Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah Penjelasan Pengertian dan Perbedaan CV dan PT

 Di bawah ini adalah penjelasan pengertian dan perbedaan dari cv dan pt.

perbedaan cv dan pt tomatalikuang.com


Bagi pelaku usaha mikro yang ingin ekspansi usaha, rasanya perlu memikirkan untuk mengubah bisnis menjadi bentuk CV atau PT. Apa pengertian dan perbedaan keduanya? Simak artikel berikut ini.


Apa Itu CV (Commandiraire Vennotchap)?

CV adalah kependekan dari Commandiraire Vennotchap atau Persekutuan Komanditer dalam Bahasa Indonesia. Secara singkat, ada dua jenis sekutu dalam CV, yakni sekutu aktif dan pasif.

Sekutu aktif adalah orang yang menjalankan usaha, sedangkan sekutu pasif adalah pihak yang menanamkan modal. Sekutu pasif mempercayakan uangnya untuk dikelola sekutu aktif dalam bentuk usaha.

CV tidak memiliki dasar hukum tertentu. Bentuk usaha ini adalah warisan kolonial yang kerap dipilih oleh industri kecil karena regulasi yang relatif lebih mudah. CV merupakan persekutuan perseorangan terbatas di Indonesia.

Selain itu, CV didirikan oleh minimal dua orang namun tidak diperbolehkan untuk melibatkan warga negara asing (WNA). Pendirian juga dilakukan dalam bentuk akta notaris yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Kendati tidak mendapatkan dokumen pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM, pendirian CV juga harus didaftarkan dalam Sistem Administrasi Badan Usaha Kementerian Hukum dan HAM.

Baca juga:


Apa itu PT (Perseroan Terbatas)?

PT adalah sebuah badan hukum yang berjalan dengan modal berbentuk saham. Kepemilikan PT ditentukan berdasarkan saham yang bisa diperjual-belikan. Oleh karena itu, pergantian kepemilikan bisa dilakukan tanpa membubarkan perusahaan.

Pemilik PT memiliki kekayaan sendiri yang terpisah dari kekayaan perusahaan. Keuntungan perusahaan akan dibagi kepada pemilik saham. Keuntungan ini disebut dengan dividen.

Dasar hukumnya, PT diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang diubah dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

PT ialah badan hukum yang menjalankan usaha dan memiliki saham. Pemilik saham paling sedikit adalah dua orang. Pemegang saham dalam sebuah PT memiliki kewajiban terbatas dan bisa menjadikannya sebagai perusahaan publik.

Berbeda dengan CV, PT harus didirikan oleh minimal dua orang warga negara Indonesia (WNI) yang keduanya sama-sama memiliki bagian saham. Namun, dalam peraturan terpisah tentang penanaman modal asing (PMA), warga negara asing juga diperbolehkan berstatus sebagai pendiri. Pendirian PT harus disahkan dengan akta notaris yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Kemudian PT juga harus mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM agar diakui sebagai badan hukum yang legal.

Dari segi penamaan, nama PT harus unik. Nama ini tidak boleh menyamai nama PT yang sudah pernah didirikan sebelumnya. Kebijakan ini berbeda dengan CV yang tidak memiliki nama khusus dalam pendirian.

Baca juga:


Perbedaan CV dan PT

Sebelum menentukan pilihan untuk mendirikan CV atau PT, perhatikan perbedaan antara keduanya seperti yang tercantum di tabel:

Perbedaan CV PT
   
Status   
   
Bukan badan hukum   
   
Badan hukum   
   
Syarat Pendirian   
- Didirikan minimal 2 orang - Didirikan minimal 2 orang, masing-masing mengambil bagian saham
- Pendirian dalam bentuk akta notaris dalam Bahasa Indonesia - Pendirian dalam bentuk akta notaris dalam Bahasa Indonesia
- Didaftarkan ke Administrasi Badan Usaha Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) - Mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM
   
Modal   
   
Tidak ada nilai minimum pemasukan perusahaan. Setiap   sekutu wajib memasukkan pemasukan ke dalam perusahaan   
   
Besaran modal disepakati oleh pendiri, 25% modal   harus ditempatkan dan disetor penuh   
   
Pengurusan   
   
Dilakukan oleh sekutu aktif yang diberi wewenang   untuk mengurus   
   
Dilakukan oleh direksi beserta bawahannya   berdasarkan RUPS. Pemilik saham tidak berwenang melakukan pengurusan   
   
Tanggung Jawab   
   
Dibebankan kepada sekutu aktif saja, kecuali jika   sekutu pasif juga melakukan pengurusan   
   
Tanggung jawab kerugian dibebankan kepada PT karena   ada badan hukum   

Demikian postingan tomatalikuang.com mengenai Perbedaan CV dan PT. Semoga bermanfaat :)

Posting Komentar untuk "Inilah Penjelasan Pengertian dan Perbedaan CV dan PT"