Download Buku Panduan KRTI Tahun 2020 PDF

Dibawah ini adalah download pdf buku panduan / petunjuk pelaksanaan kontes robot terbang indonesia (krti) tahun 2020 secara daring (online).

Buku Panduan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2020 

Download Buku Panduan Kontes Robot Terbang Indonesia KRTI Tahun 2020 tomatalikuang.com

Surat Pengumuman Pelaksanaan KRTI Tahun 2020 Secara Daring

Yth: Rektor/Ketua/Direktur Perguruan Tinggi Negeri/Swasta
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I s.d XV

Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia akan menyelenggarakan kegiatan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2020. Kegiatan Kontes ini dimaksudkan untuk mendorong terciptanya mahasiswa yang kreatif dan inovatif di era Revolusi Industri 4.0, serta membangun soft skill dengan baik.  Berdasarkan situasi pandemik COVID-19 di Indonesia, serta hasil pembahasan dengan tim pakar maka kegiatan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2020 dilaksanakan secara daring.

Jadwal Pendaftaran KRTI Tahun 2020

Menindaklanjuti surat nomor 0093/J3/TU/2020 tetang penundaan kegiatan Lomba-Lomba Tahun 2020, maka dengan ini kami informasikan bahwa pendaftaran KRTI dibuka mulai tanggal 20 s.d 31 Agustus 2020 pukul 16.00 WIB. Pendaftaran dilakukan oleh masing masing tim dengan melampirkan surat pengantar dari pimpinan perguruan tinggi, dan pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui laman http://ringkas.kemdikbud.go.id/daftarKRTI

Kami mohon perkenan Bapak/Ibu untuk menginformasikan pengumuman ini kepada mahasiswa di perguruan tinggi. 

Dalam pelaksanaan pendaftaran, apabila terdapat pertanyaan, dapat menghubungi Bapak Yas Ahmad Adha, HP. 08559918983 Tri Isti, HP 0813-8587-6706.

KATA PENGANTAR - BUKU PANDUAN KRTI TAHUN 2020

Pusat Prestasi Nasional melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah mahasiswa berprestasi. Dalam rangka mendorong peningkatan prestasi mahasiswa, kemampuan akademik, wawasan dan kecintaan mahasiswa terhadap bidang teknologi yang harapannya nanti mampu meningkatkan perubahan dan kemajuan teknologi di Indonesia.

Revolusi Industri 4.0 menjadikan mahasiswa lebih kreatif, adaptif, dan memiliki soft skill yang baik. Perkembangan alat monitor dari udara terbukti membantu manusia dalam bekerja pemantauan pekerjaan dari udara. Pada kondisi sekarang pesawat tanpa awak atau juga biasa dikenal dengan drone menjadi alat yang terbukti membantu mempermudah pekerjaan baik dalam pekerjaan pembuatan peta maupun kegiatan pemantauan lainnya.

Kemampuan mahasiswa di era revolusi industri 4.0 menciptakan pesawat terbang tanpa awak yang beragam sesuai dengan fungsi penggunaanya akan berdampak positif kepada perkembangan teknologi pesawat terbang di Indonesia dimasa yang akan datang. Kegiatan Kontes Robot Terbang Indonesia yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional akan meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa, kerjasama tim dan pemikiran kritis dalam mencari inovasi di dunia penerbangan.

Kompetisi KRTI Tahun 2020 mengalami beberapa perubahan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya dengan mempertimbangkan kondisi pandemi COVID 19 di Indonesia. Petunjuk pelaksanaan ini di susun agar penyelenggaraan KRTI di tingkat perguruan tinggi maupun di tingkat Nasional dapat terlaksa dengan baik.

Pusat Prestasi Nasional terus melakukan koordinasi dengan Perguruan Tinggi dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I- XVI agar pelaksanaan KRTI berjalan dan menghasilkan mahasiswa yang berprestasi serta pembelajaran untuk mahasiswa lainnya. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu tersusunnya Petunjuk Pelaksanaan Umum ini. 

Jakarta, Agustus 2020 
Plt Kepala
Ttd 
Asep Sukmayadi, S.IP., M.Si 
NIP. 197206062006041001

DAFTAR ISI- BUKU PANDUAN KRTI TAHUN 2020

  • Kata Pengantar ……… 2
  • Daftar Isi ………………… 3
  • A. Latar Belakang……… 4
    • 1. Pendahuluan……………… 4
    • 2. Tujuan …… 5
    • 3. Dasar Hukum … 5
  • B. Tema dan Peraturan Umum …… 6
  • C. Keamanan dan Keselamatan ……… 9
  • D. Kepersetaan dan Evaluasi ……… 9
  • E. Divisi KRTI 2020 …. 10
  • F. Jadwal …… 29

Tujuan Pelaksanaan Kontes Robot Terbang Indonesia

1. Peningkatan Inovasi dan kreatifitas mahasiswa dibidang robotika pesawat terbang
2. Pengembangan softskill mahasiswa
3. Menumbuh kembangkan minat dan motivasi dalam bidang robot terbang
4. Sarana penerapan merdeka belajar-kampus merdeka

TEMA DAN PERATURAN UMUM KRTI TAHUN 2020

a. KRTI 2020 melombakan 4 (empat) divisi, yaitu:

  1. 2.1.1. Divisi Racing Plane (RP) sebagai entry level,
  2. 2.1.2. Divisi Fixed-Wing (FW) sebagai middle level dan real application,
  3. 2.1.3. Divisi Vertical Take-off and Landing (VTOL) sebagai advanced level untuk pengembangan teknologi, dan
  4. 2.1.4. Divisi Technology Development (TD) sebagai konsep pengembangan teknologi pesawat tanpa awak.

b. Masing-masing Divisi memiliki tema yang spesifik, yaitu:

  1. 2.2.1. Divisi RP: “F.A.T (Fast And on Track)”: tercepat dan pada lintasan. Lintasan adalah berbentuk angka delapan (figure-of-eight),
  2. 2.2.2. Divisi FW:” Pengiriman Paket Darurat pada Wilayah Karantina”,
  3. 2.2.3. Divisi VTOL:” QR-code based Fast Response and Accurate Shipment Delivery”, dan
  4. 2.2.4. Divisi TD: “Innovate UAV Technology
c. Secara umum kompetisi pada semua divisi dilaksanakan secara daring. Setiap Peserta melaksanakan kompetisi di wilayahnya masing-masing dan Dewan Juri melakukan penilaian dan komunikasi dengan Peserta secara daring dengan bantuan teknologi telekomunikasi.
d. Divisi RP dilaksanakan dalam bentuk sebuah tantangan untuk menyelesaikan sebanyak mungkin terbang membentuk figure-of-eight dalam waktu yang ditentukan secara autonomous mulai dari peluncuran hingga waktu yang tersedia serta dapat mendarat dengan baik. Masingmasing tim akan membuat dokumentasi yang diperlukan pada rentang waktu yang ditentukan yang selanjutnya akan dievaluasi oleh Juri untuk menentukan 
e. Divisi FW dilaksanakan dalam penyelesaian misi terbang dengan target menemukan lokasi dropping paket dari data video, dan kemudian wahana mampu terbang mengelilingi objek (minimum tiga kali loitering) untuk mendapatkan data video yang lebih jelas serta menjatuhkan paket pada titik dropping, dan kemudian mengambil gambar untuk keperluan pemetaan (mapping) akses jalur darat dari pusat kendali (GCS) ke area lokasi dropping pada area karantina epidemi penyakit menular Covid-19 tersebut. 

f. Divisi VTOL dikompetisikan dengan cara setiap 2 (dua) tim diberi kesempatan untuk menerbangkan wahananya bersama-sama secara fully-autonomous di suatu kawasan yang mewakili suatu area yang di dalamnya terdapat lokasi-lokasi QR-1, QR-2 dan atau QR-3 (QR code), yaitu lokasi pengiriman logistik. Sebelum terbang tiap tim harus memuatkan obyek muatan pada wahana robotnya. Tiap wahana tim terbang di kawasan operasi masing-masing yang bersebelahan secara daring dengan kawasan operasi tim lawan. Tim yang wahananya mampu terbang dan mengirim/menjatuhkan muatan ke lokasi yg ditentukan dalam waktu yang paling cepat akan menjadi pemenang. 
g. Divisi TD dilaksanakan untuk mengembangkan teknologi pesawat tanpa awak menuju kemandirian bangsa. Pengembangan dalam Divisi TD dibagi dalam Tiga sub tema, yaitu: Flight Controller Development, Propulsion System Development, Airframe Innovation. Divisi TD dilaksanakan dalam bentuk presentasi, tanya jawab dan uji coba. 
h. Setiap tim pada setiap divisi semua kelas wajib membuat poster untuk ditampilkan selama lomba berlangsung. Poster yang berukuran “X BANNER” ini wajib diletakkan di depan pit-stop masing-masing. Ketiadaan poster pada suatu tim dapat menyebabkan tim TIDAK BOLEH berlaga dalam kontes. Dalam hal ini poster wajib diperlihatkan ke Dewan Juri. 
i. Frekwensi dan protokol komunikasi yang diijinkan digunakan untuk komunikasi antara wahana dengan sistem perangkat Ground Station ataupun dengan sistem remote control adalah sebagai berikut:
  1. 2.18.1. Data Telemetry: UHF 433MHz, S-Band (2,4GHz dan atau 5,8GHz). Dilarang menggunakan frekwensi di luar frekwensi yang telah ditetapkan ini.
  2. 2.18.2. Live Video: UHF 433MHz, S-Band (2,4 GHz dan atau 5,8 GHz).
  3. 2.18.3. Mode (protokol) yang digunakan dalam no.1 harus menggunakan sistem spread spectrum (frequencyhoping atau pairing system).
  4. 2.18.4. Penguatan daya pancar modul radio untuk frekwensi UHF 433MHz, baik di sisi wahana maupun GS diijinkan hanya maksimum hingga 200mW.
  5. 2.18.5. Penguatan daya pancar modul radio untuk frekwensi S-Band (2,4GHz atau 5,8GHz), baik di sisi wahana maupun GS diijinkan hanya maksimum hingga 1W.
  6. 2.18.6. Pelanggaran atas penggunaan frekwensi ini dapat menyebabkan modul airmodem yang bersangkutan dilepas dari (tidak boleh dipasang di) wahana.
j. Penilaian untuk menentukan pemenang hanya akan dilakukan berdasarkan evaluasi masa kontes.

Mengacu ke Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Nomor PM 37 tahun 2020, tentang Pengendalian Pengoperasian Sistem Pesawat Udara Tanpa Awak di Ruang Udara yang Dilayani Indonesia dan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Nomor PM 163 tahun 2015, tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 107 (Civil Aviation Safety Regulations Part 107, tentang Sistem Pesawat Udara Kecil Tanpa Awak (Small Unmanned Aircraft System)), semua UAV peserta harus dilengkapi kelengkapan untuk mudah diamati secara visual tanpa alat bantu (teropong, dll.) yakni minimum berupa lampu indikator navigation lights (lampu merah dan hijau)
Gambar 2.1. Kelengkapan Lampu Indikator pada UAV

KEPESERTAAN DAN EVALUASI

  1. a. Tim Peserta KRTI 2020 pada semua divisi harus berasal dari Perguruan Tinggi di Indonesia di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jumlah anggota tim untuk semua Divisi terdiri atas 3 (tiga) orang mahasiswa dan seorang pembimbing/dosen.
  2. b. Mahasiswa anggota Tim Peserta dapat berasal dari mahasiswa program diploma/undergraduate (D-3, D-4 atau S-1) ataupun graduate (S-2 atau S-3).
  3. c. Setiap tim diijinkan melibatkan pihak profesional untuk proses pembelajaran tim, misalnya sebagai sponsor teknik atau konsultan, namun anggota tim inti (mahasiswa dan dosen pembimbing) harus masih aktif tercatat sebagai anggota civitas perguruan tinggi yang bersangkutan.
  4. d. Setiap Tim Peserta wajib mengirimkan ke panitia Surat Pendaftaran yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan. 
  5. e. Setiap Perguruan Tinggi hanya diperbolehkan mengirimkan 1 (satu) tim pada masing-masing Divisi RP, FW dan VTOL. Masing-masing tim harus memiliki anggota mahasiswa yang berbeda. Khusus divisi TD, setiap Perguruan Tinggi boleh mengirim 1 (satu) tim untuk setiap Tema. Anggota tim boleh berasal dari anggota tim dari divisi RP, FW, VTOL, maupun tim di tema TD yang lain.
  6. f. Evaluasi keikutsertaan akan dilakukan dalam empat tahap, yaitu: evaluasi pendaftaran (Evaluasi Tahap I), laporan perkembangan rancang bangun (Evaluasi Tahap II berbasis rekaman video), workshop/webinar KRTI (Evaluasi Tahap III berbasis kehadiran), dan terakhir, evaluasi masa kontes.

PENDAFTARAN PESERTA KRTI 2020

Surat Pendaftaran pendaftaran berisi:
  1. 8.1. Sebuah surat dari pimpinan (Wakil Rektor/Direktur yang membidangi kemahasiswaan) perguruan tinggi asal peserta yang menyatakan mendaftarkan semua timnya pada KRTI-2020.
  2. 8.2. Lampiran surat yang berisi Identitas semua tim yang terdiri dari pembimbing (dosen) dan anggota tim (mahasiswa aktif) disertai dengan lembar pengesahan dari pejabat di perguruan tinggi.
  3. 8.3. Surat Pendaftaran dikirim ke alamat:
Panitia Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2020
Pusat Prestasi Nasional Gedung C Lantai 19
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jl. Jend. Sudirman Pintu I, Senayan-Jakarta, 10270.

JADWAL PELAKSANAAN KRTI TAHUN 2020


No. Tanggal Kegiatan
1. 18 Agustus 2020 Pengumuman Pelaksanaan KRTI 2020
2. 19 Agustus 2020 Sosialisasi Pelaksanaan KRTI 2020
3. 20-31 Agustus 2020 Pendaftaran Peserta KRTI 2020
4. 2 September 2020 Pengumuman Daftar Peserta
5. 3 Sept- 2 Okt 2020 Penyempurnaan Proposal yang telah dinyatakan
lolos
6. 03-10 Oktober 2020 Penerimaan Laporan Progres
7. 15 Oktober 2020 Pengumuman Seleksi Progres
8. 23-30 Oktober 2020 Final KRTI 2020
9. 30 Oktober 2020 Penutupan

CONTACT PERSON

  • Panitia Pusat Prestasi Nasional: dikti.puspresnas@kemendikbud.go.id
  • Dr. Gesang Nugroho, Email: gesangnugroho@ugm.ac.id
  • Dr. Endra Pitowarno, Email: epit@eepis-its.edu
  • Dr. Hendro Nurhadi, Email: hdnurhadi@me.its.ac.id
  • Dr. Taufik Mulyanto, Email: taufiq.mulyanto@ae.itb.ac.id
  • Mona Arif Muda, M.T. Email: mona.batubara@eng.unila.ac.id
Selengkapnya bisa anda baca pada file buku panduan kontes robot terbang indonesia krti tahun 2020 di bawah ini.

Download Buku Panduan KRTI Tahun 2020 PDF


Download Buku Panduan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2020 (di sini).
Download Contoh Format Surat Pengantar Perguruan Tinggi (di sini).

Demikian Download Buku Panduan KRTI Tahun 2020 PDF. Semoga bermanfaat :)

Posting Komentar

0 Komentar