Header Ads Widget

News

6/recent/ticker-posts

Kisi-kisi Materi SKB 2021: Instruktur (Ahli Pertama) Formasi CPNS PPPK Tahun 2021

 Di bawah ini adalah kisi-kisi materi tes seleksi kompetensi bidang (skb) cpns / pppk tahun 2021 formasi jabatan Instruktur Ahli Pertama.

SKB CPNS Tahun 2021

Aturan pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 tertuang dalam Permen PANRB Nomor 27 tahun 2021 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil.

Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) adalah tes dalam seleksi CPNS yang merupakan tahapan setelah peserta dinyatakan lolos tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Setiap formasi CPNS memiliki jenis ujian SKB yang berbeda. 

Tes SKB dilakukan untuk menilai kesesuaian antara kompetensi bidang yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi bidang sesuai dengan kebutuhan Jabatan.

Tes SKB CPNS tahun 2021 menggunakan sistem CAT yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN RI). Computer Assisted Test yang disingkat CAT adalah tes yang menggunakan komputer.

SKB dengan sistem CAT merupakan nilai utama dalam tes penerimaan ASN tahun 2021 karena memiliki proporsi nilai paling besar.

Link Simulasi CAT BKN 2021

Anda bisa melakukan simlulasi atau latihan tes CAT secara online pada Website Resmi Simulasi CAT BKN melalui laman: https://cat.bkn.go.id/simulasi/

Dengan membuat Akun melalui fitu Daftar Gratis, kemudian LOGIN menggunakan alamat email dan password akun yang kamu buat. Kamu bisa latihan soal tes cpns menggunakan sistem CAT BKN secara gratis di web tersebut.

Waktu Pelaksanaan SKB CPNS 2021

SKB dengan sistem CAT yang diselenggarakan oleh BKN dilaksanakan dalam durasi waktu 90 (sembilan puluh) menit. Sedangkan bagi pelamar penyandang disabilitas sensorik netra yang melamar pada kebutuhan khusus penyandang disabilitas, waktu pelaksanaan SKB dilaksanakan dalam durasi waktu 120 (seratus dua puluh) menit.

Materi SKB CPNS Tahun 2021

Materi SKB untuk Jabatan Fungsional disusun oleh instansi pembina Jabatan Fungsional dan diintegrasikan ke dalam bank soal pada sistem CAT yang diselenggarakan oleh BKN.

Materi SKB untuk Jabatan pelaksana yang bersifat teknis dapat menggunakan soal SKB yang sesuai atau masih satu rumpun dengan Jabatan Fungsional terkait.

Selain Materi SKB dengan sistem CAT yang diselenggarakan oleh BKN, materi SKB juga dapat berupa:

  1. psikotest;
  2. tes potensi akademik;
  3. tes kemampuan bahasa asing;
  4. tes kesehatan jiwa;
  5. tes kesegaran jasmani/tes kesamaptaan;
  6. tes praktek kerja;
  7. uji penambahan nilai dari sertifikat kompetensi;
  8. wawancara; dan/atau
  9. tes lain sesuai persyaratan Jabatan.

Seleksi PPPK Non Guru 2021

Pelaksanaan seleksi PPPK Non Guru 2021 diatur melalui PermenPANRB No. 29 Tahun 2021 tentang Pengadaan PPPK untuk Jabatan Fungsional.

Tahapan Seleksi PPPK Non Guru 2021

Dijelaskan dalam Pasal 11 aturan tersebut, pengadaan PPPK dilakukan melalui tahapan: 

  • perencanaan;
  • pengumuman lowongan;
  • pelamaran;
  • seleksi;
  • pengumuman hasil seleksi; dan
  • pengangkatan menjadi PPPK

Berbeda dengan tahapan CPNS 2021, seleksi pengadaan PPPK 2021 terdiri dari 2 sebagaimana diatur dalam Pasal 19 PermenPANRB No. 29/2021, yaitu :

  1. Seleksi administrasi, dan
  2. Seleksi kompetensi.

Lebih lanjut dijelaskan pada Pasal 20, seleksi administrasi dilakukan untuk mencocokkan persyaratan administrasi dan kualifikasi dengan dokumen pelamaran yang dilakukan oleh oleh panitia seleksi instansi. Jika dokumen pelamaran tidak memenuhi persyaratan administrasi, pelamar dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi. Sedangkan pelamar yang lulus seleksi administrasi dapat mengikuti seleksi kompetensi.

Selanjutnya, Pasal 23 menjelaskan, seleksi kompetensi PPPK 2021 dilakukan menggunakan sistem CAT yang diselenggarakan oleh BKN. Seleksi kompetensi dilakukan untuk menilai kesesuaian Kompetensi Manajerial, Kompetensi Teknis, dan Kompetensi Sosial Kultural yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi jabatan.

Materi Seleksi PPPK Non Guru 2021

Materi seleksi kompetensi PPPK 2021 memuat:

  • Kompetensi Teknis;
  • Kompetensi Manajerial; dan
  • Kompetensi Sosial Kultural.

Kompetensi Teknis adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dikembangkan yang spesifik berkaitan dengan bidang teknis jabatan. 

Kompetensi Manajerial adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dikembangkan untuk memimpin dan/atau mengelola unit organisasi. Sedangkan,

Kompetensi Sosial Kultural adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dikembangkan terkait dengan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku dan budaya, perilaku, wawasan kebangsaan, etika, nilai-nilai, moral, emosi dan prinsip, yang harus dipenuhi oleh setiap pemegang jabatan untuk memperoleh hasil kerja sesuai dengan peran, fungsi dan jabatan.


Instruktur

Berdasarkan Permenpan RB Nomor 82 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Instruktur:

  • Jabatan Fungsional Instruktur adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan dan pengembangan pelatihan.
  • Pejabat Fungsional Instruktur yang selanjutnya disingkat Instruktur adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh Pejabat yang Berwenang untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan dan pengembangan pelatihan.
  • Pelatihan Kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan.
  • Melatih adalah suatu proses interaksi antar peserta, Instruktur, dan lingkungan Pelatihan Kerja dengan menggunakan metode Pelatihan Kerja dalam rangka mencapai kompetensi kerja.
  • Peserta Pelatihan adalah pencari kerja, pekerja, dan pekerja yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja, maupun masyarakat umum yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja.
  • Instruktur berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional di bidang Pelatihan Kerja pada Instansi Pemerintah.
  • Jabatan Fungsional Instruktur merupakan Jabatan Fungsional kategori keterampilan dan kategori keahlian.
  • Jenjang Jabatan Fungsional Instruktur kategori keterampilan dari jenjang terendah sampai dengan jenjang tertinggi terdiri atas:
    • a. Instruktur Terampil; 
    • b. Instruktur Mahir; dan 
    • c. Instruktur Penyelia.
  • Jenjang Jabatan Fungsional Instruktur kategori keahlian dari jenjang terendah sampai dengan jenjang tertinggi terdiri atas: 
    • a. Instruktur Ahli Pertama; 
    • b. Instruktur Ahli Muda; 
    • c. Instruktur Ahli Madya; dan 
    • d. Instruktur Ahli Utama.
  • Tugas Jabatan Fungsional Instruktur melaksanakan pelatihan dan pengembangan Pelatihan Kerja.

Kisi-kisi Materi SKB CPNS : Perekam Medis Ahli Pertama

Berikut adalah kisi-kisi skb cpns / materi skb (seleksi kompetensi bidang) cpns pppk jabatan Instruktur Ahli Pertama pada seleksi cpns tahun 2019 :

1. Kemampuan Umum: 

  • Pengertian Instruktur
  • Dasar Hukum Tugas Instruktur 
  • Tugas Pokok Instruktur 

2. Kemampuan Khusus: 

  • Pengangkatan Instruktur 
  • Angka Kredit Instruktur 
  • Tingkatan Instruktur,  Kegiatannya dan Kualifikasinya
kisi-kisi materi skb Instruktur Ahli Pertama formasi cpns pppk tahun 2021 tomatalikuang.com


Posting Komentar

0 Komentar