Header Ads Widget

News

6/recent/ticker-posts

Download Pedoman Registrasi Akun MY SAPK BKN (Resmi)

Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian, menyatakan bahwa registrasi My SAPK BKN yang digunakan sebagai aplikasi pemutakhiran data mandiri harus sudah teregistrasi paling lambat tanggal 30 Juni 2021. Pemutakhiran data mandiri ASN tersebut rencananya akan dilakukan pada bulan Juli 2021.


Cara Registrasi Akun MY SAPK BKN

Registrasi akun MY SAPK BKN wajib dilakukan oleh PNS dan PPPK untuk dapat melakukan pemutakhiran data mandiri mereka. Data-data mandiri tersebut adalah data-data mengenai:
-    Data personal
-    Riwayat jabatan
-    Riwayat pendidikan dan diklat (kursus)
-    Riwayat SKP (2 tahun terakhir)
-    Riwayat penghargaan
-    Riwayat pangkat dan golongan ruang
-    Riwayat keluarga
-    Riwayat peninjauan masa kerja
-    Riwayat pindah instansi
-    Riwayat CLTN
-    Riwayat CPNS/PNS
-    Riwayat organisasi

Untuk dapat melakukan registrasi akun MY SAPK BKN, berikut merupakan langkah-langkah yang perlu dilakukan ASK untuk registrasi akun My SAPK BKN:
1.    Unduh dan install aplikasi My SAPK BKN yang tersedia play store atau app store
2.    Setelah aplikasi terpasang, buka aplikasi dan klik tombol LUPA PASSWORD pada halaman utama aplikasi. Isikan NIP baru dan email yang terdapat pada saat pendataan oleh Kanreg BKN.
3.    Sistem akan mengirimkan token ke email terdaftar. Masukkan password baru dan token yang dikirimkan oleh sistem ke email tersebut.
4.    Jika isian tersebut sudah benar, makan pengguna akan masuk ke aplikasi MY SAPK dengan password baru tersebut.
5.    Ubah dan perbarui password dari akun tersebut. NIP pengguna akan menjadi username akun dan password akan berubah menjadi password yang sudah direset atau diperbarui.

Penyelesaian Permasalahan Terkait Data ASN

Untuk membantu para penggunanya yang memiliki permasalahan dalam proses pemutakhiran data mandiri ASN tahun 2021, berikut terdapat beberapa solusi yang diberikan:
1.    Jika pada MySAPK data jabatan belum diperbarui ke Riwayat Jabatan terakhir dan ASN tidak memiliki SK Jabatan terakhir, maka ASN dapat mengusulkan perubahan jabatan pada Unit Kepegawaian Instansi masing-masing untuk selanjutnya dimutakhirkan data Riwayat jabatan oleh unit di SIASN.
2.    Jika ijazah belum disesuaikan, untuk menyesuaikannya ASN harus mengumpulkan berkas fotokopi SK CPNS, SK PNS, SK KP terakhir, PAK asli untuk jabatan fungsional dan Penilaian Prestasi Kerja minimal baik untuk 2 tahun terakhir dan mengusulkan pada Unit Kepegawaian Instansi masing-masing. Unit Kepegawaian akan mengusulkan dalam bentuk Kenaikan Pangkat PIlihan dan nantinya akan diproses oleh Bidang Mutasi Kantor Regional atau Direktorat Pengadaan dan Kepangkatan BKN sesuai dengan wilayah kerja
3.    Jika gelar belum dicantumkan, untuk dapat mencantumkannya ASN harus mengumpulkan berkas legalisir ijazah dan transkrip nilai, akreditasi prodi, tahun lulus, surat izin belajar/tugas belajar, legalisir SK KP terakhir, dan mengusulkan pada Unit Kepegawaian Instansi masing-masing
4.    Jika pada MySAPK data Pangkat dan Golongan Ruang ASN belum diperbaharui, maka ASN dapat mengumpulkan SK KP terakhir dan mengusulkan kepada Unit Kepegawaian. Unit Kepegawaian akan menyertakan SK KP terakhir dari ASN dan Pertek KP sebagai bukti telah berada di pangkat tersebut untuk diperbaharui datanya oleh Direktorat Pengadaan dan Kepangkatan BKN/Bidang Mutasi Kanreg sesuai dengan wilayah kerja.
5.    Jika ASN ingin melakukan mutasi (Pindah Instansi), maka ASN harus mengumpulkan berkas, berkas tersebut antara lain: 1) Asli Surat Persetujuan dari PPK Instansi Penerima, 2) Asli Surat Persetujuan Melepas dari Instansi Asal, 3) Surat Pernyataan tidak sedang menerima hukuman displin/pidana dari instansi asal, 4) Surat Pernyataan Tidak Sedang menjalankan tugas belajar, 5) Legalisir SK KP, 6) SKP Bernilai baik 2 tahun terakhir. Berkas-berkas tersebut akan diusulkan oleh  Unit Kepegawaian Instansi bersamaan dengan Surat Pengantar dan ditujukan ke Direktorat Pengadaan dan Kepangkatan BKN / Bidang Mutasi Kantor Regional sesuai wilayah kerja.
6.    Penyelesaian Permasalahan Peninjauan Masa Kerja. Untuk mengesahkan Masa Kerja yang dibawa sebelum menduduki jabatan sebagai ASN, maka ASN harus melengkapi berkas berupa SK CPNS, SK PNS, SK KP terakhir, PAK asli (fungsional) dan Penilaian Prestasi Kerja bernilai minimal baik untuk 2 tahun terakhir dan mengajukan ke Unit Kepegawaian Instansi. Unit Kepegawaian akan mengusulkan Peninjauan Masa Kerja berdasarkan surat pengantar dan dokumen dari ASN dan selanjutnya akan diproses oleh Direktorat Pengadaan dan Kepangkatan BKN/Bidang Mutasi Kanreg sesuai dengan wilayah kerja.
7.    Penyelesaian Permasalahan Cuti di Luar Tanggungan Negara (CLTN). Untuk Usulan CLTN, ASN dapat mengajukan Surat Permohonan beserta alasan mengusulkan CLTN, Surat Keterangan Dokter/Dokter spesialis jika dalam kondisi sakit ke Unit Kepegawaian Instansi. Unit Kepegawaian Instansi akan mengeluarkan Surat Permintaan Persetujuan CLTN dan Surat Penugasan untuk diusulkan ke Direktorat Status dan Kedudukan Kepegawaian BKN.
8.    Untuk Usulan perpanjangan CLTN, ASN dapat mengajukan Surat Permohonan beserta alasan perpanjangan CLTN. Unit Kepegawaian Instansi akan mengeluarkan Surat Persetujuan Perpanjangan CLTN untuk diusulkan ke Direktorat Status dan Kedudukan Kepegawaian BKN.
9.    Untuk Usulan pengaktifan Kembali ASN dari CLTN, ASN dapat mengajukan Laporan Tertulis telah selesai menjalankan CLTN. Unit Kepegawaian Instansi akan mengeluarkan Surat Pengaktifan Kembali untuk diusulkan pengaktifan ke Direktorat Status dan Kedudukan Kepegawaian BKN.
10.    Jika terdapat kesalahan NIP di MySAPK, maka ASN dapat mengajukan usulan perbaikan NIP dengan berkoordinasi melalui Biro SDM Instansi masing-masing. ASN mengumpulkan fotokopi Ijazah saat pengangkatan CPNS, SK CPNS dan SK PNS dan menyampaikan kepada Biro SDM Instansi masing-masing. Biro SDM Instansi akan menyiapkan Surat Pengantar untuk ditujukan ke Direktorat Status dan Kedudukan Kepegawaian BKN.
11.    Jika terdapat kesalahan nama di MySAPK, maka ASN dapat mengajukan usulan perbaikan nama dengan berkoordinasi melalui Biro SDM Instansi masing-masing. ASN mengumpulkan fotokopi Ijazah saat pengangkatan CPNS, SK CPNS dan SK PNS dan menyampaikan kepada Biro SDM Instansi masing-masing. Kemudian Biro SDM Instansi akan menyiapkan Surat Pengantar untuk ditujukan ke Direktorat Status dan Kedudukan Kepegawaian BKN.
12.    Jika ASN masih aktif tetapi status kepegawaian pada MySAPK yang bersangkutan tidak aktif, ASN dapat mengajukan usulan pengaktifan dengan berkoordinasi melalui Biro SDM Instansi masing-masing. ASN mengumpulkan fotokopi SK KP terakhir, Gaji 3 bulan terakhir serta SK CPNS dan SK PNS dan menyampaikan kepada Biro SDM Instansi masing-masing. Kemudian Biro SDM Instansi akan menyiapkan Surat Pengantar dan Surat Permohonan Pengaktifan untuk ditujukan ke Direktorat Pengelolaan Data dan Penyajian Informasi Kepegawaian BKN.
13.    Jika ASN sudah pernah mendapatkan SK Pensiun dan alih jabatan sehingga batas usia pensiun diperpanjang, maka ASN harus melakukan pembatalan pensiun terlebih dahulu jika pada MySAPK data yang bersangkutan tidak aktif. ASN wajib mengembalikan SK Pensiun kepada Unit Kepegawaian Instansi, kemudian unit Kepegawaian akan mengajukan usul pengaktifan ke Bidang Pensiun Kantor Regional BKN atau Direktorat Pensiun PNS dan Pejabat Negara  dengan wilayah kerja masing-masing Instansi
14.    Jika ASN tidak ikut PUPNS 2015, maka ASN wajib untuk melengkapi berkas diantaranya melampirkan Bukti Alasan Tidak Ikut e-PUPNS 2015, Surat Keterangan Dokter jika pada saat e-PUPNS 2015 sedang sakit, fotokopi SK CPNS, SK PNS, SK KP terakhir dan slip gaji 3 bulan terakhir untuk kemudian diusulkan ke Unit Kepegawaian Instansi. Unit Kepegawaian Instansi akan mengeluarkan Surat Pernyataan berstatus Aktif bagi PNS yang masih aktif dan Surat Pengantar yang selanjutnya akan diproses pengaktifan ASN oleh Direktorat Status  Kedudukan Kepegawaian BKN.
15.    Jika ASN tidak memiliki NIP baru, maka ASN wajib untuk melengkapi berkas dengan mengisi Formulir PUPNS 2003, melampirkan fotokopi SK CPNS, SK PNS, SK KP terakhir dan slip gaji 3 bulan terakhir untuk kemudian diusulkan ke Unit Kepegawaian Instansi. Unit Kepegawaian Instansi akan mengeluarkan Surat Pernyataan berstatus Aktif bagi PNS yang masih aktif dan Surat Pengantar yang selanjutnya akan diproses pengaktifan ASN oleh Direktorat Status dan Kedudukan Kepegawaian BKN.
16.    Jika status kepegawaian ASN berubah  menjadi diberhentikan, maka ASN dapat mengajukan pengaktifan Kembali ke Unit Kepegawaian Instansi. Unit Kepegawaian Instansi akan menyertakan Surat Keputusan dari Bapek/PTUN atau Institusi terkait tentang pembatasan pemberhentian PNS dan selanjutnya akan diproses pengaktifan ASN oleh Direktorat Status dan Kedudukan Kepegawaian BKN.
17.    Untuk pengajuan perbaikan data di MySAPK, jika referensi tidak ditemukan ASN dapat memilih menu Helpdesk dan memilih Jenis Referensi, kemudian mengunggah dokumen pendukung yang dibutuhkan. Verifikator akan memverifikasi data referensi dan jika disetujui maka referensi akan ditambahkan, dan jika tidak maka akan dikirimkan notifikasi ke akun MySAPK ASN.

Download Pedoman Registrasi Akun MY SAPK BKN


Untuk selengkapnya lagi, silakan untuk Panduan Pemutakhiran Data Mandiri tahun 2021 pada LINK INI.

Ikuti terus update seputar dunia pendidikan hanya di https://www.tomatalikuang.com.

Posting Komentar

0 Komentar