerucut, dan bola o volum tabung terpancung dan kerucut terpancung.
o luas selimut tabung, kerucut, dan bola.
o luas selimut tabung terpancung dan kerucut terpancung.
 Dalil Pythagoras

Kapita  Selekta   Penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari

II. Seleksi Tingkat Propinsi
No  Materi Pokok  Deskripsi
Teori Bilangan   Sifat-sifat operasi pada himpunan bilangan bulat.
 Pembagian bersisa.
 Sifat-sifat operasi pada himpunan bilangan rasional.
 Sifat-sifat operasi pada himpunan bilangan real. o klasifikasi bilangan (bulat, pecahan, irrasional)
o merasionalkan bentuk akar
 FPB dan KPK
Aljabar   Himpunan o  himpunan bagian o  operasi dua himpunan  Fungsi o  pengertian fungsi
sifat-sifat fungsi secara umum  Perbandingan o  perbandingan senilai o  perbandingan berbalik nilai   Faktorisasi suku aljabar  n o  bentuk (a  b)
2  2  o bentuk a  b (a  b)(a  b)
 Persamaan garis lurus
 Pertidaksamaan linier satu variabel
 Sistem persamaan linier dua variabel
 Eksponen dan logaritma
 Pola bilangan
 Persamaan kuadrat
Geometri    Bangun datar o segi-n dan lingkaran
o garis tinggi dan garis berat segitiga o titik berat segitiga
  Bangun ruang o volum tabung, kerucut, dan bola o volum tabung terpancung dan kerucut terpancung.
o luas selimut tabung, kerucut, dan bola.
o luas selimut tabung terpancung dan kerucut terpancung.
 Dalil Pythagoras
 Trigonometri
         (penggunaan konsep-konsep)
Peluang dan Statistika   Peluang kejadian  Ukuran pemusatan
Kapita Selekta   Penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari
 Kemampuan menyerap materi baru
(kemampuan membaca dan menggunakan definisi materi yang belum diajarkan di sekolah)
III. Tingkat Nasional

No  Materi Pokok  Deskripsi
Teori Bilangan   Sifat-sifat operasi pada himpunan bilangan bulat.  Pembagian bersisa.
     FPB dan KPK
Aljabar   Himpunan o himpunan bagian o operasi dua himpunan  Fungsi o pengertian fungsi o sifat-sifat fungsi secara umum  Perbandingan o perbandingan senilai o perbandingan berbalik nilai  Faktorisasi suku aljabar n o bentuk (a    b)
2   2  o bentuk a   b  (a  b)(a  b)
 Persamaan garis lurus
 Pertidaksamaan linier satu variabel
 Sistem persamaan linier dua variabel
 Pola bilangan
 Persamaan kuadrat
Geometri    Bangun datar o segi-n dan lingkaran
o garis tinggi dan garis berat segitiga
o titik berat segitiga
 Bangun ruang    volum tabung, kerucut, dan bola o volum tabung terpancung dan kerucut terpancung. o luas selimut tabung, kerucut, dan bola.
o luas selimut tabung terpancung dan kerucut terpancung.
 Dalil Pythagoras
 Trigonometri
(penggunaan konsep-konsep trigonometri untuk menyelesaikan

Peluang dan Statistika   Peluang kejadian        Ukuran pemusatan
Kapita Selekta   Penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari
 Kemampuan menyerap materi baru
(kemampuan membaca dan menggunakan definisi materi yang belum diajarkan di Kapitasekolah)
FISIKA

No.  Materi Pokok  Deskripsi
Pengukuran,
Besaran dan Satuan   Besaran pokok dan besaran turunan serta besaran skalar dan vektor

 Konversi satuan.

 Jangka sorong.

Mekanika   Intepretasi grafik GLB dan GLBB  Macam-macam grafik GLBB
 Resultant gaya yang bekerja pada benda
 Lukisan gaya-gaya yang bekerja pada benda
 Hukum-hukum Newton tentang gerak
 Usaha dan energi mekanik

 Tekanan hidrostatik  Hukum Archimedes
Getaran,
Gelombang dan
Bunyi   Besaran-besaran getaran

 Sumber dan besaran-besaran gelombang

 Kuat lemah dan tinggi rendah bunyi  Pemantulan bunyi
Cahaya dan Optika   spektrum cahaya

 Perhitungan jarak benda, jarak bayangan pada pembentukan bayangan oleh cermin
 Gambar berkas cahaya pada peristiwa pembiasan cahaya oleh prisma
 Menggambarkan lintasan sinar pada proses pembentukan bayangan karena pembiasan
 Perhitungan jarak benda, jarak bayangan pada pembentukan bayangan oleh lensanegatip
 Perhitungan jarak benda, jarak bayangan pada pembentukan bayangan oleh lensa positip
 Cacat Mata dan Kaca mata
 Alat-alat optik; mikroskop dan kaca mata
5

  Zat dan Kalor

   Hubungan skala suhu berbagai thermometer

 Pemuaian gas

 Hubungan kalor dan perubahan suhu serta wujud zat  Perpindahan kalor
6



  Listrik Magnet



   Gaya listrik antara 2 muatan titik

 Prinsip kerja sumber-sumber arus listrik
 Hubungan kuat arus, hambatan dan beda potensial listrik pada rangkaian listrik
 Susunan rangkaian hambatan campuran
  HukuKutubm-ku Pteurtab mmaga Kircnet hhoff

 Medan magnet di sekitar penghantar berarus listrik

nsip kerja transformator

7
  IPBA (Ilmu
Pengetahuan Bumi    dan Antartika   Rotasi dan revolusi bumi
 Karakteristik plenet-plenet anggota tatasurya
 Fase-fase bulan dan gerhana bulan




Biologi

No. 
Materi Pokok 
Deskripsi
Makhluk Hidup  Asal usul Makhluk hidup
Ciri-ciri Makhluk hidup
Ciri-ciri manusia berdasarkan usia  Tahap-tahap  perkembangan  (balita; anak-anak; remaja; dewasa; manula)
Ciri-ciri pubertas
Keanekaragaman dan
Pengelompokkan Makhluk
Hidup  -
- - - Membedakan kelima dunia makhluk hidup (regnum)
Klasifikasi
Pentingnya pelestarian
Usaha-usaha pelestarian
Organisasi Kehidupan  Sel : Bagian, Bentuk, Organel Utama dan Fungsi
  Jaringan : Jenis dan Fungsi
Organ
Sistem Organ
Ekologi  Populasi, komunitas, ekosistem.
Peran organisme dalam ekosistem.
Saling ketergantungan
Pencemaran dan penanggulangan-nya
Hubungan kepadatan manusia terhadap kebutuhan air bersih, udara bersih, pangan, lahan.
Pengaruh   kepadatan   populasi   manusia   terhadap kerusakan lingkungan
Struktur dan fungsi tumbuhan  Struktur organ tumbuhan
Fungsi organ tumbuhan
Contoh  hama  dan  penyakit yang
 menyerang tumbuhan
Gerak pada tumbuhan  Macam-macam gerak pada tumbuhan
Fotosintesis  Tempat terjadinya fotosintesis
Faktor yang mempengaruhi foto-sintesis
Sistem Gerak pada hewan  Sistem gerak pada manusia
Sistem gerak pada vertebrata
Sistem gerak pada hewan invertebrata
Kelainan dan penyakit pada sistem gerak (manusia)
10  Sistem Pencernaan   Sistem pencernaan pada manusia
Sistem pencernaan pada vertebrata
Sistem pencernaan pada hewan invertebrata
Kelainan   dan   penyakit   pada   sistem   pencernaan
(manusia)
11  Sistem Pernafasan  --   KaSistem ndungperan nafasan zat dan fpaungda msi amnuakasian an
Sistem pernafasan pada vertebrata
Sistem pernafasan pada hewan invertebrata
Kelainan   dan   penyakit   pada   sistem   pernafasan (manusia)


No. 
Materi Pokok 
Deskripsi
12  Sistem Transportasi  - Sistem transportasi pada manusia
- Sistem transportasi pada vertebrata
- Sistem transportasi pada hewan invertebrata
- Kelainan   dan   penyakit   pada   sistem   transportasi
13  Sistem Eksresi  (manusia)
- Sistem ekskresi pada manusia
- Sistem ekskresi pada vertebrata
- Sistem ekspresi pada hewan invertebrata
- Kelainan  dan  penyakit  pada  sistem   ekskresi
14  Sistem Syaraf           (manusia)
- Sistem saraf dan indera pada manusia
- Sistem saraf dan indera pada vertebrata
- Sistem saraf dan indera pada hewan invertebrata
- Kelainan dan penyakit pada sistem saraf dan indera
        (manusia)
15  Sistem Reproduksi  - Pada Manusia
- Pada Hewan
- Pada Tumbuhan
16  Genetika  - Gen dan kromosom
- Pengertian resesif, dominan, dan intermediet
- Persilangan
- Heriditas dan kegunaannya
17  Bioteknologi  - Bioteknologi konvensional
- Bioteknologi modern
- Manfaat bioteknologi
- Dampak bioteknologi
- GMO













C. TINGKAT MADRASAH ALIYAH

Keterampilan Sains Umum
1. Observasi
2. Mengukur
3. Mengklasifikasi
4. Menentukan hubungan (relationship)
5. Menghitung (Kalkulasi)
6. Presentasi data: Grafik, Tabel, Diagram, Foto
7. Prediksi/proyeksi
8. Memformulasi hipotesis
9. Menentukan variable dan kontrol
10. Eksperimenasi: Desain, melakukan eksperimen, merekam data, intepretasi hasil dan mengambil kesimpulan.

MATEMATIKA
1. Aljabar
a) Sistem bilangan real
Himpunan bilangan real dilengkapi dengan operasi tambah dan kali beserta sifat-sifatnya.
Sifat urutan (sifat trikotomi, relasi lebih besar/kecil dari, beserta sifat-sifatnya) b) Ketaksamaan
Penggunaan sifat urutan untuk menyelesaikan soal-soal ketaksamaan.
Penggunaan  sifat  bahwa  kuadrat  bilangan  real  selalu  non  negatif  untuk menyelesaikan soal-soal ketaksamaan.
Ketaksamaan yang berkaitan dengan rataan kuadratik, rataan aritmatika, dan rataan geometri.
d) Nilai mutlak
Pengertian  nilai  mutlak  dan  sifat-sifatnya
Aspek  geometri  nilai  mutlak
Persamaan dan ketaksamaan yang melibatkan nilai mutlak.

e) Suku banyak (polinom)
Algoritma pembagian
Teorema sisa
Teorema faktor
Teorema Vieta (sifat simetri akar).
f) Fungsi
Pengertian dan sifat-sifat fungsi
Komposisi fungsi
Fungsi invers
Sistem koordinat bidang
Grafik fungsi
Persamaan  dan  grafik  fungsi  irisan  kerucut  (lingkaran,  ellips,  parabola,  dan hiperbola).
g) Barisan dan deret  Suku ke-n suatu barisan  Notasi sigma.
h) Persamaan dan sistem persamaan
Penggunaan  sifat-sifat  fungsi  untuk  menyelesaikan  persamaan  dan  sistem persamaan
Penggunaan   ketaksamaan   untuk   menyelesaikan   persamaan   dan   sistem persamaan.

2. Geometri
a) Hubungan antara garis dan titik
b) Hubungan antara garis dan garis
c) Bangun-bangun bidang datar
Segitiga
Segiempat
Segibanyak beraturan
Lingkaran
d) Kesebangunan dan kekongruenan
e) Sifat-sifat segitiga: garis istimewa (garis berat, garis bagi, garis tinggi, garis sumbu)
f) Relasi lingkaran dengan titik
g) Relasi lingkaran dengan garis:
Bersinggungan
Berpotongan
Tidak berpotongan
h) Relasi lingkaran dengan segitiga:
Lingkaran dalam
Lingkaran luar
i)  Relasi lingkaran dengan segiempat:
 Segi empat tali busur (beserta sifat-sifatnya)
j)  Relasi lingkaran dengan lingkaran:
Dua lingkaran tidak beririsan: baik salah satu di dalam atau di luar yang lain
Dua lingkaran beririsan di satu titik (bersinggungan): dari dalam atau dari luar
Dua lingkaran beririsan di dua titik
Lingkaran-lingkaran sepusat (konsentris)
k) Garis-garis yang melalui satu titik (konkuren), titik-titik yang segaris(kolinier)
l) Trigonometri (perbandingan, fungsi, persamaan, dan identitas)
m) Bangun-bangun ruang sederhana:

3. Kombinatorika:
a) Prinsip pencacahan
Prinsip penjumlahan
Prinsip perkalian
Permutasi dan kombinasi
b) Penggunaan prinsip pencacahan untuk menghitung peluang suatu kejadian.
4. Teori bilangan:
a) Sistem bilangan bulat (himpunan bilangan bulat dan sifat-sifat operasinya)
b) Keterbagian (pengertian, sifat-sifat elementer, algoritma pembagian)
c) Faktor  persekutuan  terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil, relatif prima, algoritma
d) Bilangan prima
e) Teorema dasar aritmatika (faktorisasi prima)
f) Persamaan dan sistem persamaan bilangan bulat.


FISIKA

c. Besaran dan Satuan
a. Besaran Pokok dan Satuan Standar
b. Besaran Turunan
c. Dimensi Besaran
d. Besaran Vektor.
d. Gerak Lurus
a. Gerak Lurus Beraturan (GLB)
b. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
c. Gerak Jatuh Bebas
d. Gerak Vertikal ke Atas.

3. Gerak Melingkar Beraturan
a. Hubungan Besaran-Besaran Sudut dan Besaran Tangensial
b. Hubungan Roda-Roda pada Gerak Melingkar.

4. Hukum Newton Tentang Gerak
a. Hukum I Newton
b. Hukum II Newton
c. Hukum III Newton
d. Gaya Gravitasi dan Gaya Normal
e. Aplikasi Hukum-Hukum Newton tentang Gerak
f. Gerak Melingkar Beraturan.

5. Gravitasi
a. Medan Gravitasi
b. Gerak Planet dan Satelit.

6. Usaha dan Energi
a. Teorema Usaha-Energi Kinetik
b. Usaha dan Perubahan Energi
c. Hukum Kekekalan Energi.

7. Momentum dan Impuls
a. Impuls
b. Kekekalan Momentum.

8. Rotasi Benda Tegar
a. Momen Gaya dan Momen Inersia
b. Hukum Newton Gerak Rotasi
c. Energi dan Momentum Sudut
d. Titik Berat.
9. Elastisitas
a. Modulus
b. Elastisitas
c. Getaran.

10. Fluida
a. Fluida Statis
b. Fluida Dinamis.

11. Termodinamika
a. Suhu (Temperatur)
b. Pemuaian
c. Pengaruh Kalor terhadap Suatu Zat
d. Kalor sebagai Transfer Energi
e. Perpindahan Kalor
f. Sifat-Sifat Gas Ideal
g. Hukum I Termodinamika
h. Hukum II Termodinamika
i. Siklus Carnot dan Mesin Kalor.

12. Gelombang
a. Energi Gelombang
b. Superposisi
c. Gelombang Berjalan dan Gelombang Stasioner.

13. Gelombang Bunyi
a. Efek Doppler
b. Cepat Rambat Gelombang
c. Sumber Bunyi
d. Energi dan Intensitas Gelombang
e. Pelayangan Bunyi.

14. Listrik Statis
a. Listrik Statis dan Muatan Listrik
b. Hukum Coulomb
c. Medan Listrik
d. Energi Potensial Listrik dan Potensial Listrik
e. Kapasitor



15. Rangkaian Listrik
a. Arus Listrik
b. Hambatan Jenis dan Beda Potensial
c. Hambatan Jenis
d. Rangkaian Seri dan Paralel Resistor
e. Daya dan Energi Listrik
f. Ggl dan Rangkaian Ggl
g. Amperemeter dan Voltmeter DC.

16. Arus Bolak-Balik
a. Rangkaian Arus Bolak-Balik
b. Daya Rangkaian Arus Bolak-Balik
c. Resonansi Pada Rangkaian Arus Bolak-Balik.

17. Medan Magnetik
a. Medan Magnetik di Sekitar Arus Listrik
b. Gaya Magnetik dan Gaya Lorentz
c. Penerapan Gaya Magnetik.

18. Induksi Elektromagnetik
a. Ggl Induksi
b. Induktansi.

19. Gelombang Elektromagnetik
a. Persamaan Maxwell
b. Perubahan medan listrik menimbulkan medan magnetik
c. Cahaya Sebagai  Gelombang  Elektromagnetik  dan  Spektrum
Gelombang Elektromagnetik
d. Aplikasi Gelombang Elektromagnetik
e. Energi Dalam Gelombang Elektromagnetik
f. Efek Dopler pada Gelombang Elektromagnetik.

20. Alat-Alat Optik
a. Mata Manusia
b. Lup (Kaca Pembesar)
c. Mikroskop.

21. Teori Relativitas Khusus Relativitas Newton
a. Percobaan Michelson dan Morley
b. Postulat Teori Relativitas Khusus
c. Massa, Momentum, dan Energi Relativistik.

22. Sifat Gelombang-Partikel
a. Radiasi Panas dan Intensitas Radiasi
b. Hukum Pergeseran Wien
c. Hukum Radiasi Planck
d. Efek Fotolistrik
e. Efek Compton.

23. Fisika Atom
a. Teori Model Atom
b. Tingkat Energi
c. Bilangan Kuantum
d. Asas Pauli
e. Energi Ionisasi dan Afinitas Elektron.

24. Fisika Inti dan Radioaktivitas
a. Partikel Penyusun Inti Atom
b. Reaksi Nuklir
c. Radioaktivitas
d. Energi Nuklir.

KIMIA
1. Atom
Perkembangan Teori dan Struktur Atom
Partikel Dasar Penyusun Atom
Nomor Atom, Nomor Massa, dan Lambang Atom
Isotop, Isobar, dan Isoton Suatu Unsur
Konfigurasi Elektron dan Elektron Valensi
Satuan Massa Atom dan Massa Atom Relatif
Mekanika Kuantum dan Model Atom Bohr
Lintasan dan Bilangan Kuantum
Bentuk Orbital
Orbital pada Atom Berelektron Banyak.

2. Tabel Periodik Unsur
Perkembangan Sistem Periodik Unsur
Perkembangan Dasar Pengelompokan Unsur-Unsur
Hubungan Sistem Konfigurasi Elektron dengan Letak Unsur dalam Tabel Periodik Unsur
Sifat-Sifat Unsur dan Massa Atom Relatif (Ar)
Sifat Keperiodikan Unsur
Konfigurasi Elektron dan Tabel Periodik Unsur.
3. Ikatan Kimia
Struktur Lewis
Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen
Senyawa Polar dan Senyawa Nonpolar
Ikatan Kovalen Koordinasi
Ikatan Logam
Struktur Molekul Sederhana
Teori Orbital Hibrida
Teori Orbital Molekul
Gaya Antar Molekul.

4. Stoikiometri
Rumus Kimia
Tata Nama Senyawa
Persamaan Rekasi Kimia •   Hukum Dasar Kimia
Perhitungan Stoikiometri
Massa Molekul Relatif
Penentuan Rumus Kimia Senyawa Berdasarkan Ar dan Mr
Konsep Mol dan Tetapan Avogrado •   Rumus Empiris dan Rumus Molekul •   Perhitungan Konsentrasi.

5. Larutan
Larutan Asam Basa
Teori Asam Basa
Indikator
Reaksi Asam Basa
Derajat Disosiasi
pH Larutan
Titrasi
Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit
Ciri Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit
Jenis Larutan Berdasarkan Daya Hantar Listriknya
Senyawa Pembentukan Larutan Elektrolit.

6. Reaksi Reduksi Oksidasi
Konsep Reaksi Reduksi Oksidasi
Bilangan Oksidasi Unsur dalam Senyawa atau Ion
Penerapan Konsep Redoks •   Tata Nama Senyawa Redoks.


7. Hidrokarbon
Kekhasan Atom Karbon
Senyawa Hidrokarbon
Alkana, Alkena, dan Alkuna
Minyak Bumi
Kegunaan Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-hari.

8. Termokimia
Hukum Kekekalan Energi
Reaksi Eksoterm dan Endoterm
Perubahan Entalpi Standart
Hukum Hess
Energi Ikatan dan Penentuan ∆H Reaksi
Bahan Bakar.

9. Laju Reaksi
Konsentrasi Larutan
Konsep Laju Reaksi
Persamaan Laju Reaksi dan Orde Reaksi
Faktor yang mempengaruhi Laju Reaksi •   Teori Tumbukan
Penerapan.

10. Konsep Kesetimbangan
Reaksi Kesetimbangan
Faktor yang Mempengaruhi Kesetimbangan
Konstanta Kesetimbangan
Kesetimbangan Homogen dan Heterogen
Pergeseran Kesetimbangan
Kesetimbangan dalam Industri
Larutan Buffer
Hidrolisis
Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan.

11. Koloid
Komponen dan Pengelompokan Koloid
Sifat-sifat Koloid
Pembuatan Sistem Koloid
Koloid dalam Kehidupan Sehari-hari.

12. Elektrokimia
Sel Volta •  Elektrolisis • Korosi.
BIOLOGI

Ketrampilan Sains Hayati
1. Melakukan observasi obyek biologis dengan menggunakan kaca pembesar
2. Bekerja dengan microskop (objective max. 45 x)
3. Bekerja dengan stereomikroskop
4. Menggambarkan obyek biologis (dari gambaran mikroskop atau lainnya)
5. Mendeskripsikan  dengan tepat  gambaran  fenomena  biologis dari    hasil ekspreimen/observasi.

Kompetensi Akademik Sains Hayati
1. Biologi sel dan Biologi Molekuler
 Makromolekul
 Replikasi DNA, Transkripsi dan translasi
 Struktur dan fungsi organel-organel sel
 Transport melalui membrane
 Mitosis dan meiosis
 Macam macam sel dan fungsinya
 Penyakit dan gangguan kesehatan akibat kerusakan pada struktur dan fungsi sel.

2. Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan dengan penekanan pada tumbuhan berbiji Struktur dan fungsi jaringan dan organ-organ yang terlibat dalam :
 Struktur daun, batang, akar, bunga, buah dan biji
 Sistem pembangkit energi  (C3,C4, CAM)
 Fotosintesis, transpirasi dan pertukaran gas
 Transport air, mineral dan bahan lainnya
 Pertumbuhan dan perkembangan
 Reproduksi  (termasuk golongan paku-pakuan dan lumut)
 Gangguan kesehatan tanaman (kekurangan mikronutrien, makronutrien).

3. Anatomi dan Fisiologi Hewan dan Manusia dengan penekanan pada vertebrata
Struktur dan fungsi jaringan dan organ-organ yang terlibat dalam
 Rangka dan fungsinya
 Pencernaan dan nutrisi

 Respirasi, Sirkulasi dan Ekskresi
 Sensor Indra
 Pengaturan (syaraf dan hormon)
 Reproduksi dan perkembangan
 Imunitas
 Penyakit gangguan fisiologis dan anatomi hewan.

4. Etologi/Perilaku
 Metoda pengamatan perilaku
 Perilaku hasil belajar dan perilaku bawaan
 Komunikasi dan organisasi sosial

5. Genetika
 Variasi : mutasi dan modifikasi
 Hereditas mendel
 Alel multiple, rekombinan dan keterpautan sex
 Prinsip hardy-weinberg
 Evolusi dan kontroversinya
 Modifikasi genetika (poliploidi, penggunaan cholchicine, hormon pertumbuhan, akibat radiasi radioaktif, transgenesis).

6. Ekologi
  Populasi dan karakteristiknya : o Struktur (umur, penyebaran sex)
o Dinamika  (kecepatan  kematian,  lahir  dan  berpindah  lokasi,  logarithmic  dan exponential growth, Carrying capacity ).
  Biotic Communities o Biodiversitas  (spesies  langka  di  indonesia  dan  dunia,  3  zona  biodiversitas indonesia)
o Relung (niche) dan prinsip (kompetisi ruang, waktu, dan sumberdaya) o Dinamika komunitas : Suksesi o Interspesifik interaction (kometisi, predasi dan symbiosis) o Bioma terestrial o Bioma akuatik.
Ekosistem :
o Jaring makanan o Produser, konsumen dan Dekomposer o Aliran energi o Produktivitas (gross dan net) o Siklus biogeokimia.
  Biosfer dan manusia o Pencemaran o Ancaman terhadap biodiversitas o Konservasi (ex-situ dan in-situ).

7. Biosistematik
 Dapat membedakan antara identifikasi dan determinasi
 Dapat mengelompokkan berbagai jenis makhluk hidup berdasarkan ciri cirinya
 Menggunakan kunci determinasi
 Peserta diwajibkan mengetahui struktur klasifikasi organisme secara umum dan jenis jenis spesies repersentatifnya. Juga mengetahui bentuk dan perannya dalam kehidupan atau hal hal yang menarik mengenai speciesnya.

Domain Archaea  : Methanobacterium, Halobacterium, Thermoplasma, Sulfolobus.
Domain Bacteria :   Agrobacterium, Anabaena, Bacillus, Escherichia, Rhizobium, Salmonella, Streptomyces.
Domain Eukarya : Kingdom Protista

 D. Phaeophyta :  Sargassum
 D. Bacillariophyta :  Navicula
 D. Euglenophyta : Euglena
 D. Chlorophyta : Chlamydomonas, Spirogyra, Chlorella, Ulothrix
 P. Rhizopoda :  Amoeba
 P. Zoomastigophora :  Trypanosoma
 P. Apicomplexa :  Plasmodium
 P. Ciliophora :  Paramecium. Kingdom Fungi
 D. Zygomycota : Mucor
D. Ascomycota :  Claviceps, Penicillium, Saccharomyces
  D. Basidiomycota :  Agaricus.

Kingdom Plantae
 D. Bryophyta:  Polytrichum, Sphagnum
 D. Hepatophyta: Marchantia
 D. Lycopodiophyta:  Lycopodium
 D. Equisetophyta Equisetum
 D. Polypodiophyta Pteridium
 D. Ginkgophyta Ginkgo
 D. Pinophyta Pinus
 D. Cycadophyta Cycas
 D. Magnoliophyta  C. Magnoliopsida o F. Magnoliaceae  Magnolia o F. Rosaceae  Rosa, Malus, Prunus o F. Cactaceae  Opuntia o F. Brassicaceae  Brassica o F. Solanaceae  Solanum o F. Asteraceae  Helianthus   C. Liliopsida o F. Liliaceae  Lilium, Allium o F. Orchidaceae  Orchis o F. Poaceae  Zea, Triticum, Bambusa o F. Arecaceae  Cocos.
Kingdom Animalia
 P. Porifera : Euspongia
 P. Cnidaria
 C. Hydrozoa:  Hydra
 C. Scyphozoa:  Aurelia
 C. Anthozoa: Corallium
 P. Platyhelminthes
 C. Trematoda:  Fasciola hepatica
 C. Cestoda : Taenia P. Nematoda Ascaris, Trichinella

 P. Mollusca
 C. Gastropoda Achatina
 C. Bivalvia  Ostrea, Mytilus
 C. Cephalopoda Sepia, Octopus
 P. Annelida
 C. Polychaeta Nereis
 C. Oligochaeta Lumbricus
 C. Hirudinea Hirudo  P. Arthropoda o SP. Crustacea:  Astacus, Daphnia, Cyclops o SP. Chelicerata:
 C. Arachnida Euscorpius, Araneus, Ixodes o SP. Myriapoda
 C. Chilopoda  Scolopendra  C. Diplopoda Julus o SP. Hexapoda  C. Insecta o O. Odonata  Libellula o O. Blattodea Blatta o O. Isoptera Kalothermes o O. Orthoptera Gryllus, Locusta o O. Phthiraptera Pediculus o O. Coleoptera Tenebrio, o O. Diptera Anopheles, Drosophila, Musca o O. Lepidoptera Papilio, Bombyx o O. Hymenoptera Apis, Formica
 P. Echinodermata
 C. Asteriodia:  Asterias
 C. Echinoidea:  Echinus  P. Chordata o SP. Vertebrata
 C. Chondrichthyes:  Scyliorhinus, Carcharodon
 C. Osteichthyes :Salmo, Carassius
 C. Amphibia
o O. Caudata Salamandra o O. Anura Rana, Bufo
  C. Reptilia o O. Tesudinata Tesudo o O. Crocodylia  Crocodylus o O. Squamata Lacerta, Vipera
  C. Aves o O. Struthioniformes Struthio o O. Sphenisciformes  Spheniscus o O. Ciconiiformes Ciconia o O. Anseriformes Anser o O. Falconiformes Falco o O. Galliformes Gallus o O. Columbiformes Columba o O. Strigiformes Strix o O. Piciformes Dryocopus o O. Passeriformes Parus, Passer   C. Mammalia o O. Monotremata Ornithorhynchus o O. Marsupialia Macropus o O. Chiroptera Myotis o O. Rodentia Mus, Rattus o O. Carnivora  Ursus, Canis, Felis o O. Proboscidea Elephas o O. Perissodactyla Equus o O. Artiodactyla  Sus, Bos o O. Cetacea Delphinus o O. Primates Cebus, Macaca, Hylobates, Pan, Gorilla, Pongo, Homo.
8. Bioteknologi
Teknologi Fermentasi
Teknologi Bioremediasi
Teknologi Rekayasa Genetika.
9. Nilai nilai Islam dalam sains hayati (referensi Al Hadits dan Qur’an)
 Kaidah Islami menghadapi problematika reproduksi manusia (aborsi, zinah, anak diluar nikah. kontrasepsi)
 Menjaga kelestarian lingkungan hidup
 Petunjuk Islam terkait makanan minuman (konsep halal, haram, thayiban)
 Jenis buah buahan dan hewan yang tercantum dalam Al’quran serta hikmahnya
 Menjaga kesehatan tubuh
 Tokoh  tokoh  saintis  muslimin  legendaris  di  bidang  sains  hayati
(kedokteran, anatomi, pengobatan, dsb) 
EKONOMI
KOMPETENSI DASAR  MATERI PEMBELAJARAN
  Mengidentifikasi kebutuhan manusia  Kebutuhan Manusia
pengertian kebutuhan
macam-macam kebutuhan
Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas Berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas
pengertian kelangkaan
faktor penyebab kelangkaan
pengalokasian sumber daya ekonomi
barang ekonomi dan barang bebas
Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi, yaitu tentang barang apa, bagaimanacara memproduksi,untuk siapa barang diproduksi, dan kapan barang diproduksi     Masalah Pokok Ekonomi
barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyak
bagaimana cara memproduksi
untuk siapa barang diproduksi
kapan barang harus diproduksi
Mengidentifikasi hilangnya kesempatan pada tenaga kerja bila melakukan produksi di bidang lain Biaya Peluang
pengertian biaya peluang (opportunity cost)
contoh biaya peluang pada kesempatan kerja
Mengidentifikasi sistem ekonomi untuk memecahkan masalah ekonomi  Sistem Ekonomi  pengertian sistem ekonomi  macam-macam sistem ekonomi  kebaikan dan kelemahan masing-masing
sistem ekonomi
 cara memecahkan masalah ekonomi melalui sistem ekonomi yang dianut
Mendeskripsikan pola perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi  Perilaku konsumen dan produsen
manfaat dan nilai suatu barang
perilaku konsumen
perilaku produsen
Mendeskripsikan Circulair Flow Diagram  Arus lingkaran kegiatan ekonomi
diagram interaksi pelaku ekonomi (circulair flow diagram)
pelaku ekonomi
manfaat interaksi pelaku ekonomi
KOMPETENSI DASAR  MATERI PEMBELAJARAN
Mendeskripsikan peran konsumen dan produsen  Peran konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi
Mengidentifikasi faktor-faktor yang meme-ngaruhi permintaan dan penawaran  Permintaan dan Penawaran
pengertian permintaan dan kurva permintaan
faktor yang memengaruhi permintaan
fungsi permintaan
pengertian penawaran dan kurva penawaran
faktor yang memengaruhi penawaran
fungsi penawaran
pergerakan sepanjang kurva dan pergeseran kurva
Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya  Hukum Permintaan dan Penawaran
hukum permintaan
pengecualian berlakunya hukum permintaan
hukum penawaran
Mendeskripsikan pengertian harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan (keseimbangan pasar) Keseimbangan Pasar
kurva permintaan dan penawaran
pengertian harga dan output keseimbangan
menentukan harga dan output keseimbangan
pergeseran titik keseimbangan pasar
surplus konsumen dan surplus produsen
kegagalan pasar (imperfect information,   eksternalitas,  barang publik, barang altruisme)
Mendeskripsikan pengertian elastisitas permintaan dan penawaran  Elastisitas Permintaan dan Penawaran
Pengertian elastisitas dan macam-macamnya
Menentukan elastisitas permintaan dan penawaran
Mendeskripsikan teori perilaku konsumen  Utilitas Kardinal
total utility dan marginal utility
law of diminishing marginal utility (hukum
Gossen)
Utilitas Ordinal
kurva indiferensi
garis anggaran
keseimbangan konsumen
price-consumption curve dan income- consumption curve
KOMPETENSI DASAR  MATERI PEMBELAJARAN
Mendeskripsikan teori produksi  Produksi dengan 1 Macam Input Variabel
total product, marginal product, average product
law of diminishing return Produksi dengan 2 Macam Input Variabel
isoquant
isocost
keseimbangan produsen
Mendeskripsikan biaya produksi penerimaan, laba/rugi  Biaya Produksi
pengertian biaya produksi
TC, FC, VC, AC, AFC. AVC, MC Penerimaan
Pengertian penerimaan • TR, AR, MR
Memaksimumkan Laba
Laba = TR – TC
Laba maksimum: MR = MC
Mendeskripsikan berbagai bentuk  pasar barang  Struktur Pasar
bentuk-bentuk pasar barang (pasar output): persaingan sempurna, monopoli, oligopoli, persaingan monopolistik
pengertian dan ciri-ciri masing-masing pasar
keseimbangan perusahaan (jangka pendek dan jangka panjang) tiap bentuk pasar
Mendeskripsikan pasar input  Pasar Input
• pasar input (pasar faktor produksi)
Mendeskripsikan perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro  Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro
pengertian ekonomi mikro
pengertian ekonomi makro
perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro
Mendeskripsikan masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi  Masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi
kemiskinan
pemerataan pendapatan
pengangguran
inflasi
KOMPETENSI DASAR  MATERI PEMBELAJARAN
Menjelaskan konsep PDB, PNB, PN  Pendapatan Nasional
pengertian pendapatan nasional
konsep PDB, PNB, PN (NNI), PI, DI, dan pendapatan per kapita
pendapatan nasional nominal dan riil
distribusi pendapatan: cara mengukur
Menjelaskan manfaat penghitungan pendapatan nasional dan cara penghitungan pendapatan nasional Penghitungan pendapatan nasional
manfaat penghitungan pendapatan nasional
menghitung pendapatan nasional menggunakan pendekatan produksi, pendapatan, dan pengeluaran
kegiatan ekonomi yang tidak masuk dalam penghitungan pendapatan nasional
Membandingkan PDB dan
pendapatan per kapita Indonesia dengan negara lain  PDB dan pendapatan perkapita
• membandingkan PDB dan pendapatan per kapita
Indonesia dengan negara lain
Mendeskripsikan indeks harga dan inflasi  Inflasi
pengertian inflasi.
penggolongan inflasi
sebab dan cara mengatasi inflasi.
dampak inflasi
kurva Phillips
Indeks Harga
indeks harga konsumen dan produsen
Mendeskripsikan fungsi konsumsi dan fungsi tabungan  Teori Konsumsi
fungsi konsumsi dan kurva konsumsi
fungsi tabungan dan kurva tabungan
faktor-faktor yang memengaruhi konsumsi
MPC dan MPS
Mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi investasi  Teori Investasi
Fungsi investasi
kurva permintaan investasi
faktor-faktor yang memengaruhi investasi
KOMPETENSI DASAR  MATERI PEMBELAJARAN
Menjelaskan konsep permintaan dan penawaran uang  Permintaan dan penawaran uang
kriteria dan fungsi uang
jenis-jenis uang
pengertian permintaan dan penawaran uang
(jumlah uang beredar)
faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran uang
teori Kuantitas Uang
Membedakan peran bank umum dan bank sentral  Bank
bank sentral
bank umum
bank perkreditan rakyat
bank syariah
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
lembaga keuangan bukan bank
kredit.
Mendeskripsikan kebijakan pemerintah di bidang moneter  Kebijakan pemerintah di bidang moneter • Kebijakan moneter (ekspansif dan kontraktif)
Ketenagakerjaan
  Ketenagakerjaan
pengertian angkatan kerja, tenaga kerja, kesempatan kerja dan pengangguran
jenis-jenis pengangguran dan sebab- sebabnya
dampak dan cara mengatasi pengangguran
Mendeskripsikan tujuan pembangunan ekonomi  Pembangunan Ekonomi
arti dan tujuan pembangunan ekonomi
perbedaan pembangunan ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi
klasifikasi negara-negara
karakteristik negara sedang berkembang
faktor-faktor yang memengaruhi pembangunan ekonomi
Mendeskripsikan proses pertumbuhan ekonomi  Pertumbuhan Ekonomi.
arti pertumbuhan ekonomi
teori pertumbuhan ekonomi
Menjelaskan pengertian, fungsi, tujuan
APBN dan APBD  APBN dan APBD
• pengertian, fungsi, tujuan APBN dan APBD
KOMPETENSI DASAR   MATERI PEMBELAJARAN
Mengidentifikasi sumber-sumber penerimaan pemerintah pusat dan pemerintah daerah  Sumber APBN dan APBD
sumber APBN
sumber APBD
pengaruh APBN dan APBD terhadap perekonomian
Mendeskripsikan kebijakan pemerintah di bidang fiskal  Kebijakan Fiskal
arti kebijakan fiskal
kebijakan fiskal (ekspansif dan kontraktif)
perpajakan
pajak dan pungutan resmi lainnya
menghitung pajak penghasilan, pajak bumi dan bangunan.
Mengidentifikasi jenis-jenis pengeluaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah  Pengeluaran Pemerintah
pengeluaran pemerintah pusat
pengeluaran pemerintah daerah
•Perbedaan pengeluaran pemerintah pusat dan  pemerintah daerah
Mengenal jenis produk dalam bursa efek  Pasar Modal
pengertian pasar modal
pelaku pasar modal
Mekanisme pasar modal
jenis produk bursa efek
Mengidentifikasi manfaat, keuntungan dan faktor -faktor pendorong perdagangan internasional Perdagangan Internasional
manfaat perdagangan antarnegara
faktor-faktor pendorong perdagangan internasional
keunggulan absolut dan keunggulan komparatif
kebijakan perdagangan international
Mengidentifikasi kurs valuta asing, dan neraca pembayaran  Kurs Valuta Asing & Neraca Pembayaran
pengertian neraca pembayaran
komponen neraca pembayaran
neraca pembayaran surplus dan defisit
Menjelaskan konsep tarif,
kuota,larangan ekspor, larangan impor, subsidi, premi, diskri-minasi harga, dan dumping  Konsep tarif, kuota, larangan ekspor, larangan impor,
subsidi, premi, diskriminasi harga, dan dumping
KOMPETENSI DASAR  MATERI PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian devisa, fungsi, sumber-sumber devisa dan tujuan penggunaannya  Devisa
pengertian devisa, fungsi, sumber-sumber devisa dan tujuan penggunaannya
alat-alat pembayaran internasional
Menjelaskan unsur-unsur manajemen dan fungsi manajemen  Manajemen
pengertian manajemen
tingkat-tingkat manajemen
fungsi manajemen
bidang manajemen
Mendeskripsikan peran badan usaha dalam perekonomian Indonesia  Peran badan usaha dalam perekonomian
Indonesia
bentuk badan usaha (BUMN, BUMS, koperasi. dan asing).
peran badan usaha
kelebihan dan kekurangan badan usaha
Mendeskripsikan cara pengembangan koperasi dan koperasi sekolah  Koperasi
pengertian koperasi
prinsip dasar, peran, kekuatan dan kelemahan  koperasi
cara-cara mendirikan koperasi sekolah
sisa hasil usaha (SHU) koperasi
Mendeskripsikan peran dan jiwa  kewirausahaan  Kewirausahaan
pengertian dan peranan wirausaha
ciri-ciri wirausaha
Mendeskripsikan akuntansi sebagai
Sistem Informasi  Sistem Informasi
definisi akuntansi
kualitas informasi akuntansi
proses kegiatan akuntansi
beberapa pemakai informasi akuntansi • karakteristik pemakai informasi akuntansi
kegunaan informasi akuntansi.
bidang – bidang akuntansi
profesi akuntan
etika profesi akuntan
KOMPETENSI DASAR  MATERI PEMBELAJARAN
Menafsirkan persamaan akuntansi  Persamaan Akuntansi
Mencatat transaksi berdasarkan mekanisme debit dan  kredit  Analisis Debit / Kredit
Membuat ikhtisar siklus akuntansi perusahaan jasa  Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa
Tahap pencatatan
Tahap pengikhtisaran
Tahap pelaporan
Menyusun laporan keuangan perusahaan jasa  Laporan Keuangan
laporan R / L
laporan perubahan ekuitas
neraca
laporan arus kas
Mencatat transaksi/dokumen ke dalam jurnal khusus  Definisi dan Ciri-ciri Perusahaan Dagang
Akun-akun Khusus dan pada Perusahaan
Dagang
Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang
Jurnal Khusus
jurnal penjualan
jurnal pembelian
jurnal penerimaan kas
jurnal pengeluaran kas
jurnal umum
Menghitung harga pokok penjualan  Harga Pokok Penjualan
Membuat ikhtisar siklus akuntansi perusahaan dagang  Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang
tahap pencatatan
tahap pengikhtisaran
tahap pelaporan
Menyusun laporan keuangan perusahaan dagang  Laporan keuangan
Jurnal Penutup  Jurnal Penutup
KOMPETENSI DASAR  MATERI PEMBELAJARAN
Melakukan posting jurnal penutupan ke buku besar  Menutup Buku Besar
Membuat neraca saldo setelah penutupan buku  Neraca Saldo Setelah Penutupan

GEOGRAFI

Kompetisi   untuk   bidang   Geografi   mengacu   pada   Silabus   Internasional   Geografi Olympiad (IGEO) secara garis besarnya yaitu :

1. Iklim dan perubahan iklim (Climate & climate change )
2. Bencana dan Managemen Bencana (Hazards & hazard management )
3. Sumber Daya Alam dan Managemen SDA (Resources & resource management )
4. Geografi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan (Environmental Geography & sustainable development )
5. Lahan, landskap dan tata guna lahan (Landforms, landscapes & land use )
6. Geografi pertanian dan permasalahan pangan  (Agricultural Geography & food problems )
7. Populasi dan perubahan populasi (Population & population change )
8. Geografi ekonomi dan globalisasi (Economic  Geography & globalisation )
9. Development  Geography spatial inequality
10. Urban dan pembaharuan serta desain urban (Urban  Geography, urban renewal & urban planning )
11. Pariwisata dan managemen (Tourism & tourism management )
12. Geografi budaya dan identitas local/ jati diri (Cultural Geography & regional identities)
13. Kemampuan membaca peta dan geospasial (Map skills and Geospatial)
14. Ketrampilan inkuiri (Inquiry  skills )
15. Ketrampilan grafik ( Graphic skills ) membaca, menganalisa, dan menintrepretasikan gambar, foto, data statistic dan grafik)

AGAMA ISLAM
Kompetisi   untuk   bidang   Agama Islam  mengacu   pada  Standar Kompetensi Lulusan Bidang Keagamaan Kurikulum 2013 di Madrasah.
A. MADRASAH IBTIDAIYAH
1. SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI)
MATERI POKOK  DISKRIPSI
Dakwah Nabi Muhammad SAW  - Masa Awal Dakwah Nabi Muhammad SAW

- Tantangan Dakwah Nabi Muhammad SAW dan Para Sahabat
- Ketabahan dan Keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam Berdakwah


MATERI POKOK  DISKRIPSI
Kepribadian Nabi Muhammad SAW  - Nabi Muhammad SAW. Santun dalam
Menyampaikan Kebenaran
- Nabi Muhammad SAW. sebagai Rahmat Bagi Seluruh Alam
Hijrah Para Sahabat Nabi Muhammad SAW. ke Habsah  - Peristiwa Hijrah ke Habsah
- Sebab-sebab Nabi Muhammad Saw. Menganjurkan
Sahabat Hijrah ke Habsah
- Kesabaran Para Sahabat Nabi Muhammad Saw.
pada Peristiwa Hijrah ke Habsah
Hijrah Nabi Muhammad Saw. ke Kota Thaif  - Peristiwa Hijrah ke Thaif
- Sebab-sebab Nabi Muhmmad Saw. Hijrah ke Thaif Kesebaran Nabi Muhammad Saw. dalam Hijrah ke Thaif
Isra' Mi'raj Nabi Muhammad Saw  - Latar Belakang Isra' Mi'raj
- Peristiwa Penting dalam Isra' Mi'raj
- Perintah Shalat Lima Waktu
- Hikmah Peristiwa Isra' Mi'raj
Masyarakat Yastrib sebelum Nabi
Muhammad Saw    
Hijrah Nabi Muhammad Saw. ke
Yastrib  - Peristiwa Hijrah ke Yastrib
- Sebab-sebab Hijrah Nabi Muhammad Saw. ke Yastrib

2. FIKIH
MATERI POKOK  DISKRIPSI
Zakat Fitrah  - Zakat Fitrah
- Ketentuan Zakat Fitrah
- Tata Cara Memberikan Zakat Fitrah
Infak dan Sedekah  - Ketentuan Infak
  - Ketentuan Sedekah
- Tata Cara Infak dan sedekah
Manfaat Zakat, Infak, Dan Sedekah   - Manfaat Zakat, Infak, dan Sedekah
- Mengamalkan Perintah Zakat, Infak, dan Sedekah
- Menghargai Orang yang Zakat, Infak, dan Sedekah
- Ajaran Islam tentang Zakat, Infak, dan Sedekah
Salat Idain   - Ketentuan Salat Idain
- Meyakini Salat Idain sebagai Perintah Allah
- Menghayati Ketentuan Salat Idain
- Tata Cara Melaksanakan Salat Idain
- Menghargai Orang yang Melaksanakan Salat Idain
MATERI POKOK   
DISKRIPSI
Mari Meningkatkan Taqwa  Ketentuan Salat Jumat
Mengartikan Hadis tentang Taqwa
Kaedah Salat Jumat dan Salat Idain  Mengamalkan Salat Jumat dan Salat Idain
Membiasakan Salat Jumat dan Salat Idain

3. AQIDAH AHLAK
Indahnya Kalimat Thayyibah
Indahnya Al-Asmaa Al-Husna
Aku Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah Swt
Indahnya Berprilaku Terpuji (1)
Indahnya Berprilaku Terpuji (2)
Mari Menghindari Akhlak Tercela Melalui Kisah Tsalabah
Indahnya Kalimat Thayyibah
Indahnya Al-Asmaa Al-Husna
Beriman Kepada Nabi dan Rasul Allah Swt
Akhlak Terpuji Nabi Dan Rasul
Indahnya Berprilaku Terpuji (3)
Indahnya Berprilaku Terpuji (4)
Menghindari Akhlak Tercela Orang Munafik

4. QURAN HADITS
MATERI POKOK  DISKRIPSI
Mari Belajar Surah An-Nasr   - Membaca Surah an-Nasr
- Mengartikan Surah an-Nasr
- Memahami Isi Kandungan Surah an-Nasr
Mari Belajar Surah Al-Kautsar   - Membaca Surah al-Kautsar  - Mengartikan Surah al-Kautsar
- Memahami Isi Kandungan Surah al-Kautsar
Mari Mengenal Surah Al-'Adiyat   - Membaca Surah al-'Adiyat
- Mari Menghafal Surah al-'Adiyat
- Memahami isi Kandungan Surah al-'Adiyat
Mari Belajar Hadis tentang Niat   - Membaca Hadis tentang Niat
- Mengartikan Hadis tentang Niat
- Memahami Pokok Isi Kandungan Hadis tentang
Niat
Mari Meningkatkan Takwa   - Membaca Hadis tentang Takwa
- Mengartikan Hadis tentang Takwa
- Memahami Isi Kandungan Hadis tentang Takwa
Mari Belajar Hukum Bacaan Izhar dan
Ikhfa'   - Idzhar
- Ikhfa'
Mari Belajar Surah Al-Lahab   - Membaca Surah al-Lahab
- Menerjemahkan Surah al-Lahab
- Memahami Isi Kandungan Surah al-Lahab
MATERI POKOK    DESKRIPSI
Mari Mengenal Surah Al-Insyirah   Mari Membaca Surah Al-Insyirah
Mari Menghafal Surah Al-Insyirah
Gemar Bersilaturrahim   Membaca Hadis tentang Silaturahim
Menerjemahkan Hadis tentang Silaturahim
Memahami Isi Kandungan Hadis tentang Silaturahim
Mari Belajar Hukum Bacaan Idgham & Iqlab   - - Pengertian Idgham
Menerapkan Hukum Bacaan Idgham dan Iqlab

B. MADRASAH TSANAWIYAH
1. SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI)
MATERI POKOK  DISKRIPSI

KEARIFAN NABI MUHAMMAD
SAW.WUJUDKAN KEDAMAIAN  Kondisi Masyarakat Arab Sebelum Islam
- Kepercayaan Masyarakat Sebelum Islam
- Kondisi Sosial Masyarakat Mekkah Sebelum Islam
- Kondisi Ekonomi Masyarakat Mekkah Sebelum Islam
- Kondisi Politik Masyarakat Arab Sebelum Islam  Misi Dakwah dakwah Nabi Muhammad Saw.
di Makkah
- Permulaan Dakwah Nabi Muhammad Saw.
- Prioritas Dakwah Nabi Muhammad Saw. di Mekkah
- Respon Masyarakat Mekkah terhadap Dakwah Nabi Muhammad Saw
- Tantangan dan Rintangan
- Modal kesuksesan Nabi Muhammad Saw. dalam berdakwah di Mekkah
Pola Dakwah Nabi Muhammad Saw. di Mekkah
- Dakwah rahasia (Sirriyah)
- Dakwah Jahr
- Hijrah ke Habsyi
- Misi ke Thaif
- Perjanjian Aqabah
KESUKSESAN NABI MUHAMMAD SAW. MELAKUKAN PERUBAHAN  Kondisi Masyarakat Madinah Sebelum Islam
- Kepercayaan Masyarakat Madinah Sebelum Islam
- Kondisi Sosial Masyarakat Madinah Sebelum Islam
- Kondisi Ekonomi Masyarakat Madinah Sebelum Islam
- Kondisi Politik Masyarakat Madinah
Hijrah Nabi Muhammad Saw. Ke Madinah
- Pengertian Hijrah
- Sebab Nabi Muhammad melakukan hijrah Ke Madinah
- Reaksi Kafir Quraisy terhadap Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah
- Proses Hijrah Nabi Muhammad Saw. Ke Madinah  Pola Dakwah Nabi Muhammad Saw di Madinah
- Langkah Langkah Dakwah Nabi Muhammad Saw.
di Madinah
- Metode Dakwah Nabi Muhammad Saw. dalam Membangun Perekonomian Madinah
- Faktor Pendukung Kesuksesan Dakwah Nabi Muhammad Saw. di Madinah
Respon Terhadap Dakwah Nabi Muhammad Saw. di
Madinah
- Perang Badar
- Perang Uhud
- Perang Khandak
- Perjanjian Hudaibiyah
- Penaklukan kota Mekkah (Fathu Mekkah)
- Haji Wada’ (haji pamitan)
KHULAFAURRASYIDIN CERMIN AKHLAK RASULULLAH  Sejarah Khulafaurrasisdin
- Profil Khalifah Abu Bakar
- Profil Khalifah Umar bin Khattab
- Profil Usman bin Affan
- Profil Ali bin Abi Thalib
Model Kepemimpinan  Khulafaurrasisdin
- Proses Pengangkatan Khulafaurrasisdin
- Kepemimpinan Khulafaurrasyidin
Prestasi Khulafaurrasisdin
- Prestasi Khalifah Abu Bakar
- Prestasi Khalifah Umar bin Khattab
- Prestasi Usman bin Affan
- Prestasi Ali bin Abi Thalib
DINASTI BANI UMAYYAH
PELOPOR KEMAJUAN
PERADABAN ISLAM  Sejarah Kekhalifahan Dinasti Umayyah
- Sejarah Dinasti Umayyah
- Sistem Pemerintahan Bani Umayyah
- Khalifah Bani Umayyah
- Faktor-Faktor Penyebab Mundurnya Dinasti Umayyah
Profil dan Kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz
- Profil Khalifah Umar bin Abdul Aziz
- Pola kepemimpinan Khalifah Umar bin Abdul Aziz
- Keperibadian Khalifah Umar bin Abdul Aziz
PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN ISLAM DINASTI BANI UMAYYAH  Pengembangan Kebudayaan Islam pada Masa Dinasti
Umayyah
Para Tokoh dan Perannya pada Dinasti Umayyah
- Bidang Ilmu Hadis
- Ilmu Tafsir
- Ilmu Fikih
- Ilmu Tasawuf



2. FIKIH
MATERI POKOK  DISKRIPSI
SUCIKANLAH LAHIR BATINMU, GAPAILAH CINTAH TUHANMU   - Pengertian Taharah
- Pengertian Hadas dan Najis
- Alat-alat Bersuci dan Macam-Macam Air
- Tatacara Bersuci
- Fungsi Taharah Dalam Kehidupan
NIKMATNYA SALAT, INDAHNYA
HIDUP   - Ketentuan Salat Lima Waktu
- Membaca Doa Qunut
- Ketentuan Sujud Sahwi
- Tata cara Salat Lima Waktu dan Sujud Sahwi
  - Nilai Pendidikan dalam Shalat
MEMUPUK KEBERSAMAAN DALAM
BERJAMA’AH  - Ketentuan Azan dan Ikamah
- Ketentuan Salat Berjama’ah
TENANGNYA DEKAT DENGAN ALLAH SWT  - Ketentuan Dzikir
- Ketentuan Doa
- Manfaat Dzikir dan Doa
- Tata cara Berdzikir dan Berdoa
- Dzikir dan Doa sesudah Shalat
MERAIH KHIDMAT DENGAN
MENGAGUNGKAN JUM’AT  - Ketentuan Salat Jum’at
- Ketentuan Khubah Jum’at
- Tata cara Pelaksanaan Salat Jum’at
DIBALIK KESULITAN TERDAPAT KEMUDAHAN  - KeTentuan Salat Jama’
- Ketentuan Salat Qashar
- Ketentuan Salat dalam Keadaan Darurat
MERAIH GELAR MAHMUDAH DENGAN AMALIAH SUNNAH  - Ketentuan Shalat Sunnah Muakad
- Ketentuan Shalat Sunnah Ghairul Muakad
- Hikmah Shalat Sunnah

3. AQIDAH AHLAK
MATERI POKOK  DISKRIPSI
AKIDAH ISLAM  - Pengertian Akidah Islam
- Dasar-dasar Akidah Islam
- Tujuan Akidah Islam
- Hubungan Iman, Islam, dan Ihsan
SIFAT-SIFAT ALLAH DAN PEMBAGIANNYA  - Sifat Wajib dan Mustahil Allah Swt.  - Sifat Jaiz Bagi Allah Swt.
TAAT, IKHLAS, KHAUF, DAN TAUBAT  Taat
Ikhlas
Khauf
Taubat
ADAB SHALAT DAN BERDZIKIR  Adab shalat
Adab berdzikir
KETELADANAN NABI SULAIMAN A.S.  Keagungan Nabi Sulaiman
ASMAUL HUSNA  Definisi Asmaul Husna
Memahami Kebesaran Allah SWT melalui Asmaul Husna
IMAN KEPADA PARA MALAIKAT  Malaikat
Jin, Iblis dan Setan
AKHLAK TERCELA KEPADA ALLAH SWT  - - Riya’  Nifaq
ADAB BERDOA DAN MEMBACA ALQURAN  - - Adab Membaca Al-Quran  Adab Berdoa
ASHABUL KAHFI    

4. QURAN HADITS
Materi Pokok dalam Soal Quran Hadits;
Al-Qur’an dan Hadis Sebagai Pedoman Hidupku
Kusandarkan Aktivitasku Hanya Kepada Allah
Kuteguhkan Imanku dengan Ibadah
Sikap Toleranku Mewujdkan Kedamaian
Istiqomah Kunci Keberhasilanku
Kunikmati Keindahan Al-qur’an dengan Tajwid

C. MADRASAH ALIYAH
1. SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI)
MATERI POKOK  DISKRIPSI
PERADABAN BANGSA ARAB SEBELUM ISLAM  - - Peradaban Bangsa Arab Sebelum Islam Keadaan Sosial Masyarakat Quraisy sebelum Islam
PERKEMBANGAN DAKWAH NABI
Muhammad Saw PERIODE Mekkah  Sejarah Dakwa Rasulullah Saw. pada Periode Islam di Makkah
Dakwa Secara Terang-terangan
Hijrah ke Habsi
Hamza dan Umar Bin Khatab Masuk Islam
Nabi Muhammad Saw. Hijrah Ke-Ta’if.
Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw.
Hamzah dan Umar bin Khathab Masuk Islam
Tansil dan Hikmah Isra’ Mi’raj
Perbandingan Kerasulan Muhammad dengan Rasul sebelumnya
PERKEMBANGAN DAKWA NABI MUHAMMAD PERIODE MADINAH  Faktor-Faktor Penyebab Hijrah Rasulullah Saw. ke Madinah
Substansi dan Strategi Dakwah Rasulullah Saw. pada Periode Madinah
Kebijakan pemerintahan Rasulullah Saw.
pada periode Islam di Madinah
Faktor-faktor Keberhasilan Fathul Mekkah Tahun
HijriyahWafatnya Rasulullah Saw.
Tanggapan Kaum Muslimin Tentang Wafatnya Rasul Saw
Perkembangan Islam Sepeninggalan Rasulullah Saw.
SEJARAH PERKEMBANGAN ISLAM MASA  - - Abu Bakar as Shiddiq Umar Bin Khatab
Usman Bin Affan
Ali Bin Abi Thalib
STRATEGI DAN SUBSTANSI DAKWAH  Kebijakan dan Strategi Abu Bakar as Shiddiq
Kebijakan dan Strategi Umar bin Khattab
Kebijakan dan Strategi Usman Bin Affan
Kebijakan dan Strategi Ali Bin Abi Thalib

2. FIKIH
Materi Pokok Fikih ;
Konsep fikih dan ibadah dalam islam
Pengurusan jenazah dan hikmahnya
Zakat dan hikmahnya
Haji dan umrah
Qurban dan akikah
Kepemilikan dalam islam
Perekonomian dalam islam
Pelepasan dan perubahan kepemilikan harta
Wakalah dan sulhu
Dhamman dan kafalah
Riba, bank dan asuransi

3. AQIDAH AHLAK
MATERI POKOK  DISKRIPSI
MEMAHAMI AKIDAH ISLAM



   - Pengertian Akidah
- Dalil / Argumentasi dalam Akidah
- Tujuan Akidah Islam
- Metode-Metode Peningkatan Kualitas Akidah
- Prinsip-Prinsip Akidah Islam
AYO BERTAUHID


   - Pengertian Tauhid
- Nama-Nama Ilmu Tauhid
- Ruang Lingkup Tauhid
- Macam-Macam Tauhid
   Memahami Makna Kalimat Tauhid
   Hikmah dan Manfaat Bertauhid
   Bahaya Tidak Bertauhid
MENJADI HAMBA ALLAH YANG BERAKHLAK  Pengertian Akhlak
   Macam-Macam Akhlak
MEMAHAMI INDUK-INDUK AKHLAK
TERPUJI  Induk-Induk Akhlak Terpuji
   Menggali Hikmah Kehidupan
   Membiasakan Sikap Iffah
   Mengembangkan Sikap Syaja’ah
   Menegakkan Sikap
AYO KITA PELAJARI INDUK-INDUK AKHLAK TERCELA  Hubbu ad-Dunya
   Hasad
   Takabbur-Ujub
   Riya '
ALANGKAH BAHAGIANYA JIKA KITA
BERSYUKUR, QANA’AH, RIDLA DAN
SABAR

   - - - Syukur
Qona’ah
Ridha dan Sabar
AYO KITA HORMATI ORANG TUA DAN GURU KITA  Adab Terhadap Orang Tua
   Adab Terhadap Guru
KISAH TELADAN NABI YUSUF AS  Saudara-saudara Yusuf melakukan pertemuan rahasia
   Nabi Yusuf bermimpi
   Yusuf dimasukkan ke dalam sumur
   Yusuf dijual-beli sebagai hamba sahaya
   Yusuf dan godaan Zulaikha
   Yusuf dalam penjara
   Yusuf dibebaskan dari penjara
   Yusuf diangkat sebagai wakil raja Mesir
   Pertemuan Yusuf dengan saudarasaudaranya
   Pertemuan kembali keluarga Ya’qub
   Ibrah atau pelajaran yang didapat dari kisah Nabi Yusuf a.s
SEHARUSNYA KITA MENGHINDARI PERBUATAN SYIRIK  Pengertian Syirik
   Macam-Macam Syirik
   Contoh Perilaku Orang Yang Berbuat Syirik
   Bahaya Perbuatan Syirik
   Cara Menghindari Perbuatan Syirik
INDAHNYA ASMAUL HUSNA  Lafal dan Arti Asmaul Husna
   Mengkaji 10 Asmaul Husna
MEMBIASAKAN AKHLAK TERPUJI  Husnuzzan
HUSNUZZAN, RAJA’ DAN TOBAT 
   Raja ’
   Taubat
MENGHINDARI AKHLAK TERCELA
LICIK, TAMAK, ZALIM DAN
DISKRIMINASI  Licik
   Tamak dan Serakah
   Zalim
   Diskriminasi
AYO KITA JENGUK SAUDARA KITA YANG SAKIT  Adab Menengok Orang Sakit
   Hikmah Sakit
   Menghadapi Orang Yang Akan Meninggal
   Hal-Hal Yang Dilakukan Yang
Dilakukan Sesaat Setelah Orang
Meninggal
KISAH TELADAN ROSUL ULUL AZMI  Pengertian Ul l'Azm
  Sifat-Sifat Ul l'Azm
   Rasul-Rasul Ul l'Azm

4. QURAN HADITS
Materi Pokok Quran Hadits;
Al-qur’an kitab-ku
Betapa otentiknya kitab-ku  Tujuan dan fungsi kitab-ku
Pokok-pokok isi kitab-ku
Manusia sebagai hamba allah dan khalifah di bumi
Memahami hadis, sunnah, khabar dan atsar
Memahami unsur-unsur hadis
Betapa bermacam-macamnya sunah nabi-ku
Memahami hadis dari segi kuantitas dan kualita
Indahnya ikhlas dalam beribadah







Related Posts

Punya pertanyaan? Silahkan berkomentar ⇛   

0 komentar untuk Juknis Pedoman Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tahun 2017

Silahkan berkomentar dengan sopan..