Rincian Formasi Penerimaan CPNS Kemenkeu Tahun 2019 dan Persyaratannya

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru saja merilis pengumuman tentang penerimaan cpns kemenkeu tahun 2019. Berikut adalah rincian informasi dan berbagai persyaratan cpns kemenkeu tahun 2019.



PENGUMUMAN NOMOR : PENG-01/PANREK/2019 TENTANG REKRUTMEN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KEUANGAN TAHUN ANGGARAN 2019

Kementerian Keuangan berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 396 Tahun 2019 tanggal 27 September 2019 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2019 serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019, memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk bergabung sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil yang akan ditugaskan di unit kerja Kementerian Keuangan sebagai berikut:

I. UNIT PENEMPATAN ESELON I:

1. Sekretariat Jenderal (SETJEN) : 41 formasi.
2. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) : 50 formasi.
3. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC): 10 formasi.
4. Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) : 13 formasi.
5. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPBN) : 48 formasi.
6. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) : 3 formasi.
7. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) : 2 formasi.
8. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) : 6 formasi.
9. Badan Kebijakan Fiskal (BKF) : 19 formasi.
10. Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) : 10 formasi.

II. JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN DAN JENIS FORMASI

Kementerian Keuangan membutuhkan pegawai dengan jumlah total 202 formasi sebagai berikut:

- Formasi Umum

formasi umum cpns kemenkeu 2019; tomatalikuang.com
Tabel Komposisi Unit Penempatan sesuai dengan formasi jabatan dan kualifikasi pendidikan dapat dilihat pada link berikut https://rekrutmen.kemenkeu.go.id/ 
*) Dapat dilamar oleh pelamar disabilitas rungu

- Formasi Khusus

formasi khusus cpns kemenkeu 2019; tomatalikuang.com

III. KRITERIA PELAMAR

1. Formasi Umum merupakan pelamar lulusan Perguruan Tinggi dan Sekolah Menengah Kejuruan
Pelayaran yang memenuhi kualifikasi pendidikan dan persyaratan sebagaimana dalam
pengumuman ini.
2. Formasi Khusus terdiri dari:
a. Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat “Dengan Pujian”/Cumlaude
1) Pelamar merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan predikat kelulusan “Dengan Pujian”/Cumlaude dan berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah;
2) Pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara “Dengan Pujian”/Cumlaude dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
b. Penyandang Disabilitas adalah pelamar yang menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2 dan memenuhi ketentuan:
1) Mampu melihat, mendengar dan berbicara dengan baik;
2) Mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan
berdiskusi
3) Mampu bergerak dengan menggunakan alat bantu berjalan selain kursi roda;
4) Melampirkan surat keterangan dari dokter Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas yang menerangkan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2.
c. Putra/Putri Papua dan Papua Barat (Putra/i Papua) merupakan pelamar keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak atau ibu) asli Papua/Papua Barat, dibuktikan dengan KTP Bapak/Ibu kandung, Akta Kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku.
3. Pelamar P1/TL merupakan peserta seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 yang memenuhi nilai
ambang batas/passing grade berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar
Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 serta masuk dalam 3 (tiga) kali formasi jabatan
yang dilamar untuk dapat mengikuti SKB tahun 2018 namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan
tahap akhir, dengan ketentuan sebagai berikut:
a. NIK harus sama dengan seleksi pengadaan CPNS Tahun 2018;
b. Pelamar menggunakan kualifikasi pendidikan yang sama pada saat mengikuti seleksi pengadaan
CPNS tahun 2018;
c. Nilai SKD Tahun 2018 memenuhi Passing Grade SKD Tahun 2019 untuk Jabatan dan Jenis
Formasi yang akan dilamar;
d. Pelamar perlu melakukan proses pendaftaran/pengunggahan dokumen kembali sebagaimana
yang dipersyaratkan di pengumuman ini;
e. Apabila pelamar telah mendaftar Rekrutmen CPNS Kementerian Keuangan Tahun 2019 dan
dinyatakan lulus Seleksi Administrasi, pelamar memilih untuk “Mengikuti” atau “Tidak Mengikuti”
SKD Tahun 2019, kemudian:
1) Jika “Mengikuti” namun tidak hadir pada pelaksanaan SKD, maka pelamar dinyatakan gugur;
2) Jika “Tidak Mengikuti”, nilai yang digunakan adalah nilai SKD Tahun 2018;
3) Jika “Mengikuti” dan nilai SKD Tahun 2019 memenuhi passing grade, maka nilai yang dipilih
adalah nilai terbaik antara Nilai SKD Tahun 2018 dengan Nilai SKD Tahun 2019;
4) Jika “Mengikuti” dan nilai SKD Tahun 2019 tidak memenuhi passing grade, maka nilai yang
dipilih adalah nilai SKD Tahun 2018.
4. Pelamar Disabilitas dapat melamar untuk Formasi Umum pada jabatan Analis Sistem Informasi dan
Pengelola Teknologi Informasi. Pelamar Disabilitas wajib menyatakan bahwa dirinya merupakan
penyandang disabilitas dengan kriteria pelamar merupakan penyandang disabilitas rungu dan
dibuktikan dengan dokumen/surat keterangan resmi yang berlaku dari Rumah Sakit
Pemerintah/Puskesmas yang menyatakan jenis kedisabilitasannya, dan dokumen dimaksud harus
diunggah pada SSCASN. Pelaksanaan seleksi dan nilai ambang batas/passing grade setiap
tahapan seleksi mengikuti pelaksanaan seleksi dan nilai ambang batas/passing grade formasi
umum dimana pelamar mendaftar.
IV. PERSYARATAN PENDAFTARAN
1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada
Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
2. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan Pengadilan yang telah
mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;
3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat
sebagai CPNS/PNS, anggota TNI/POLRI, pegawai BUMN/BUMD atau tidak pernah diberhentikan
karena pelanggaran/hukuman bagi pegawai swasta;5
4. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil, Prajurit TNI,
anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas pemerintah;
5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;
7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar;
8. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya;
9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau Negara lain
yang ditentukan oleh pemerintah;
10. Pelamar formasi Umum, Penyandang Disabilitas dan Putra/i Papua merupakan lulusan Perguruan
Tinggi dan/atau Program Studi yang terakreditasi dalam BAN-PT pada saat kelulusan dengan
tingkat pendidikan:
a. Magister (S2) dengan IPK Minimal 3,00 (tiga koma nol dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan)
dari skala 4;
b. Sarjana (S1) dengan IPK Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima dan nilai tersebut bukan hasil
pembulatan) dari skala 4;
c. Diploma Umum (DIII) dengan IPK minimal 2,75 (dua koma tujuh lima dan nilai tersebut bukan
hasil pembulatan) dari skala 4;
d. SMK Pelayaran dengan nilai rata-rata Ujian Tertulis pada ijazah tidak kurang dari 6,50 (enam
koma lima dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan).
Bagi pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar setelah memperoleh
penyetaraan ijazah dan penyetaraan nilai dari Kemendikbud.
11. Usia yang dihitung berdasarkan tanggal lahir yang tercantum dalam ijazah pada saat pelamar
melakukan pendaftaran online:
a. Minimal 18 tahun dan maksimal 30 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk S2;
b. Minimal 18 tahun dan maksimal 28 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk S1;
c. Minimal 18 tahun dan maksimal 23 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk DIII;
d. Minimal 18 tahun dan maksimal 30 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk SMK Pelayaran,
e. Bagi pelamar Formasi Khusus Penyandang Disabilitas batas usia minimal 18 tahun dan
maksimal 35 tahun 0 Bulan 0 Hari untuk tingkat pendidikan S1 dan DIII.
12. Pelamar SMK Pelayaran dengan unit penempatan DJBC harus memenuhi kriteria:
a. Memiliki sertifikat keahlian ANT-IV untuk pelamar jabatan juru mudi dan sertifikat keahlian ATT-IV
untuk pelamar jabatan juru minyak;
b. Laki-laki;
c. Tinggi badan minimal 160 cm;
d. Tidak buta warna;
e. Tidak cacat fisik;
f. Untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dan/atau
silindris dapat diberikan toleransi maksimal sampai ukuran 2 dioptri;
g. Lulus pemeriksaan laboratorium.
V. TATA CARA PENDAFTARAN
Pendaftaran dilaksanakan secara online mulai tanggal 15 s.d. 29 November 2019 dengan
tahapan sebagai berikut:
1. Buat akun pada portal https://sscasn.bkn.go.id/ dengan cara:
a. Isi Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP)/NIK pada Kartu
Keluarga (KK) dan Nomor KK/NIK Kepala Keluarga;
b. Isi biodata dan kolom lainnya secara cermat dengan membaca petunjuk yang ada. Kesalahan
dalam pengisian biodata dapat mengakibatkan pelamar tidak lulus Seleksi Administrasi.
c. Upload Pas Foto dengan latar belakang merah dalam format JPG;
d. Cetak Kartu Informasi Akun.
2. Log in ke https://sscasn.bkn.go.id/ dengan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.6
3. Upload swafoto (foto selfie) dengan memperlihatkan KTP/Surat Keterangan Pengganti KTP dan
Kartu Informasi Akun untuk dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
4. Lengkapi data diri pelamar pada kolom yang disediakan.
5. Pelamar tidak dapat memilih Unit Penempatan Eselon I.
6. Pelamar memilih instansi Kementerian Keuangan dilanjutkan dengan memilih jenis formasi,
kemudian pelamar memilih pendidikan sesuai ijazah, jabatan, lokasi formasi dan lokasi tes, serta
mengisi data lain yang harus dilengkapi.
7. Pelamar mengunggah/upload soft file berkas, sebagai berikut:
a. Scan asli KTP/Surat Keterangan Pengganti KTP;
b. Scan asli Ijazah. Bagi pelamar lulusan luar negeri ditambahkan scan penyetaraan ijazah dan
penyetaraan nilai dari Kemendikbud pada halaman berikutnya dan dijadikan dalam satu file;
c. Scan asli Transkrip Nilai, bila lebih dari satu halaman maka dijadikan dalam satu file;
d. Scan asli Surat Pernyataan yang dapat diunduh/download pada portal
https://rekrutmen.kemenkeu.go.id/ dengan disertakan tanda tangan pelamar dan materai Rp.6000
(unggah/upload pada kolom surat lamaran);
e. Bagi pelamar formasi khusus, pelamar SMK pelayaran, serta pelamar disabilitas pada
Formasi Umum ditambahkan scan dokumen pendukung lainnya sebagai berikut:
1) KTP Bapak/Ibu kandung, Akta Kelahiran/surat keterangan lahir pelamar dan surat keterangan
hubungan keluarga dari Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku (dijadikan dalam satu file), untuk
pelamar Formasi Khusus Putra/i Papua;
2) Surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada
anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2, untuk pelamar Formasi Khusus
Penyandang Disabilitas;
3) Sertifikat Akreditasi BAN-PT yang menyatakan bahwa program studi pelamar terakreditasi
dengan peringkat A dan Sertifikat Akreditasi BAN-PT yang menyatakan bahwa perguruan
tinggi pelamar terakreditasi dengan peringkat A (dijadikan dalam satu file), untuk pelamar
Formasi Khusus Cumlaude Lulusan Dalam Negeri;
Surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara sebagaimana dimaksud
pada romawi III angka 2 huruf a dari Kemendikbud, untuk pelamar Formasi Khusus
Cumlaude Lulusan Luar Negeri;
4) Sertifikat keahlian ANT-IV/ATT-IV untuk pelamar dari SMK Pelayaran; atau
5) Surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas rungu,
untuk Pelamar Disabilitas yang melamar pada Formasi Umum.
Pastikan dokumen yang diunggah/upload dapat terbaca. Kesalahan dalam mengunggah/upload
dokumen dapat mengakibatkan pelamar tidak lulus Seleksi Administrasi.
8. Klik centang pada setiap data di form Resume dan pastikan bahwa data tersebut terisi dengan
lengkap dan benar, kemudian Akhiri Proses Pendaftaran. Data yang telah dikirim tidak dapat diubah
dengan alasan apapun.
9. Cetak dan simpan dengan baik Kartu Pendaftaran SSCASN 2019. Kartu Pendaftaran SSCASN
2019 digunakan sebagai bukti telah menyelesaikan proses pendaftaran melalui SSCASN 2019.
VI. SELEKSI DAN PELAKSANAAN TES
1. Pelamar dari semua formasi jabatan dan kualifikasi pendidikan dapat memilih 1 (satu) lokasi tes dari 6
(enam) kota yang menyelenggarakan Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Keuangan
Tahun Anggaran 2019, sebagai berikut:
a. Medan;
b. Jakarta;
c. Yogyakarta;
d. Balikpapan;
e. Makassar; dan
f. Jayapura.7
2. Tahapan Seleksi Rekrutmen Kementerian Keuangan Tahun 2019 sebagai berikut:
a. Seleksi Administrasi
Merupakan proses verifikasi data yang diinput pelamar dibandingkan dengan dokumen yang
diunggah/upload pelamar berdasarkan persyaratan pendaftaran yang telah ditetapkan pada
pengumuman ini.
b. Masa Sanggah
Pelamar diberikan kesempatan untuk menyanggah Hasil Seleksi Administrasi apabila terdapat
kesalahan oleh verifikator pada Seleksi Administrasi. Pelamar menyanggah dengan alasan yang
jelas disertai menunjukkan bukti yang kuat. Masa Sanggah dibuka selama 3 hari setelah
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi.
c. Verifikasi Berkas Fisik dan Verifikasi Kedisabilitasan
1) Pelamar yang dinyatakan lulus Seleksi Administrasi, mencetak Kartu Peserta pada menu
Riwayat Pendaftaran di akun SSCASN pelamar.
2) Pelamar melakukan verifikasi berkas fisik di kota sesuai lokasi tes pilihan pelamar pada
pendaftaran online dengan lokasi dan waktu yang akan ditentukan kemudian.
3) Pelamar membawa Kartu Peserta asli, Ijazah asli, Transkrip Nilai asli serta dokumen
pendukung lainnya yaitu:
• Penyetaraan ijazah dan penyetaraan nilai dari Kemendikbud, untuk pelamar Lulusan Luar
Negeri;
• KTP Bapak/Ibu kandung, Akta Kelahiran/surat keterangan lahir pelamar dan surat
keterangan hubungan keluarga dari Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku, untuk pelamar
Formasi Khusus Putra/i Papua;
• Surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada
anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2, untuk pelamar Formasi Khusus
Penyandang Disabilitas;
• Surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara sebagaimana dimaksud
pada romawi III angka 2 huruf a poin 1) dari Kemendikbud, untuk pelamar Formasi Khusus
Cumlaude Lulusan Luar Negeri;
• Surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas rungu,
untuk pelamar Disabilitas yang mendaftar pada Formasi Umum atau Formasi Khusus
lainnya selain Formasi Khusus Penyadang Disabilitas.
4) Kehadiran pelamar tidak boleh diwakilkan.
5) Verifikasi Berkas Fisik didasarkan pada dokumen yang ditunjukkan oleh pelamar dibandingkan
dengan data yang diinput pelamar pada saat pendaftaran online serta persyaratan pendaftaran
yang telah ditetapkan pada pengumuman ini.
6) Bagi Pelamar Disabilitas untuk Formasi Khusus dan Umum dilakukan Verifikasi Kedisabilitasan
dengan cara memeriksa fisik pelamar oleh dokter pemerintah pada lokasi verifikasi untuk
memastikan pelamar memenuhi syarat disabilitas yang ditentukan.
7) Pelamar yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan melakukan rekam sidik jari/fingerprint
yang akan digunakan untuk verifikasi dan absensi pada tahapan-tahapan tes selanjutnya.
d. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
1) SKD dilaksanakan 1 (satu) hari setelah Verifikasi Berkas Fisik di kota sesuai lokasi tes pilihan
pelamar pada pendaftaran online dengan lokasi dan waktu yang akan ditentukan kemudian.
2) SKD diselenggarakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
e. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
1) SKB terbagi menjadi 4 jenis tes sebagai berikut:
a) Tes Kompetensi Teknis (TKT) menggunakan sistem CAT;
b) Psikotes Online dan Tes Pluralisme;
c) Tes Kesehatan dan Kebugaran (TKK);
d) Wawancara.8
2) SKB diselenggarakan di kota sesuai lokasi tes pilihan pelamar pada pendaftaran online
dengan lokasi dan waktu yang akan ditentukan kemudian.
3) SKB dilaksanakan 4 (empat) hari berturut-turut bagi masing-masing pelamar dimana 1 (satu)
hari untuk 1 (satu) jenis tes.

VII. SISTEM KELULUSAN

  1. Kelulusan Seleksi Administrasi menggunakan sistem gugur, didasarkan pada hasil verifikasi dokumen yang diunggah (upload) dibandingkan dengan data yang diinput sesuai dengan persyaratan pendaftaran.
  2. Pelamar yang sanggahan terhadap hasil Seleksi Administrasi-nya diterima, status kelulusannya pada tahap Seleksi Administrasi dapat berubah dari ”Tidak Lulus Seleksi Administrasi” menjadi “Lulus Seleksi Administrasi”, begitupun sebaliknya.
  3. Verifikasi Berkas Fisik menggunakan sistem gugur, didasarkan pada hasil verifikasi dokumen asli yang dibawa pelamar dibandingkan dengan data yang diinput oleh pelamar. Bagi Pelamar
  4. Disabilitas untuk Formasi Khusus dan Umum, Verifikasi Kedisabilitasan menggunakan sistem gugur yang didasarkan pada hasil verifikasi kesesuaian tingkat/jenis kriteria penyandang disabilitas.
  5. Kelulusan SKD didasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang mengatur Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS Tahun 2019.
  6. Terhadap pelamar yang tidak hadir dan/atau tidak mampu mengikuti setiap tahapan seleksi pada waktu dan tempat yang ditetapkan, maka dinyatakan gugur.
  7. Kelulusan Akhir ditentukan berdasarkan pemeringkatan sesuai jumlah formasi pada masing-masing jabatan dan kualifikasi pendidikan dari hasil integrasi SKD dan SKB dengan bobot penilaian hasil SKD 40% dan SKB 60% sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
  8. Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2019. 

VIII. JADWAL PELAKSANAAN

NO URAIAN KEGIATAN TANGGAL

  1. Pendaftaran Online dan Upload Dokumen 15 s.d. 29 November 2019
  2. Pengumuman Lulus Seleksi Administrasi 18 Desember 2019
  3. Masa Sanggah Hasil Seleksi Administrasi 19 s.d. 23 Desember 2019
  4. Pengumuman Hasil Sanggah 6 Januari 2020
  5. Verifikasi Berkas Fisik, Perekaman Sidik Jari dan Pelaksanaan SKD Februari 2020
  6. Pengumuman Hasil SKD Maret 2020
  7. Pelaksanaan SKB Maret 2020
  8. Pengumuman Akhir Kelulusan April 2020
  9. Pemberkasan Online April 2020
  10. Pemberkasan Fisik April 2020
Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu dan akan diumumkan kemudian.

IX. LAIN – LAIN

  1. Pelamar CPNS 2018 yang telah lulus seleksi dan sudah ditetapkan NIP oleh BKN, kemudian mengundurkan diri, tidak dapat mendaftar pada Rekrutmen CPNS Kementerian Keuangan tahun ini.
  2. Bagi mereka yang pernah mengajukan lamaran ke Kementerian Keuangan sepanjang memenuhi syarat dalam pengumuman ini, wajib mengajukan lamaran kembali sesuai prosedur yang diatur sebagaimana tercantum pada romawi V.
  3. Dalam rangka Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil ini tidak ada bimbingan tes atau persiapan pendahuluan dan tidak diadakan surat menyurat.
  4. Pendaftaran dan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya.
  5. Transportasi dan akomodasi pelamar selama pelaksanaan seleksi ditanggung oleh pelamar.
  6. Pengumuman setiap tahapan tes ditayangkan secara online pada portal https://sscasn.bkn.go.id/ serta dapat dilihat pada portal Kementerian Keuangan www.kemenkeu.go.id atau https://rekrutmen.kemenkeu.go.id/
  7. Kelulusan pelamar pada setiap tahapan tes ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi pelamar. Apabila ada pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan dapat diterima menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Keuangan dengan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah penipuan dan agar dilaporkan melalui website www.wise.kemenkeu.go.id. Panitia tidak bertanggung jawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.
  8. Apabila pelamar memberikan keterangan/data yang tidak benar, dan di kemudian hari diketahui, baik pada setiap tahapan tes maupun setelah diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Keuangan, Kementerian Keuangan dapat menggugurkan kelulusan tersebut dan/atau memberhentikan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Keuangan, menuntut ganti rugi atas kerugian negara yang terjadi akibat keterangan yang tidak benar tersebut, dan melaporkan sebagai tindak pidana ke pihak yang berwajib karena telah memberikan keterangan palsu.
  9. Pelamar yang sudah dinyatakan lulus tahap akhir seleksi dan sudah mendapat persetujuan NIP kemudian mengundurkan diri, kepada yang bersangkutan diberikan sanksi tidak boleh mendaftar pada Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil untuk periode berikutnya.
  10. Pelayanan dan penjelasan informasi terkait pelaksanaan Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil  di lingkungan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2019 dapat menghubungi Call Center dan media sosial resmi Kementerian Keuangan sebagai berikut:
    • Telepon : 134 pada hari Senin s.d. Jumat pukul 08.00 s.d. 16.00 WIB
    • Facebook/Twitter : @KemenkeuRI
    • E-mail : rekrutmencpns@kemenkeu.go.id
  11. Keputusan Panitia dalam hal kelulusan pendaftar/pelamar pada setiap tahapan tes bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  12. Informasi lebih lanjut mengenai Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil ini dapat dilihat melalui portal Kementerian Keuangan www.kemenkeu.go.id dan https://rekrutmen.kemenkeu.go.id/

Download Pengumuman CPNS Kemenkeu di sini.
Download Tabel Rincian Formasi CPNS Kemenkeu 2019 di sini.

Semoga bermanfaat :)

Share this