Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SE Menpan RB No. 27 Tahun 2021 tentang Peran PNS sebagai komponen kadangan pertahanan negara

 Di bawah ini adalah download pdf surat edaran (se) menpan rb nomor 27 tahun 2021 tentang peran pns sebagai komponen cadangan pertahanan negara resmi kemenpan rb ri.

Surat Edaran Menpan RB No. 27 Tahun 2021 tentang Peran PNS sebagai Komponen Cadangan Pertahanan Negara

surat edaran menpan rb nomor 27 tahun 2021 perans pns komponen cadangan pertahanan negara kemenpan rb kemenhan tomatalikuang.com

Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia untuk bergabung ke dalam Komponen Cadangan Nasional. Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk bagian yang diharapkan bergabung dalam pasukan Komponen Cadangan.

Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional dijelaskan bahwa Komponen Cadangan adalah Sumber Daya Nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama. Komponen Cadangan merupakan faktor penting dalam postur pertahanan negara Indonesia. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara diselenggarakan melalui Sistem Pertahanan Semesta, dimana dalam sistem menjelaskan bahwa pertahanan negara Indonesiatersebut melibatkan seluruh warga negara, wilayah serta segenap sumber daya nasional yang dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terarah dan berlanjut. Untuk menjabarkan sistem tersebut selain Komponen Utama, perlu juga peran serta Komponen Cadangan.


Maksud dan Tujuan

Surat Edaran ini dimaksudkan untuk pemberian dukungan bagi Pegawai ASN untuk berperan serta mengikuti Pelatihan Komponen Cadangan dalam rangka mendukung upaya pertahanan negara.


Ruang Lingkup

Surat Edaran ini diperuntukkan bagi Pegawai ASN agar ikut serta dalam Pelatihan Komponen Cadangan.


Isi Edaran

  1. Keikutsertaan Pegawai ASN dalam Pelatihan Komponen Cadangan merupakan bentuk dukungan terhadap pertahanan negara dan bentuk telah menerapkan nilai BerAKHLAK khususnya pada nilai Loyal dengan panduan perilaku memegang teguh ldeologi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, serta pemerintahan yang sah;
  2. Mengharapkan kepada Para Pejabat Pembina Kepegawaian, untuk mendorong dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Pegawai ASN yang memenuhi syarat di instansinya untuk menjadi anggota Komponen Cadangan;
  3. Pegawai ASN yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dan seleksi kompetensi sebagai calon Komponen Cadangan wajib mengikuti pelatihan dasar kemiliteran selama 3 (tiga) bulan mendapatkan:
    1. uang saku, perlengkapan perseorangan lapangan, rawatan kesehatan, dan pelindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
    2. tetap menerima hak atas gaji dan tunjangan kinerja dan atau tunjangan jabatan, seperti ketika menjalankan tugas kedinasan di instansinya;
  4. Pegawai ASN yang menduduki jabatan struktural tidak kehilangan jabatannya dan akan kembali menduduki jabatan tersebut jika selesai mengikuti pelatihan dasar kemiliteran. Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) diharapkan menunjuk pelaksana harian yang menggantikan tugas Pegawai ASN tersebut;
  5. Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau komite talenta agar memberikan pertimbangan positif sewaktu melakukan klasifikasi talenta bagi ASN yang terdaftar sebagai Komponen Cadangan.


Penutup

Demikian Surat Edaran ini agar diperhatikan dan dilaksanakan dengan sebaik baiknya oleh seluruh Kementerian/Lembaga/Daerah dalam Pembinaan Kesadaran Bela Negara di lingkungan instansi pemerintah. Atas perhatian dan kerja sama Saudara disampaikan terima kasih.


Download Surat Edaran Menpan RB No. 27 Tahun 2021 tentang Peran PNS sebagai Komponen Cadangan Pertahanan Negara PDF

Anda bisa mengunduhnya melalui link berikut: SE Menpan RB Nomor 27 Tahun 2021.pdf
atau bisa langsung Anda baca filenya berikut ini:

Posting Komentar untuk "SE Menpan RB No. 27 Tahun 2021 tentang Peran PNS sebagai komponen kadangan pertahanan negara"