Header Ads Widget

News

6/recent/ticker-posts

Cara Memilih Makanan Awetan yang Baik

 Anda wajib mengetahui cara memilih makanan awetan yang baik agar saat dikonsumsi tidak hanya nikmat namun juga sehat. Apalagi sekarang opsi makanan seperti itu semakin mudah ditemukan dipasaran.

Jadi tidak jarang para konsumen merasa bingung bagaimana menentukan pilihan terbaik. Perlu diketahui bahwa jenis makanan awetan memiliki kandungan gizi berbeda dari satu brand dengan lainnya.

Konsumen perlu teliti agar kebutuhan nutrisi tubuh dapat terpenuhi secara optimal. Makanan kaleng memang menjadi pilihan murah karena lebih mudah diolah menjadi kuliner bervariasi.

Misalnya saja sarden, banyak resep yang dapat dikreasikan agar ikan kalengan ini menjadi sajian nikmat. Bahkan dengan kreativitas tinggi sarden dapat dijadikan sumber kuliner inovatif untuk usaha.

Ada dua aspek penting saat melakukan pemilihan pada makanan kaleng yaitu internal dan eksternal. Aspek internal mencakup kandungan gizi dari olahan tersebut. Sedangkan aspek internal berkaitan dengan pengemasan dan pabrikasi.

Sebagai konsumen cerdas kedua parameter tersebut harus digunakan dalam setiap pemilihan. Jadi produk yang dibeli benar-benar berkualitas tinggi dan mampu memuaskan selera konsumen.


cara memilih makanan awetan yang baik tomatalikuang.com

Cara Memilih Makanan Awetan yang Baik dari Luar

Ini adalah langkah pertama dalam hal menyeleksi produk. Penampilan luar juga sangat mudah digunakan untuk menentukan bagaimana kualitas produk tersebut. Berikut ini detail pengamatannya.

1. Kemasan Luar

Dalam setiap produk kalengan, bagian luar wajib diperhatikan oleh calon pembeli. Jangan sampai ada penyok, bocor, atau pecah pada bagian luar untuk memastikan keamanannya saat dikonsumsi.

Karena pada saat kaleng tersebut rusak maka isinya juga akan terpengaruh. Udara yang masuk dan perbedaan tekanan dapat merusak kualitas produk dan berpotensi bahaya ketika dikonsumsi.

2. Tanggal Kadaluarsa

Tanggal kadaluarsa menunjukkan makanan tersebut layak dikonsumsi sampai batas waktu tertentu. Boleh saja memilih produk yang sudah dekat dengan batas kadaluarsanya.

Namun cara memilih makanan awetan yang baik tidak menyarankan konsumen melakukannya. Setidaknya pastikan produk memiliki jarak kadaluarsa selama satu bulan.

3. Aroma

Ini jarang dilakukan konsumen namun dapat menyelamatkan Anda dari berbagai kerugian. Pastikan tidak ada sedikitpun aroma yang keluar dari dalam kemasan produk tersebut.

Karena jika tercium aroma dari bahan makanan artinya pengalengan tidak dilakukan secara baik. Akhirnya udara luar dapat mengkontaminasi barang dan membuatnya tidak layak konsumsi.

Ketiga langkah tersebut harus dilakukan apabila Anda ingin mendapatkan produk sempurna. Jadi ketika dikonsumsi baik untuk diri sendiri maupun keluarga tidak akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

4. Pilih Makanan Terdaftar di BPOM

Ada baiknya Anda menggunakan produk yang terdaftar di Badan Pengawas Obat dan makanan RI (BPOM). Anda bisa mengecek daftar produk yang memiliki izin edar BPOM melalui laman: https://cekbpom.pom.go.id/.


Aspek Internal Cara Memilih Makanan Awetan yang Baik

Aspek internal dalam pemilihan sebuah produk konsumsi tentu saja berkaitan dengan nilai gizinya. Apakah konten di dalamnya mampu mencukupi kebutuhan tubuh atau tidak. Kandungan seperti kalori dan lemak harus diperhitungkan.

Apabila Anda memiliki kondisi tubuh yang ideal maka kandungan nilai gizi tersebut boleh sedikit diabaikan. Namun bagi orang dengan kondisi tertentu seperti obesitas hal ini wajib menjadi pedoman.

Pastikan apakah tingkat kalori per sajian makanan tersebut pas atau tidak bagi tubuh Anda. Secara normal manusia dewasa membutuhkan setidaknya 1500 kkal untuk dapat melakukan kegiatan harian optimal.

Bagi Anda dengan kondisi khusus seperti obesitas, tentunya pemotongan jumlah kalori tersebut perlu dilakukan. Perhatikan juga berapa persen lemak jenuh dan nabati yang terkandung di dalamnya. Lemak jenuh memang dapat menjadi sumber energi bagi aktivitas harian. Namun jika tidak segera dioksidasi akan berbahaya bagi kesehatan jantung. Begitu juga lemak nabati yang kelihatannya baik dikonsumsi.

Jangan hanya memilih makanan dari segi rasanya saja, namun juga harus memperhitungkan aspek gizi. Kebutuhan tubuh jangan sampai disepelekan hanya demi memberikan kepuasan sesaat pada lidah saja.

Jadi sebagai konsumen cerdas Anda wajib meneliti kandungan yang terdapat dalam sebuah makanan. Perhatikan juga berapa persen kadar garam di dalamnya agar tidak menyebabkan kecanduan. Meskipun baik untuk tubuh, garam dan MSG tidak terlalu banyak dibutuhkan. Apabila makanan terlalu banyak mengandung bahan tersebut, konsumsi dalam jangka panjang sangat tidak disarankan.

Selama makanan awetan yang Anda konsumsi memiliki kondisi baik dan kandungan nutrisinya bagus maka tidak masalah dijadikan pilihan. Pastikan juga menerapkan cara memilih makanan awetan yang baik dan benar.


Demikian lah tips cara memilih makan awetan yang baik. Semoga bermanfaat :)

Posting Komentar

0 Komentar