Breaking

Kamis, 31 Oktober 2019

Download PMA Nomor 12 Tahun 2019 tentang Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai ASN – PNS Kementerian Agama,

DIbawah ini adalah peraturan menteri agama republik indonesia (pma ri) tentang kode etik dan kode perilaku pegawai aparatur sipil negara kementerian agama (asn kemenag).
pma nomor 12 tahun 2019; tomatalikuang.com

PMA Nomor 26 Tahun 2019

Anda bisa mendownloadnya pada link berikut:
atau bisa langsung anda lihat filenya langsung di bawah ini:



BERITA NEGARA
REPUBLIK INDONESIA
No.880, 2019 KEMENAG. Kode Etik. Kode Perilaku Pegawai Aparatur
Sipil Negara Kementerian Agama.
PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 12 TAHUN 2019
TENTANG
KODE ETIK DAN KODE PERILAKU
PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA KEMENTERIAN AGAMA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a. bahwa pegawai aparatur sipil negara harus menjaga
martabat dan kehormatan dirinya, organisasi, bangsa,
dan negara dalam menjalankan tugas dan fungsinya
dengan berpedoman pada kode etik dan kode perilaku;
b. bahwa Keputusan Menteri Agama Nomor 421 Tahun 2001
tentang Kode Etik Pegawai Departemen Agama sudah
tidak sesuai lagi dengan perkembangan hukum dan
kebutuhan organisasi sehingga perlu diganti;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan
Peraturan Menteri Agama tentang Kode Etik dan Kode
Perilaku Pegawai Aparatur Sipil Negara Kementerian
Agama;
Mengingat : 1.

Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang
Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari
Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara
www.peraturan.go.id
2019, No.880-2-Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);
2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang
Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2008 Nomor 116, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4916);
3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur
Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5494);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang
Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri
Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004
Nomor 142, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4450);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang
Disiplin Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2010 Nomor 74, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5135);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang
Manajemen Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 63, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6037);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang
Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018
Nomor 224, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 6264);
8. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang
Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 8);
9. Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2015 tentang
Kementerian Agama (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2015 Nomor 168);
10. Peraturan Menteri Agama Nomor 42 Tahun 2016 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama (Berita
Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1495);
www.peraturan.go.id
2019, No.880-3-MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN MENTERI AGAMA TENTANG KODE ETIK DAN
KODE PERILAKU PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA
KEMENTERIAN AGAMA.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:
1. Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN
adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai
pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada
instansi pemerintah.
2. Pegawai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama yang
selanjutnya disebut Pegawai ASN adalah pegawai negeri
sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja
yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan
diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau
diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan
peraturan perundang-undangan.
3. Kode Etik dan Kode Perilaku adalah adalah pedoman
sikap, tingkah laku, dan perbuatan Pegawai ASN
Kementerian Agama dalam melaksanakan tugas dan
kehidupan sehari-hari.
Pasal 2
Pegawai ASN wajib menaati:
a. nilai-nilai dasar; dan
b. Kode Etik dan Kode Perilaku.
BAB II
NILAI-NILAI DASAR
Pasal 3
Nilai-nilai dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf
a meliputi:
www.peraturan.go.id
2019, No.880-4-a. keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa;
b. integritas;
c. profesionalitas;
d. tanggung jawab; dan
e. keteladanan.
Pasal 4
(1) Keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf a
merupakan keyakinan, kesadaran, dan tanggung jawab
Pegawai ASN sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha
Esa.
(2) Integritas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf b
merupakan sikap dan tindakan yang mencerminkan
keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan
perbuatan, sebagai pribadi atau Pegawai ASN dalam
melaksanakan tugas secara baik dan benar.
(3) Profesionalitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3
huruf c merupakan sikap dan perilaku Pegawai ASN
dalam melaksanakan tugas secara disiplin, kompeten,
dan tepat waktu dengan hasil terbaik.
(4) Tanggung Jawab sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3
huruf d merupakan sikap dan perilaku Pegawai ASN yang
selalu berkomitmen mengutamakan kepentingan negara
di atas kepentingan pribadi, pihak lain, dan/atau
golongan.
(5) Keteladanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf
e merupakan perwujudan kualitas pribadi yang luhur
dan terpuji dalam melaksanakan tugas dan kehidupan
bermasyarakat sehingga dapat menjadi teladan bagi
sesama Pegawai ASN dan anggota masyarakat.
www.peraturan.go.id
2019, No.880-5-BAB III
KODE ETIK DAN KODE PERILAKU
Pasal 5
Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai ASN dibangun
berdasarkan nilai-nilai dasar sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 3.
Pasal 6
Kode Etik dan Kode Perilaku nilai keimanan dan ketaqwaan
Kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi Pegawai ASN sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) meliputi:
a. tidak melakukan tindakan yang melanggar atau
bertentangan dengan sumpah/janji pegawai dan/atau
sumpah/janji jabatan;
b. melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing;
c. menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat;
d. melaksanakan tugas kemanusiaan;
e. menumbuhkembangkan sikap saling menghormati dan
bekerja sama antarpemeluk agama yang berbeda-beda;
f. membina kerukunan hidup beragama;
g. tidak bertindak diskriminatif;
h. tidak memaksakan suatu agama kepada orang lain; dan
i. bersifat moderat dalam konteks moderasi beragama
sebagai bentuk pemahaman dan pengamalan untuk
kebersamaan umat.
Pasal 7
Kode Etik dan Kode Perilaku nilai integritas bagi Pegawai ASN
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) meliputi:
a. bertekad dan berkemauan untuk berbuat baik dan benar,
serta berpikir positif, arif, dan bijaksana;
b. tidak melakukan tindakan yang merekayasa atau
memanipulasi suatu keterangan, perintah, surat,
dokumen, atau keadaan sehingga tidak sesuai dengan
kebenaran yang seharusnya;
www.peraturan.go.id
2019, No.880-6-c. tidak menggunakan kewenangan yang dimiliki untuk
mendapatkan keuntungan atau keistimewaan, baik bagi
diri sendiri, keluarga, maupun orang lain;
d. tidak memerintahkan atau mengizinkan sesama Pegawai
ASN atau pihak lain, baik secara horisontal maupun
vertikal yang berada di bawah pengaruh, petunjuk, atau
kewenangannya untuk meminta atau menerima hadiah,
hibah, pinjaman atau imbalan apapun sehubungan
dengan segala hal yang dilakukan, akan dilakukan, atau
tidak dilakukan oleh Pegawai ASN berkenaan dengan
pelaksanaan tugasnya; dan
e. tidak menerima segala bentuk pembayaran melebihi dari
yang seharusnya diperoleh sesuai dengan kapasitasnya.
Pasal 8
Kode Etik dan Kode Perilaku nilai profesionalitas bagi Pegawai
ASN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (3) meliputi:
a. memiliki komitmen kuat terhadap tugasnya serta
berupaya menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan
tepat waktu;
b. bersikap berani mengakui kesalahan dan bersedia
menerima konsekuensi serta melakukan langkahlangkah perbaikan dengan segera;
c. bersikap netral dan tidak memandang suku, agama, ras,
dan/atau golongan;
d. tidak menyampaikan informasi atau pendapat kepada
pihak di luar Kementerian Agama atas sesuatu hal yang
menjadi kewenangannya tanpa adanya perintah dari
pejabat yang berwenang;
e. tidak menggunakan kewenangan jabatan dan fasilitas
kantor, baik langsung maupun tidak langsung untuk
membantu anggota keluarga dekatnya mendapatkan
kontrak kerja sama dengan Kementerian Agama;
f. tidak menerima imbalan dalam bentuk apapun dari
pihak yang melakukan transaksi atau pihak lain yang
berhubungan dengan Kementerian Agama;
www.peraturan.go.id
2019, No.880-7-g. tidak mempekerjakan atau merekomendasikan keluarga
dekatnya untuk bekerja di Kementerian Agama;
h. tidak memberi atau menerima hadiah, pinjaman,
imbalan, keringanan biaya, bantuan atau pelayanan
dalam bentuk dan kondisi apapun yang diketahui atau
patut diduga dapat mempengaruhi Pegawai ASN dalam
melaksanakan tugasnya; dan
i. mengembangkan sikap patuh pada norma hukum dan
norma sosial serta memacu etos kerja, disiplin,
produktifitas, inovasi, dan rasa kesetiakawanan sosial.
Pasal 9
Kode Etik dan Kode Perilaku nilai tanggung jawab bagi
Pegawai ASN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (4)
meliputi:
a. mengutamakan tugas dan fungsi;
b. meningkatkan pengetahuan, keahlian, serta kemampuan
pribadi lainnya melalui berbagai sarana dan media yang
tersedia yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas;
c. melaksanakan tugas secara patut, tekun, dan perhatian
tertuju kepada pekerjaan sepenuhnya;
d. memelihara setiap aset/barang milik negara di
Kementerian Agama;
e. melaksanakan pekerjaan sesuai jam kerja;
f. tidak memberikan informasi yang dikategorikan sebagai
rahasia negara atau rahasia jabatan; dan
g. pelaksanaan tugas tidak dilakukan bersama orang atau
lembaga yang dapat menimbulkan konflik kepentingan
atau mempengaruhi keputusan yang diambil.
Pasal 10
Kode Etik dan Kode Perilaku nilai keteladanan bagi Pegawai
ASN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (5) meliputi:
a. memiliki akhlak terpuji, memberikan pelayanan dengan
sikap yang baik, ramah dan adil;
b. tidak melakukan perbuatan tercela, baik menurut ajaran
agama maupun norma sosial di masyarakat;
www.peraturan.go.id
2019, No.880-8-c. tidak berprasangka atau bias, baik dalam perkataan
maupun perbuatan, terhadap orang lain tanpa alasan
yang dapat dibenarkan;
d. bersikap ramah dan berperilaku sederhana serta
menghindarkan diri dari kesan yang berlebihan; dan
e. bersahaja dan menjauhkan diri dari sifat terlalu
membanggakan diri atau menyombongkan diri.
BAB IV
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 11
Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Keputusan
Menteri Agama Nomor 421 Tahun 2001 tentang Kode Etik
Pegawai Departemen Agama, dicabut dan dinyatakan tidak
berlaku.
Pasal 12
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal
diundangkan.
www.peraturan.go.id
2019, No.880-9-Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya
dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 6 Agustus 2019
MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,
ttd
LUKMAN HAKIM SAIFUDDIN
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 6 Agustus 2019
DIREKTUR JENDERAL
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA,
ttd
WIDODO EKATJAHJANA
www.peraturan.go.id

Demikian Download PMA Nomor 12 Tahun 2019 tentang Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai ASN – PNS Kementerian Agama. Semoga bermanfaat :)
Loading...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai dengan topik..