Download Revisi Buku Panduan KRTI 2020 Divisi Racing Plane PDF

 Download pdf revisi buku panduan kontes robot terbang indoensia (krti) tahun 2020 divisi racing plane (4 oktober 2020).

REVISI BUKU PANDUAN KRTI 2020 DIVISI RACING PLANE PDF (4 OKTOBER 2020)

Revisi dimaksudkan untuk memperjelas teknis pelaksanaan Kontes dan tidak mempengaruhi Laporan Tahap II. Paragraf yang dituliskan dalam revisi ini hanya nomor yang mengalami revisi. Nomor paragraf lainnya tetap. Beberapa revisi sudah disampaikan saat webinar. Informasi ini PENTING dan akan menentukan penilaian.
  1. A.1.3. Divisi ini hanya terdiri satu kelas, yaitu kelas bebas, dengan penggerak harus berbasis motor elektrik dan bilah propeller/fan dari bahan non-logam. Pesawat harus dibuat sendiri. Wahana harus melakukan take-off menggunakan launcher. Launcher harus memberikan tambahan gaya luncur saat take off. Tipe dan konstruksi launcher tidak diperkenankan menggunakan bungee yang dikaitkan ke konstruksi selain launcher itu sendiri (ujung bungee yang ditancapkan ke dan/atau yang diberi pemberat di tanah/landasan tidak diperkenankan). Teknik pendaratan juga tidak dibatasi, namun arah pendaratan harus searah lintasan berangkat dan harus dapat mendarat pada area yang ditentukan. Pesawat harus dilengkapi dengan lampu navigasi yang sesuai. Ukuran dan berat pesawat tidak dibatasi. Ketinggian terbang tidak boleh lebih dari 120 m. Gambar A.1. mengilustrasikan pelaksanaan lomba.
  2. A.2.3. Tahap RACE dimulai segera setelah aba-aba “GO” hingga waktu 3 menit (180 detik) habis. Unsur yang dipenuhi dalam satu RACE adalah:
    1. a. Pesawat meluncur dari Launcher
    2. b. Pesawat melakukan penerbangan dengan lintasan berbentuk angka delapan
    3. c. Penerbangan SUDAH dengan modus AUTO sejak peluncuran sampai dengan Tahap RACE selesai
    4. d. Pesawat tidak menyentuh tanah dalam kondisi apapun selama RACE
  3. A.2.5. Area pelaksanaan FLIGHT dibagi dalam delapan SEGMEN sesuai gambar A.1.
    1. a. Segmen I dibatasi garis START, garis sumbu dan garis tengah (sisi sama dengan peluncuran)
    2. b. Segmen II dibatasi garis tengah, garis sumbu, dan garis referensi merah (sisi berlawanan dengan peluncuran)
    3. c. Segmen III dibatasi garis referensi merah dan garis sumbu (sisi berlawanan dengan peluncuran)
    4. d. Segmen IV dibatasi garis sumbu dan garis referensi merah (sisi sama dengan peluncuran)
    5. e. Segmen V dibatasi garis referensi merah, garis sumbu dan garis tengah (sisi sama dengan peluncuran)
    6. f. Segmen VI dibatasi garis tengah, garis sumbu dan garis START (sisi berlawanan dengan peluncuran)
    7. g. Segmen VII dibatasi garis START dan garis sumbu (sisi berlawanan dengan peluncuran)
    8. h. Segmen VIII dibatasi garis sumbu dan garis START (sisi sama dengan peluncuran)
  4. A.2.6. Hitungan jumlah lintasan angka delapan ditentukan dengan aturan berikut:
    1. a. Kedelapan SEGMEN dikelompokkan dalam dua GRUP SEGMEN sebagai berikut (II,III,IV,V) dan (VI,VII,VIII,I). SEGMEN dalam setiap GRUP SEGMEN harus diselesaikan secara berurutan dan bersambung. Lintasan pesawat antara GRUP SEGMEN satu dengan lainnya diperbolehkan melewati SEGMEN lain. Misal dari (II,III,IV,V) ke (VI,VII,VIII,I) boleh melewati segmen I atau II.
    2. b. LINTASAN VALID adalah Lintasan dengan urutan Segmen I sd VIII yang memenuhi aturan urutan segmen sesuai GRUP SEGMEN (II-III-IV,V) dan GRUP SEGMEN (VI-VII-VIII-I).
    3. c. Hitungan jumlah lintasan akhir adalah akumulasi dari jumlah LINTASAN VALID yang telah diselesaikan secara penuh ditambah dengan jumlah SEGMEN yang telah diselesaikan dalam LINTASAN VALID terakhir.
  5. A.3.1. Dokumentasi terdiri dari dua jenis:
    1. a. Dokumentasi Tertulis berupa laporan teknis;
    2. b. Dokumentasi Data Penerbangan berupa File Data Logger GCS dan File Data Logger onboard Autopilot.
    3. c. Dokumentasi Video.
  6. A.3.2. Dokumentasi Video adalah sebuah video berkesinambungan tanpa editing yang diambil untuk menunjukkan pelaksanaan keseluruhan FLIGHT secara utuh yang terdiri dari:
    1. a. Dokumentasi Video Wahana dan Launcher
    2. b. Dokumentasi Video pelaksanaan FLIGHT
    3. c. Dokumentasi Layar GCS selama pelaksanaan FLIGHT. Video BUKAN berupa SCREEN CAPTURE)
  7. A.3.3. Dokumentasi dapat dilakukan untuk lebih dari satu FLIGHT yang dilaksanakan dalam periode waktu yang ditentukan. Hanya Satu Dokumentasi yang dapat dikirimkan untuk dinilai.
  8. A.3.7. Dokumentasi Video Layar GCS
    1. a. Setidaknya meliputi waktu Video pelaksanaan FLIGHT
    2. b. Menunjukkan suara suasana pelaksanaan pada posisi GCS selama perekaman
    3. c. Semua parameter dalam layar GCS terbaca
  9. A.5.4. Tiang referensi tinggi setidaknya 4 meter dengan bendera berukuran lk 40 x 40 cm pada ujungnya. Bendera warna kuning untuk sisi dekat dari titik peluncuran dan bendera berwarna merah untuk sisi yang jauh. Jarak antar tiang referensi adalah 200 m yang ditunjukkan dengan koordinat GPS kedua titik tersebut.
  10. A.5.8. Urutan timeline Tentatif adalah sebagai berikut (TIMELINE Final akan ditentukan kemudian)
    1. a. H-1 : Penyampaian instruksi dan Kode Identifikasi kepada peserta
    2. b. H-1 : Batas waktu pengiriman Dokumen tertulis dan Video mengenai Wahana dan Launcher
    3. c. H+2 : Batas waktu pengiriman Dokumentasi Video Pelaksanaan Flight, Data Logger penerbangan dan Video Layar GCS. H adalah hari Technical Meeting
    4. d. Sebelum pengumuman Pemenang, video pelaksanaan FLIGHT dari semua peserta akan ditampilkan.
    5. e. Pengumuman Pemenang KRTI2020

A.7. ILUSTRASI LAPANGAN DIVISI RACING PLANE (REVISI)

ILUSTRASI LAPANGAN DIVISI RACING PLANE revisi buku panduan krti 2020 divisi racing plane tomatalikuang.com
[Klik gambar untuk memperbesar]

Gambar A.1: Lapangan Racing Plane dan Contoh tipikal LINTASAN untuk kasus START sisi kanan

Keterangan:

  1. Titik berwarna kuning dan merah adalah titik referensi berupa tiang bendara ketinggian 4 m.
  2. Bentuk lintasan adalah tipikal
  3. Panah menunjukkan arah Gerakan pesawat sesuai posisi START
  4. Angka Romawi I sd VIII adalah nomor SEGMEN

Download Revisi Buku Panduan KRTI Tahun 2020 Divisi Racing Plane PDF

Anda bisa mengunduhnya melalui link berikut: Revisi Panduan KRTI 2020 Racing Plane.pdf

Posting Komentar

0 Komentar