Header Ads Widget

News

6/recent/ticker-posts

Informasi Lengkap Mengenai Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB SMA/SMK Provinsi Jawa Tengah T.P. 2021/2022

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah telah mengeluarkan Keputusan yang mengatur mengenai Petunuk Teknis (Juknis) PPDB SMA SMK Negeri se-Provinsi Jawa Tengah untuk Tahun Pelajaran 2021/2022. Juknis ini terdapat dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan nomor: 41/05695 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK) di Provinsi Jawa Tengah pada Tahun Pelajaran 2021/2022.



Juknis PPDB SMA dan SMK Provinsi Jawa Tengah

Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah mengenai Juknis (Petunjuk Teknis) Penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK) Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2020/2021 tercantum dalam Diktum Kesatu Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dengan Nomor: 41/05695.

Selanjutnya, untuk sasaran petunjuk teknis (juknis) sebagaimana yang dimaksud dalam diktum kesatu diatur dalam Diktum Kedua Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB SMA/SMK Provinsi Jawa Tengah Pada Tahun Pelajaran 2021/2022. Berikut ini adalah daftarnya:
a.    Calon peserta didik SMK dan SMA Negeri
b.    Panitia Penyelenggara PPDB pada semua tingkatan;
c.    Satuan Pendidikan Penyelenggara PPDB;
d.    Pemangku Kepentingan di Bidang pendidikan terkait;
e.    Masyarakat pengguna layanan PPDB Daring;
Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini mengandung lampiran yang mencantumkan Diktum Kesatu mengenai Juknis PPDB SMA/SMK Negeri se-Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022.

PPDB Jalur Zonasi Jawa Tengah

Adapun untuk jalur PPDB SMA se-Jawa Tengah dilaksanakan melalui jalur berikut ini, sesuai dengan Lampiran Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Nomor: 421.3/06146 mengenai Juknis PPDB SMA Negeri/SMK Negeri se-Provinsi Jawa Tengah untuk Tahun Pelajaran 2021/2022:
A. Jalur Zonasi

  1. Yang dimaksud dengan Zonasi adalah penetapan Kepala Dinas tentang pembagian wilayah Calon Peserda Didik yang mengacu pada jarak atau radius domosili yang sesuai dengan alamat di dalam kartu keluarga dengan Satuan Pendidikan. Penetapan ini mengacu kepada usulan Kepala Satuan Pendidikan dan juga telah melewati Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MMKS) SMA di Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.
  2. Satuan Pendidikan wajib menerima Calon Peserta Didik paling sedikit lima puluh lima persen (55%) dari total daya tampung. Penerimaan ini harus sesuai dengan hasil seleksi jarak terdekat domisili calon peserta didik dengan Satuan Pendidikan. 
  3. Sebanyak sepuluh persen (10%) dari kuota jalur zonasi dalam poin 1.2 merupakan kuota zonasi khusus yang berdasarkan pada Daya Tampung Satuan Pendidikan.
  4. Untuk Calon Peserta Didik Baru yang berasal dari Panti Asuhan serta Pondok Pesantren, zonasinya sekolahnya mengikuti lokasi Panti Asuhan atau Pondok Pesantren. 
  5. Kelas Khusus Olahraga (KKO) dan Inklusi dikecualikan dari Pengaturan Zonasi ini.

B. Jalur Afirmasi

  1. Pengertian jalur Afirmasi adalah jalur khusus untuk Calon Peserta didik dari Keluarga dengan ekonomi yang tidak mampu, termasuk di dalamnya putera/puteri tenaga kesehatan dan pendukungnya yang menangani langsung pasien Covid-19, dan yang mengamati dan /atau menelusuri kasus Covid-19 dengan melakukan kontak langsung pasien dan/atau orang yang dinyatakan positif Covid-19, dan Panti Asuhan.
  2. Satuan Pendidikan wajib menerima Calon Peserta Didik sebanyak paling sedikit dua puluh persen (20%) dari total daya tampung Satuan Pendidikan. 
  3. Adapun jika jumlah Calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur Afirmasi kurang dari dua puluh persen (20%) maka ketentuan dalam poin 2.2 dapat tidak terpenuhi. 
  4. Untuk Calon Peserta Didik Baru dari keluarga ekonomi tidak mampu harus memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP/PP) sebagai pembuktian keikutsertaan peserta didik di dalam program dari Pemerintah atau Pemerintah Daerah untuk penanganan keluarga tidak mampu dan/atau sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sementara itu untuk anak Panti Asuhan sesuai dengan penetapan yang telah dilakukan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. 
  5. Khusus bagi putera-puteri dari tenaga kesehatan dan pendukungnya yang mendapatkan tugas untuk menangani langsung pasien Covid-19 dengan kontak langsung pasien dan/atau orang dengan kasus Covid-19, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah memberikan Prioritas Langsung Diterima atau Dispensasi paling banyak 5% dari daya tampung Satuan Pendidikan (utamanya di wilayah zonasi peserta didik), dengan syarat Calon Peserta Didik tersebut harus memenuhi ketentuan lain yang sudah dipersyaratkan.

Adapun untuk penetapan dan sumber data tenaga kesehatan dan pendukungnya yang disebutkan dalam poin 2.5 bersumber dari Dinas Provinsi Jawa Tengah.
Selengkapnya Anda dapat membacanya di bawah ini: 


Untuk mendownloadnya, Anda dapat klik link yang ada DI SINI.

Ikuti terus update di www.tomatalikuang.com untuk mendapatkan informasi terbaru dunia pendidikan.
 

Posting Komentar

0 Komentar