Header Ads Widget

News

6/recent/ticker-posts

Penjelasan KMA Nomor 660 Tahun 2021 Tentang Pembatalan Pemberangkatan Ibadah Haji Tahun 2021 dan Tata Cara Pengembalian Setoran Pelunasan

Seperti yang telah diketahui bersama, pemerintah melalui Kementrian Agama menerbitkan Prosedur atau Tata Cara Pengembalian Setoran Pelunasan BIPIH yang diatur dalam Keputusan Menteri Agama KMA Nomor 660 Tahun 2021 mengenai Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H / 2021 M. Keputusan ini dikeluarkan setelah pemerintah menyatakan Pembatalan Pemberangkatan Haji tahun 2021. 



Penjelasan KMA Nomor 660 Tahun 2021

Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji periode Tahun 2021 M/1442 H terdapat dalam diktum Kesatu KMA Nomor Nomor 660 Tahun 2021 Tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H / 2021 M.

Selanjutnya, dalam Diktum KEDUA KMA Nomor 660 Tahun 2021 Tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H / 2021 M disebutkan mengenai Pelaksariaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU dan telah tercantum di dalam dalam Lampiran yang tidak dapat dipisahkan dari Keputusan ini.

Dalam Diktum KETIGA KMA Nomor 660 Tahun 2021 Tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H / 2021 M disebutkan bahwa Keputusan tersebut telah berlaku pada tanggal yang ditetapkan.

Tata Cara Pengembalian Setoran Pelunasan

Mengenai Prosedur atau Tata Cara Pengembalian setoran pelunasan haji telah diatur dalam Keputusan Menteri Agama KMA Nomor 660 Tahun 2021 Tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H / 2021 M. Di dalam keputusan tersebut telah dijelaskan bahwa Jemaah Haji bisa mengajukan Permohonan untuk pengembalian setoran perlunasan Bipih dengan prosedur berikut ini:

Khusus untuk Jemaah Haji dengan status reguler, tata cara pengembalian setoran pelunasan Bipih adalah sebagai berikut:
1.    Jemaah Haji diharuskan untuk mengajukan permohonan pengembalian setoran Pelunasan Bipih secara tertulis dan diserahkan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama yang berada di Kabupaten/Kota (Kankemenag Kab/Kota) serta harus menyertakan:
a.    Bukti asli setoran Bipih dengan status lunas yang dikeluarkan oleh Bank Penerima Setoran (BPS)
b.    Fotokopi buku tabungan atas nama jemaah haji yang masih aktif dan diharuskan untuk memperlihatkan aslinya;
c.    Fotokopi KTP serta diharuskan untuk memperhihatkan aslinya; dan
d.    Nomor telepon jemaah haji yang dapat dihubungi.


2.    Seluruh Kepala Seksi yang ditugaskan untuk membidangi urusan Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Kabupaten/Kota diwajibkan untuk melakukan validasi dan verifikasi dokumen permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih yang diajukan Jemaah Haji secara menyeluruh.


3.    Kepala Seksi yang membidangi urusan Penyelenggaraan Haji dan Umrah juga diwajibkan untuk melakukan input data mengenai pembatalan setoran pelunasan Bipih yang ada dalam aplikasi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) setelah hasil Verifikasi dan validasi dokumen dinyatakan lengkap dan sah.


4.    Kepala Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) di Kabupaten/Kota diharuskan untuk membuat pengajuan permohonan pembatalan setoran pelunasan Bipih secara tertulis untuk kemudian dikirimkan secara elektronik kepada Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri dengan tembusan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi.


5.    Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri yang telah menerima surat pengajuan permohonan Pembatalan setoran pelunasan Bipih wajib melakukan konfirmasi pembatalan Setoran pelunasan Jemaah Haji di dalam aplikasi Siskohat. 


6.    Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri wajib melakukan pengajuan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih secara tertulis dan ditujukan kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) c.q. Badan Pelaksana BPKH atas nama Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

 
7.    BPS Bipih harus segera melakukan transfer dana pengembalian setoran lunas Bipih ke setoran setiap jemaah haji lalu mengkonfirmasi transfer pengembalian setoran pelunasan pada aplikasi SISKOHAT setelah menerima Surat Perintah Membayar (SPM) dan BPKH.

Download KMA Nomor 660 Tahun 2021 DI SINI.

Ikuti terus update informasi seputar dunia pendidikan hanya di https://www.tomatalikuang.com.




Posting Komentar

0 Komentar