Header Ads Widget

News

6/recent/ticker-posts

Kisi-kisi Materi SKB CPNS 2021: Medik Veteriner

 Di bawah ini adalah kisi-kisi materi tes seleksi kompetensi bidang (skb) cpns tahun 2021 formasi Medik Veteriner Ahli Pertama.


SKB CPNS Tahun 2021

Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) adalah tes dalam seleksi CPNS yang merupakan tahapan setelah peserta dinyatakan lolos tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Setiap formasi CPNS memiliki jenis ujian SKB yang berbeda.

Tes SKB dilakukan untuk menilai kesesuaian antara kompetensi bidang yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi bidang sesuai dengan kebutuhan Jabatan.

Tes SKB CPNS tahun 2021 menggunakan sistem CAT yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN RI). Computer Assisted Test yang disingkat CAT adalah tes yang menggunakan komputer.

SKB dengan sistem CAT merupakan nilai utama dalam tes CPNS 2021 karena memiliki proporsi nilai paling besar.

Link Simulasi CAT BKN 2021

Anda bisa melakukan simlulasi atau latihan tes CAT secara online pada Website Resmi Simulasi CAT BKN melalui laman: https://cat.bkn.go.id/simulasi/

Dengan membuat Akun melalui fitu Daftar Gratis, kemudian LOGIN menggunakan alamat email dan password akun yang kamu buat. Kamu bisa latihan soal tes cpns menggunkaan sistem CAT BKN secara gratis di web tersebut.

Waktu Pelaksanaan SKB CPNS 2021

SKB dengan sistem CAT yang diselenggarakan oleh BKN dilaksanakan dalam durasi waktu 90 (sembilan puluh) menit. Sedangkan bagi pelamar penyandang disabilitas sensorik netra yang melamar pada kebutuhan khusus penyandang disabilitas, waktu pelaksanaan SKB dilaksanakan dalam durasi waktu 120 (seratus dua puluh) menit.

Materi SKB CPNS Tahun 2021

Materi SKB untuk Jabatan Fungsional disusun oleh instansi pembina Jabatan Fungsional dan diintegrasikan ke dalam bank soal pada sistem CAT yang diselenggarakan oleh BKN.

Materi SKB untuk Jabatan pelaksana yang bersifat teknis dapat menggunakan soal SKB yang sesuai atau masih satu rumpun dengan Jabatan Fungsional terkait.

Selain Materi SKB dengan sistem CAT yang diselenggarakan oleh BKN, materi SKB juga dapat berupa:

  1. psikotest;
  2. tes potensi akademik;
  3. tes kemampuan bahasa asing;
  4. tes kesehatan jiwa;
  5. tes kesegaran jasmani/tes kesamaptaan;
  6. tes praktek kerja;
  7. uji penambahan nilai dari sertifikat kompetensi;
  8. wawancara; dan/atau
  9. tes lain sesuai persyaratan Jabatan.

Medik Veteriner

Berdasarkan PermenPAN RB Nomor 52 Tahun 2012 :

  • Jabatan fungsional Medik Veteriner adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggungjawab, dan wewenang untuk melakukan kegiatan pengendalian hama dan penyakit hewan, pengamanan produk hewan, dan pengembangan kesehatan hewan yang diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil.
  • Medik Veteriner adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan pengendalian hama dan penyakit hewan, pengamanan produk hewan, dan pengembangan kesehatan hewan.
  • Tim Penilai Jabatan Fungsional Medik Veteriner adalah tim penilai yang dibentuk dan ditetapkan oleh pejabat yang berwenang dan bertugas menilai prestasi kerja Medik Veteriner.
  • Angka kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh pejabat fungsional Medik Veteriner dalam rangka pembinaan karier yang bersangkutan.
  • Karya tulis ilmiah adalah tulisan hasil pokok pikiran, pengembangan dan hasil kajian/penelitian yang disusun oleh perorangan atau kelompok, yang membahas suatu pokok bahasan ilmiah dengan menuangkan gagasan tertentu melalui identifikasi, tinjauan pustaka, diskripsi, analisis permasalahan, kesimpulan dan saran-saran pemecahannya.
  • Tanda jasa/penghargaan adalah tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat dan/atau Pemerintah Daerah, Negara Asing, atau organisasi ilmiah nasional/regional/internasional.
  • Organisasi profesi adalah organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada disiplin ilmu pengetahuan di bidang pertanian dan etika profesi di bidang kesehatan hewan.
  • Daerah Khusus adalah daerah atau pulau diwilayah terluar/terpencil/ atau wilayah NKRI yang berbatasan dengan Negara tetangga.
  • Peternakan adalah segala urusan yang berkaitan dengan sumber daya fisik, benih, bibit dan/atau bakalan, pakan, alat dan mesin peternakan, budi data ternak, panen, pascapanen, pengolahan, pemasaran, dan pengusahaannya.
  • Kesehatan Hewan adalah segala urusan yang berkaitan dengan perawatan hewan, pengobatan hewan, pelayanan kesehatan hewan, pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan, penolakan penyakit, medik reproduksi, medik konservasi, obat hewan dan peralatan kesehatan hewan, serta keamanan hewan.
  • Hewan adalah binatang atau satwa yang seluruh atau sebagian dari siklus hidupnya berada di darat, air, dan/atau udara, baik yang dipelihara maupun yang dihabitatnya.
  • Ternak adalah hewan peliharaan yang produknya diperuntukkan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya yang terkait dengan pertanian.
  • Produk Hewan adalah semua bahan yang berasal dari hewan yang masih segar dan/atau telah diolah atau diproses untuk keperluan konsumsi, farmakoseutika, pertanian, dan/atau kegunaan lain bagi pemenuhan kebutuhan dan kemaslahatan manusia.
  • Obat Hewan adalah sediaan yang dapat digunakan untuk mengobati hewan, membebaskan gejala, atau memodifikasi proses kimia dalam tubuh yang meliputi sediaan biologik, farmakoseutika, premiks, dan sediaan alami.
  • Jabatan Fungsional Medik Veteriner termasuk dalam rumpun ilmu hayat.
  • Medik Veteriner berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional di bidang pengendalian hama dan penyakit hewan serta pengamanan produk hewan dan pengembangan kesehatan hewan pada instansi pemerintah.
  • Tugas pokok Medik Veteriner adalah menyiapkan, melaksanakan, mengevaluasi, mengembangkan dan melaporkan kegiatan pengendalian hama dan penyakit hewan, pengamanan produk hewan serta pengembangan kesehatan hewan.
  • Jabatan fungsional Medik Veteriner merupakan jabatan fungsional Keahlian.
  • Jenjang jabatan Medik Veteriner dari yang paling rendah sampai dengan yang paling tinggi, yaitu:
    • a. Medik Veteriner Pertama; 
    • b. Medik Veteriner Muda; 
    • c. Medik Veteriner Madya; dan 
    • d. Medik Veteriner Utama.

Kisi-kisi Materi SKB CPNS 2021: Medik Veteriner Ahli Pertama Formasi CPNS Tahun 2021

BKN RI belum merilis kisi-kisi materi SKB CPNS tahun 2021. 

Berikut adalah kisi-kisi skb cpns / materi skb (seleksi kompetensi bidang) cpns tahun 2019 jabatan Medik Veteriner Ahli Pertama :

  • Biologi dalam tugas dan pekerjaan
  • Ilmu komunikasi dalam tugas dan pekerjaan 
  • Lembaga Lembaga Profesi dan SDM kesehatan hewan
  • Keterkaitan peraturan dalam tugas dan pekerjaan
  • Ilmu Peternakan 
  • Ilmu laboratorium produk dalam tugas dan pekerjaan 
  • Ilmu tentang agen penyebab penyakit hewan 
  • Ilmu Analisis Risiko untuk pemasukan dan pengeluaran hewan agar tidak terjadi masuk dan menyebarnya penyakit hewan menular dan produk 
  • Ilmu biologi agak lebih mendalam atau khusus 
  • Istilah yang sering digunakan bidang peternakan dan kesehatan hewan 
  • Jenis desinfektan dan cara penggunaannya
  • Ilmu Fisiologi Hewan terutama terkait organ tubuh yang terserang penyakit hewan 
  • Ilmu Kekebalan yang sangat penting dalam proses pencegahan penyakit 
  • Prinsip Ilmu Kesrawan 
  • Ilmu pelayanan kesehatan hewan terutama di klinik 
  • Ilmu Laboratorium Diagnostik 
  • Lembaga lembaga Profesi dan SDM 
  • Ilmu obat hewan dan penggunaannya dan pengobatan 
  • Ilmu Pakan 
  • Sistem pelaporan 
  • Tata cara pemotongan hewan 
  • Ilmu pengamatan penyakit hewan 
  • Terkait ilmu jenis-jenis penyakit hewan di Indonesia 
  • Peraturan Peternakan dan Kesehatan Hewan 
  • Ilmu Peternakan 
  • Ilmu Produk Hewan 
  • Ilmu Profesi Kedokteran Hewan 
  • Ilmu Reproduksi/TE
kisi kisi materi skb Medik Veteriner Ahli Pertama formasi cpns tahun 2021 tomatalikuang.com

Posting Komentar

0 Komentar